News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awal Mula TNI AL Mengendus Peredaran 750 Kg Sabu dan 1,2 Ton Kokain Senilai Rp7,057 Triliun di Kapal Ikan Asing

Peredaran sabu dan kokain masih merajalela di Indonesia. Maka dari itu, apparat berjibaku memberantasnya, terutama pihak TNI AL, yang menjaga kedaulatan
Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:14 WIB
Awal Mula TNI AL Mengendus Peredaran 750 Kg Sabu dan 1,2 Ton Kokain Senilai Rp7,057 Triliun di Kapal Ikan Asing
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Peredaran sabu dan kokain masih merajalela di Indonesia. Maka dari itu, apparat berjibaku memberantasnya, terutama pihak TNI AL, yang menjaga kedaulatan kelautan Indonesia. 

Seperti diketahui, baru-baru ini TNI AL mengagalkan peredaran 750 Kg sabu dan 1,2 Ton Kokain senilai Rp7,05 Triliun, di kapal milik asing, yakni Thailand, Selat Durian, Kepuluan Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, prestasi TNI AL dalam menggagalkan peredaran sabu ini menyita perhatian publik. Hal ini, karena jumlah peredaran sabu dan kokain yang digagalkan tidak sedikit. Bahkan, jumlahnya terbilang besar.

Lantas, bagaimana TNI AL bisa mengendus peredaran sabu dan kokain tersebut?

Dalam hal ini, Pangkoarmada I Laksda TNI Fauzi menceritakan, bahwa penangkapan bermula dari informasi intelijen, pada tanggal 13 Mei 2025 pada pukul 01.00 WIB dini hari, di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau.

Ketika itu, kata dia, unsur patroli tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TBK mendeteksi adanya kontak kapal ikan asing yang berlayar menuju Perairan Indonesia.  

"Kapal ini melintas dengan melakukan peran penggelapan dan kecepatan relatif tinggi, dan nahkoda tidak melaksanakan perintah Tim Patroli untuk berhenti," ceritanya.

"Maka, patut diduga bahwa kapal tersebut melakukan pelanggaran, dalam proses penghentian, sempat terjadi proses pengejaran oleh Tim Patroli TNI AL, dikarenakan kapal tersebut sempat berupaya untuk melarikan diri," sambungnya menjelaskan.

Kata dia, yang menjadi kecurigaan pihaknya, kapal tersebut tidak ada alat penangkapan ikan, sehingga para Prajurit Lanal TBK melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Karena Kepulauan Riau adalah corong terdepan masuknya barang-barang illegal, kata dia, maka pihaknya selalu berupaya berkomitmen untuk menindaklanjuti hal-hal yang mencurigakan di perairan tersebut, dan ini atas perintah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

"Kemudian, setelah Tim Patroli berhasil menghentikan dan melakukan permeriksaan. Lalu, awalnya kita mendapatkan data bahwa kapal tersebut merupakan Kapal Ikan Asing berbendera Thailand yang diawaki oleh 5 (lima) orang WNA, dengan identitas Nakhoda inisial KS, warga negara Thailand, dan 4 (empat) ABK yang berinisial UTT, AKO, KL dan S warga negara Myanmar. Oleh sebab itu, kita lakukan penyelidikan," ungkapnya.

Sembari melakukan penyelidikan, kata dia, tim patrol menemukan muatan berupa barang yang dikemas dengan karung sebanyak 95 buah karung, yang dibedakan dengan 2 jenis warna karung, yaitu, warna kuning dan warna putih, dengan rincian 35 Karung berwarna kuning, 1 karungnya berisi 20 bungkus teh China berwana hijau, dengan total 700 bungkus dengan total berat 705 Kg.

"Sedangkan karung berwarna putih berjumlah 60 karung, 1 karungnya berisi 20 bungkus Teh China berwana merah, total 1.200 bungkus, total berat 1.200 Kg. Sehingga jumlah keseluruhan adalah 1.900 Kg atau 1,9 Ton," ujarnya.

Hasil pemeriksaan Tim dari Kanwil Bea Cukai Kepri menggunakan alat Narkotest Reagent U dan Reagent L, jelas dia, terdapat indikasi barang yang terdapat di dalam teh China tersebut merupakan narkotika jenis Sabu dan Kokain.  

