News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Ribuan Anggota Gabung Grup Facebook Fantasi Sedarah Ternyata Bukan hanya Kelainan Seksual, Ternyata Mereka...

Bareskrim Polri mengungkap kasus grup Facebook yang bermuatan kelainan seksual bernama 'Fantasi Sedarah' dan 'Suka Duka', ternyata motif para pelaku adalah...
Rabu, 21 Mei 2025 - 16:59 WIB
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus grup Facebook yang bermuatan kelainan seksual bernama 'Fantasi Sedarah' dan 'Suka Duka'.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus grup Facebook yang bermuatan kelainan seksual bernama 'Fantasi Sedarah' dan 'Suka Duka'.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa motif dari ribuan anggota yang bergabung dalam grup itu ternyata tak hanya soal kepuasan seksual yang berlainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, ternyata motifnya juga berkaitan dengan ekonomi.

Hal ini disampaikan oleh Himawan usai menangkap salah satu anggota grup 'Fantasi Sedarah' berinisial DK.

Bareskrim Polri mengungkap kasus grup Facebook yang bermuatan kelainan seksual bernama  Fantasi Sedarah  dan  Suka Duka .
Bareskrim Polri mengungkap kasus grup Facebook yang bermuatan kelainan seksual bernama 'Fantasi Sedarah' dan 'Suka Duka'.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

Himawan menyebut, selain menikmati konten-konten yang dibagikan di grup tersebut, DK juga menjual konten pornografi anak. 

"Tersangka inisial D.K. dengan akun Facebooknya Alesa Bakon dan Ranta Talisya yang diamankan penyidik Direktorat Siber Polda Metro Jaya  pada hari Sabtu tanggal 17 Mei 2025 di Jawa Barat. Tersangka DK merupakan member atau kontributor aktif di dalam grup Facebook Fantasi Sedarah," ungkap Himawan saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Rabu (21/5/2025).

"Motif tersangka DK untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan mengunggah dan menjual konten pornografi anak di grup Facebook Fantasi Sedarah," imbuhnya.

Himawan menyebut, DK menjual konten pornografi anak dengan harga yang relatif tidak mahal.

"Dengan harga Rp50.000 untuk 20 konten video dan Rp100.000 untuk 40 konten video ataupun foto," ungkap mahal.

Diketahui, Bareskrim Polri telah meringkus 6 orang pelaku anggota yang tergabung dalam grup Fantasi Sedarah dan Suka Duka.

Keenam tersangka diamankan dari wilayah yang berbeda-beda. Diantaranya ada yang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bengkulu dan Lampung.

Grup Facebook Fantasi Sedarah
Grup Facebook Fantasi Sedarah
Sumber :
  • Istimewa

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini para pelaku diamankan di Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya, masih dilakukan pendalaman terkait motif dan potensi tindak pidana lain yang dilakukan," ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Selasa (20/5/2025).

Polisi tidak menutup kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka setelah hasil pemeriksaan para pelaku. Enam pelaku ini berhasil ditangkap di Pulau Jawa dan Sumatera.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK: Mayoritas Pelaku Tindak Pidana Korupsi yang Ditangani Berjenis Kelamin Laki-Laki

KPK: Mayoritas Pelaku Tindak Pidana Korupsi yang Ditangani Berjenis Kelamin Laki-Laki

KPK mencatat mayoritas pelaku tindak pidana korupsi yang ditangani berjenis kelamin laki-laki. 
Sengketa Lahan Goa Gong, Ahli Waris Minta Kompensasi Rp20 Miliar

Sengketa Lahan Goa Gong, Ahli Waris Minta Kompensasi Rp20 Miliar

Kateni (48), ahli waris pemilik lahan, mengajukan tuntutan ganti rugi sebesar Rp20 miliar. Nilai tersebut mencakup harga tanah seluas 3.569 meter persegi serta kompensasi atas pemanfaatan lahan selama bertahun-tahun untuk menaikkan pendapatan daerah (PAD) Pacitan.
Mantan Kadis LH DKI Jakarta Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah Bantargebang, Rano Karno: Ya Dijalankan Saja

Mantan Kadis LH DKI Jakarta Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah Bantargebang, Rano Karno: Ya Dijalankan Saja

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara usai mantan Kadis LH DKI Jakarta Asep Kuswanto ditetapkan tersangka kasus longsor TPST Bantargebang.
Tinggalkan Red Sparks, Dua Klub Ini Jadi Kandidat Pelabuhan Baru Yeum Hye-seon, Megawati Hangestri Ikut?

Tinggalkan Red Sparks, Dua Klub Ini Jadi Kandidat Pelabuhan Baru Yeum Hye-seon, Megawati Hangestri Ikut?

Yeum Hye-seon resmi berpisah dengan Jung Kwan Jang Red Sparks dan kini berstatus free agent. Setter senior asal Korea Selatan itu langsung dikaitkan dua klub.
Tertegun dengan Perjuangan Warganya, Gubernur Sherly Tjoanda Bawa Pengungsi yang Sakit ke RS Ternate: Don't Worry

Tertegun dengan Perjuangan Warganya, Gubernur Sherly Tjoanda Bawa Pengungsi yang Sakit ke RS Ternate: Don't Worry

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengajak pengungsi terdampak gempa bumi M 7,6 di Batang Dua dirawat ke RSUD Chasan Boesoirie, Ternate viral.
Purbaya Girang RI Dianggap sebagai 'Bright Spot' Perekonomian Global oleh IMF

Purbaya Girang RI Dianggap sebagai 'Bright Spot' Perekonomian Global oleh IMF

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, Dana Moneter Internasional (IMF) memuji Indonesia sebagai salah satu titik cerah atau bright spot dalam perekonomian global.

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Video beberapa waktu lalu yang menampilkan seorang siswa acung jari tengah yang viral, menuai kritikan. Hal ini juga direspons Dedi Mulyadi
Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Kena serangan rasis jadi alasan Fadly Alberto lakukan tendangan kungfu ke lawan, pemain Dewa United ini kasih sindiran telak untuk eks Timnas Indonesia U-17 itu
Selengkapnya

Viral