News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Jenderal Kopassus Beri Teguran Keras ke Hercules: Kalau Perlu Balik ke Timor-Timur Sana

Letnan Jenderal (Purn) ini pertanyakan keberadaan Hercules di wilayah Jawa Barat, hingga menyuruhnya kembali ke Timor-Timur (sekarang Timor Leste).
Minggu, 18 Mei 2025 - 15:36 WIB
Hercules saat menunjukkan koleksi mobil mewahnya
Sumber :
  • Instagram @gribjaya_id

tvOnenews.com - Ketua ormas GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshal kembali menjadi sorotan publik setelah perseteruannya dengan sejumlah purnawirawan TNI mencuat ke permukaan. 

Polemik tersebut makin ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah keterlibatannya dalam konflik terbuka dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah memanasnya isu yang melibatkan Hercules, salah satu sosok militer senior, Letnan Jenderal (Purn) Yayat Sudrajat, angkat bicara. 

Pensiunan Kopassus Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat bongkar  aib  Hercules
Pensiunan Kopassus Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat bongkar 'aib' Hercules
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Mantan jenderal Kopassus ini secara terbuka menyampaikan kekesalannya terhadap sikap Hercules. 

Termasuk soal ancamannya untuk “menyerbu” Gedung Sate bersama ribuan anggota ormasnya.

Perseteruan antara Hercules dan Kang Dedi Mulyadi bermula saat Dedi menyinggung soal keberadaan ormas dalam konteks pembakaran mobil polisi di Depok. 

Hal ini memicu respons keras dari Hercules, yang menilai Dedi tidak seharusnya membawa-bawa nama ormas. 

Ketegangan pun berlanjut hingga ke ruang publik.

Kolase foto Eks Komandan Kopassus Yayat Sudrajat dan Ketum GRIB Jaya Hercules
Kolase foto Eks Komandan Kopassus Yayat Sudrajat dan Ketum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Istimewa

 

Dalam salah satu pernyataannya, Yayat secara terang-terangan mempertanyakan keberadaan Hercules di wilayah Jawa Barat. 

Ia menyampaikan sindiran keras yang sekaligus menjadi pernyataan tegas terhadap figur kontroversial tersebut.

"Dia (Dedi Mulyadi) orang Jawa Barat, kalau sekarang, punten ya, si Hercules ini, apa dia, harusnya balik, kalau perlu dia balik ke Timor-Timur sana," ujar Yayat, dilansir dari kanal YouTube Hersubeno Point.

"Apa yang sudah dia berikan kepada negara dan bangsa ini," lanjutnya.

Tak hanya itu, Yayat juga memberikan pembelaan terhadap sosok Dedi Mulyadi yang dinilainya konsisten memperjuangkan nasib rakyat kecil.

Jenderal eks Kopassus, Yayat Sudrajat dan Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Jenderal eks Kopassus, Yayat Sudrajat dan Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Hersubeno Point/tvOnenews.com

 

"Dedi Mulyadi itu bukan main kalau menurut saya, apa yang dia lakukan, dia tahu persis bagaimana penderitaan rakyat kecil, bagaimana susahnya rakyat, makanya dia terus blusukan itu betul-betul untuk mencari solusi bagaimana mensejahterahkan rakyat," ungkapnya.

Yayat lantas menyentil cara Hercules memimpin ormas. 

Menurutnya, ormas semestinya hadir untuk membela rakyat, bukan justru menakut-nakuti atau menindas demi keuntungan pribadi atau kelompok.

"Sekarang merasa hebat aja dengan punya organisasi padahal organisasinya bener enggak ormas itu, harusnya kan ormas itu kan justru membela kepentingan rakyat, bukan menakut-nakuti rakyat, bukan menindas rakyat, mengintimidasi rakyat, demi untuk mendapatkan uang dari yang bayar dia," sindir Yayat.

Teguran dari mantan petinggi militer ini menjadi salah satu suara keras dari kalangan purnawirawan TNI terhadap keberadaan dan tindakan ormas yang dinilai mulai melampaui batas.

Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules atau Rosario de Marshall
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules atau Rosario de Marshall
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Situasi yang sempat memanas pun mulai mereda setelah munculnya komunikasi langsung antara Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman dengan Hercules. 

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Metro TV, Dudung yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional terlihat menghubungi Hercules melalui telepon.

Percakapan diawali dengan sapaan hangat dalam bahasa Tetun, yang menunjukkan pendekatan personal Dudung terhadap Hercules. 

Dalam perbincangan tersebut, Dudung menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kementerian Dalam Negeri untuk menertibkan atau bahkan membubarkan ormas yang dinilai meresahkan masyarakat.

Hercules minta maaf kepada Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat
Hercules minta maaf kepada Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat
Sumber :
  • YouTube GRIB TV & Metro TV

 

Menanggapi hal itu, Hercules menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah.

Tak berhenti di situ, Dudung juga meminta agar Hercules menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada sejumlah purnawirawan jenderal yang sebelumnya terlibat dalam polemik dengannya, termasuk Gatot Nurmantyo, Yayat Sudrajat, dan para jenderal dalam Keluarga Besar TNI (KBT).

"Minta maaf atas ucapan yang salah pada bapak-bapak purnawirawan, jenderal, aku minta maaf sebesar-besarnya," ujar Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dudung pun mengonfirmasi permintaan maaf tersebut secara langsung.

"Jadi dia (Hercules) minta maaf Pak Gatot, Pak Yayat, jenderal-jenderal di KBT atas pernyataan kemarin di media. Beliau minta maaf, beliau akan mendukung kegiatan pemerintah," kata Dudung. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan bermain di Piala AFF U-17 2026 mulai pekan depan. Mereka segrup dengan Malaysia dan juga Vietnam.
"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

Kabar terbaru soal jalur dan jadwal KRL nih di Stasiun Bogor. Berikut penjelasan Commuter Line
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Kabar cedera kiper muda Ajax, Joeri Heerkens, justru memicu gelombang reaksi keras dari publik Belanda dan nama Maarten Paes ikut terseret dalam sorotan tajam.
Tak Main-main Laporkan Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri Hari ini

Tak Main-main Laporkan Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri Hari ini

Terlihat Jusuf Kalla datang ke Bareskrim Polri menggunakan mobil berwarna hitam dengan didampingi oleh ajudan dan kuasa hukumnya sekitar puk 11.00 WIB.
Masih Ingat Rochy Putiray? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Pernah Mengobrak-abrik Gawang AC Milan

Masih Ingat Rochy Putiray? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Pernah Mengobrak-abrik Gawang AC Milan

Di balik penampilan Rochy Putiray yang unik dan nyentruk, tersimpan kualitas permainan kelas dunia yang pernah sukses membuat barisan bek terbaik Eropa gemetar.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Selengkapnya

Viral