"Jadi, penggagalan penyelundupan Sabu seberat 705 Kg dan 1.200 Kg Kokain dapat menyelamatkan 15.525.000 jiwa generasi bangsa, dan apabila diasumsikan dengan nilai rupiah bahwa 1 gram Sabu seharga Rp.1.500.000 dan 1 gram kokain seharga Rp. 5.000.000, maka total nilai narkotika yang diamankan oleh TNI AL adalah senilai Rp. 7,057 Triliun," bebernya.

Selanjutnya dengan mendasari ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, TNI AL akan menyerahkan proses dan penanganan lebih lanjut kepada instansi yang berwenang.

Pangkoarmada I juga menyebutkan bahwa yang menjadi penting adalah bukan nominal tersebut, namun yang terpenting adalah dampak kerusakan yang diberikan kepada generasi muda. 

"Karena jika peredaran narkoba masih berlanjut, maka akan berdampak buruk terhadap generasi muda penerus bangsa," katanya.

Lanjutnya menjelaskan, narkoba menjadi ancaman nyata bagi Bangsa Indonesia apabila tidak kita perangi maka akan merusak penerus generasi Indonesia yang tentunya sangat merugikan pembangunan karakter bangsa. 

"Oleh karena itu, TNI AL berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan perairan Indonesia khususnya di jalur-jalur yang rawan dimanfaatkan oleh sindikat internasional untuk kegiatan illegal activity (Penyelundupan Narkoba) pada wilayah-wilayah perbatasan perairan NKRI."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyelundupan narkoba yang digagalkan oleh TNI AL ini merupakan hasil sinergitas dan kerja sama antara TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan dan Imigrasi," pungkasnya. (aag)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Keuangan Indonesia Bantah Proyeksi Bank Dunia, Yakin Ekonomi RI 2026 Tembus di Atas Target

Menteri Keuangan Indonesia Bantah Proyeksi Bank Dunia, Yakin Ekonomi RI 2026 Tembus di Atas Target

Menteri Keuangan Indonesia bantah proyeksi Bank Dunia soal ekonomi RI 2026. Purbaya Yudhi Sadewa yakin pertumbuhan bisa tembus target APBN.
Gubernur Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk Nina Saleha, Ibu yang Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS

Gubernur Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk Nina Saleha, Ibu yang Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS

Gubernur Dedi Muyadi memberikan bantuan langsung kepada Nina Saleha, seorang ibu yang bayinya nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin senilai Rp10 juta.
Jonatan Christie Kandas, Indonesia Dipastikan Tanpa Wakil Tunggal Putra di Semifinal Kejuaraan Asia 2026

Jonatan Christie Kandas, Indonesia Dipastikan Tanpa Wakil Tunggal Putra di Semifinal Kejuaraan Asia 2026

Jonatan Christie takluk dari wakil India, Ayush Shetty di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Usai KDM Tekan Pihak RSHS soal Sanksi Perawat, Warga Jabar Berbondong-bondong Serbu Medsos

Usai KDM Tekan Pihak RSHS soal Sanksi Perawat, Warga Jabar Berbondong-bondong Serbu Medsos

Kasus dugaan kelalaian perawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung terus menjadi sorotan publik. Warga Jabar ramai serbu medsos usai KDM tekan pihak RSHS.
Bandingkan Gaya John Herdman dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Bung Binder: Sama Gilanya

Bandingkan Gaya John Herdman dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Bung Binder: Sama Gilanya

Bung Binder membandingkan gaya John Herdman dan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Keduanya dinilai begini.
Derby della Madonnina di Bursa Transfer! AC Milan dan Inter Berebut Tanda Tangan Bek Lazio Musim Panas Nanti

Derby della Madonnina di Bursa Transfer! AC Milan dan Inter Berebut Tanda Tangan Bek Lazio Musim Panas Nanti

Persaingan panas terjadi antara dua raksasa Kota Milan dalam perburuan pemain bertahan Lazio, Mario Gila. AC Milan dan Inter Milan dilaporkan sama-sama serius.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral