GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KKP Tangkap Kapal Filipina dan Angkut 21 Rumpon Ilegal di Laut Sulawesi

Kementerian Kelautan tangkap kapal Filipina dan 21 rumpon ilegal di Laut Sulawesi. Nelayan lokal sempat keluhkan ikan makin langka.
Senin, 19 Mei 2025 - 10:00 WIB
Ilustrasi Laut
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menunjukkan ketegasannya terhadap praktik pencurian ikan di perairan Indonesia.

Pada Minggu, 18 Mei 2025, satu kapal ikan ilegal asal Filipina berhasil ditangkap saat beroperasi secara ilegal di Laut Sulawesi. Bersamaan dengan itu, sebanyak 21 unit rumpon ilegal juga berhasil diangkat oleh tim pengawas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan dilakukan oleh Kapal Pengawas Orca 04 milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Kapal asing tersebut diketahui berukuran 19,98 GT dan berjenis kapal lampu—salah satu tipe yang biasa digunakan untuk menarik perhatian gerombolan ikan.

Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono atau yang akrab disapa Ipunk, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya KKP dalam membersihkan wilayah laut Indonesia dari aktivitas ilegal.

"Pada hari ini, Minggu 18 Mei 2025, KKP melalui PSDKP berhasil menangkap satu kapal Filipina dan 21 unit rumpon," ujar Ipunk melalui unggahan video di akun Instagram resmi @ditjenpsdkp.

Rumpon Ilegal Ganggu Jalur Ikan Masuk Indonesia

Ipunk menjelaskan bahwa rumpon-rumpon tersebut merupakan alat tangkap ilegal yang sengaja dipasang oleh nelayan asing dari Filipina. Selain melanggar aturan, rumpon-rumpon ini juga dinilai merusak ekosistem perikanan Indonesia karena mengganggu jalur migrasi ikan yang hendak masuk ke perairan nasional.

"Keberadaan rumpon tersebut ilegal, sengaja dipasang oleh kapal Filipina tanpa izin. Ini menyebabkan terganggunya pergerakan ikan ke wilayah kita," kata Ipunk.

Lebih lanjut, Ipunk menyebut bahwa nelayan lokal di wilayah Sulawesi Utara hingga Maluku Utara sudah lama mengeluhkan penurunan jumlah tangkapan. Rumpon asing ini diduga kuat menjadi penyebab utama ikan-ikan menghindari perairan Indonesia.

"Rumpon ini menjadi barrier yang menghalangi ikan untuk masuk. Harusnya ikan itu bisa sampai ke perairan kita, tapi tertahan karena alat-alat tersebut," jelasnya.

Tidak Ada Tempat untuk Kapal Ikan Ilegal

Dengan dibersihkannya 21 rumpon di Laut Sulawesi, KKP berharap arus migrasi ikan kembali normal dan hasil tangkapan nelayan Indonesia bisa meningkat. Ipunk juga memastikan bahwa KKP akan terus menjaga lautan Indonesia dari kapal asing yang beroperasi tanpa izin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tegaskan, tiada tempat bagi kapal ilegal fishing di perairan Indonesia. Laut akan terus kami jaga agar kedaulatan dan keberlanjutan sumber daya tetap terjamin," tegasnya.

Operasi pengawasan ini sekaligus menjadi pesan keras bagi negara-negara tetangga bahwa Indonesia tidak main-main dalam menjaga hak dan kekayaan lautnya. Kapal asing yang melanggar aturan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT