GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertanyakan Anggaran Rusun Rp1,7 Triliun di Jakarta, Nabilah Sebut Masih Banyak Warga Tinggal di Hunian Kumuh

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi anggaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) tahun 2025, khususnya belanja pembangunan rumah susun (rusun) yang mencapai Rp1,7 triliun.
Sabtu, 17 Mei 2025 - 22:53 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi anggaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) tahun 2026, khususnya belanja pembangunan rumah susun (rusun) yang mencapai Rp1,7 triliun.

Menurutnya alokasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tersebut dinilai tidak seimbang dengan kenyataan di lapangan dengan temuan banyak warga yang tinggal di hunian kumuh, padat, dan tidak layak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyarankan agar anggaran tersebut lebih difokuskan pada program bedah rumah di RW-RW kumuh yang sangat membutuhkan intervensi langsung.

“Bicara hari ini bahwa Jakarta ingin mewujudkan sebagai kota global, tapi pada kenyataannya masih banyak warganya yang tinggal di rumah tanpa sanitasi layak, atap bocor, dan berdinding terpal. Ini harus jadi prioritas. Anggaran besar bukan untuk bangunan kosong, tapi untuk manusia yang membutuhkan hunian layak,” kata Nabilah, Jakarta, Sabtu (16/7/2025).

Nabilah turut mengeluhkan soal susahnya pengajuan warga untuk bedah rumah yang seharusnya menjadi kewajiban dinas Perumahan namun diambil alih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BazNas). 

"Kita lebih mudah jika minta sama Baznas, seharusnya itu bisa diambil alih oleh Dinas Perumahan Rakyat, namanya juga perumahan rakyat, ya seharus ditujukan untuk rakyat," katanya. 

Tak hanya itu, kata Nabilah, pembangunan rusun yang terus digenjot dan memakan anggaran cukup mewah di setiap tahun tidak serta-merta menjawab krisis hunian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai pembangunan rusun perlu ditinjau ulang dari segi urgensi dan pemanfaatan, terlebih jika belum disertai sistem distribusi yang adil dan transparan serta sulit diakses oleh warga. 

“Apa gunanya membangun jika tidak ada yang bisa menempati? Saat ini, yang dibutuhkan bukan bangunan baru, tapi pembenahan hunian eksisting. Bedah rumah jauh lebih hemat, tepat sasaran, dan langsung dirasakan warga,” pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Mauricio Souza Tatap Positif Pertandingan Menghadapi PSM Makassar, Siap Raih 3 Poin di JIS ‎

‎Mauricio Souza Tatap Positif Pertandingan Menghadapi PSM Makassar, Siap Raih 3 Poin di JIS ‎

Persija dijadwalkan akan bertindak sebagai tuan rumah dalam menghadapi PSM Makassar. Ini menjadi laga dalam pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Bidik Ekspansi Jawa Barat, Shinhan Indo Finance Reaktivasi Cabang Bandung Jadi Pusat Akselerasi Bisnis

Bidik Ekspansi Jawa Barat, Shinhan Indo Finance Reaktivasi Cabang Bandung Jadi Pusat Akselerasi Bisnis

Shinhan Indo Finance (SIF) berambisi untuk melakukan ekspansi bisnis di Jawa Barat dengan mereaktivasi kantor cabang Bandung.
Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

‎Persija dijadwalkan akan kembali bertindak sebagai tuan rumah. Duel kontra PSM Makassar bakal menjadi laga dalam pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Pesawat Pelita Air Service dilaporkan jatuh di Krayan Timur, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis, (19/2/2026). Danramil ungkap proses evakuasinya
Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah panjang perjuangan pembangunan Masjid Agung Sunda Kelapa yang berlokasi di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.
Soal Isu Koalisi Permanen, PKS: Jangan Jadi Kepentingan Elit, Rakyat Harus Ikut

Soal Isu Koalisi Permanen, PKS: Jangan Jadi Kepentingan Elit, Rakyat Harus Ikut

Terkait kemungkinan pembentukan koalisi permanen di parlemen untuk mendukung pemerintahan Prabowo, PKS menegaskan tidak ada pembahasan resmi dalam pertemuan sore ini.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT