Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri dan Kabidhumas Kombes Pol Supriyadi saat Siaran Pers Hibah Bodong Akidi Tio
Sumber :
  • Antara

Gara-Gara Dana Hibah Bodong, Kapolda Sumsel Bakal Diperiksa Tim Pengawas Polri

Kamis, 5 Agustus 2021 - 16:35 WIB

Palembang, Sumatera Selatan - Tim pengawasan dan pemeriksaan khusus (Wasriksus) Markas Besar Polri mengagendakan pemeriksaan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri terkait dana hibah Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio (warga asal Langsa, Aceh Timur, Provinsi Aceh) yang belum jelas keberadaannya.

Berdasarkan informasi di lapangan, Kamis (5/8) bahwa agenda Wasriksus tersebut dipimpin oleh Irjen Pol Agung Wicaksono, Irwil V Brigjen Pol Hotman Simatupang, Kombes Pol Agus Syaiful, dan Kombes Pol Heri Purwoko.

Tim berangkat dari Jakarta pada pukul 13.45 WIB menggunakan transportasi pesawat dan diagendakan tiba pukul 15.00 WIB di Markas Polda Sumsel, Palembang, Kamis, untuk agenda audit investigasi (pendalaman).

Kapolda Sumsel Inspektur Jendral Polisi Eko Indra Heri akan didampingi oleh Direktur Intelijen dan keamanan Kombes Pol Ratno Kuncoro. Lalu Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Hisar Siallagan, Kepala Bidang Propam Kombes Pol Dedi Sofiandi, dan Kepala Bidang Humas Kombes Pol Supriyadi.

Sebelumnya Kapolda Sumsel sampaikan permohonan maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat ihwal dana hibah Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Kapolda didampingi oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi, di gedung promoter Markas Polisi Daerah Sumatera Selatan, Palembang.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kapolri, Pimpinan di Mabes Polri, anggota Polri, masyarakat Sumsel, tokoh agama dan tokoh adat termasuk Forkompinda Sumsel, Gubernur, Pangdam dan Danrem," kata dia.

Ia mengakui, kesalahan ada pada dirinya secara pribadi karena tidak berhati-hati dalam memastikan donasi yang diproyeksikan untuk penanggulangan Covid-19 Sumatera Selatan yang dimandatkan kepadanya tersebut sampai akhirnya menimbulkan kegaduhan.

"Kegaduhan yang terjadi dapat dikatakan sebagai kelemahan saya sebagai individu. Saya sebagai manusia biasa memohon maaf, Ini terjadi akibat ke tidak hati-hatian saya," kata dia. (ant/act)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Lima Desa di Barito Masih Terendam Banjir

Lima Desa di Barito Masih Terendam Banjir

Banjir yang melanda Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, semakin meluas. Hingga hari ketiga, banjir belum juga surut.
Satgas: 28 Daerah di Sumut Masuk Dalam Zona Kuning Covid-19

Satgas: 28 Daerah di Sumut Masuk Dalam Zona Kuning Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara menyatakan 28 kabupaten/kota di provinsi itu masuk kategori zona kuning dari sebelumnya 22 daerah.
Buaya Gigit Warga Tanggamus Lampung

Buaya Gigit Warga Tanggamus Lampung

Seorang warga dari desa Kanoman, kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung Hendri (30 tahun) digigit oleh seekor buaya saat hendak memasang perangkap ikan.
Garuda Pertiwi Menuju Tajikistan

Garuda Pertiwi Menuju Tajikistan

Babak kualifikasi Piala Asia akan dilangsungkan di Central, Tajikistan. Indonesia tergabung di grup C bersama dengan Singapura, Korea Utara dan Irak.
STY Mulai Pelatnas Timnas Senior

STY Mulai Pelatnas Timnas Senior

Tim ini akan dipersiapkan untuk ajang playoff kualifikasi Piala Asia 2023, dimana pasukan garuda akan berhadapan dengan Taiwan pada Oktober nanti.
Geger, Buaya Masuk Kolam Ikan Warga di Jambi

Geger, Buaya Masuk Kolam Ikan Warga di Jambi

Warga desa Kebun Sembilan, Muaro Jambi dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya sepanjang lima meter dan berbobot hampir setengah tondi areal kolam ikan milik warga.
Trending
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Barang Bukti yang Sudah Dikumpulkan Polisi

Sejauh ini polisi sudah menyita banyak barang bukti dari tempat kejadian perkara yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Lebih Dekat dengan Mimin, Istri Muda di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Mimin justru mengaku tak ada masalah dengan Tuti maupun Amalia dan mengklaim tak pernah bertemu dengan kedua korban.
Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Aneh, Banyak Air dan Cairan Pembersih di TKP Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Dari dokumen yang secara eksklusif diterima tvOnenews.com, disebutkan sejumlah ruangan dalam keadaan basah dan tergenang air.
Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Terungkap! Kendaraan yang Digunakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Dari analisis CCTV, diketahui bahwa ada dua kendaraan yang dipakai terduga pelaku pembunuhan. Yakni Toyota Avanza berwarna putih dan Yamaha Nmax berwarna biru.
Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah Dibunuh, Akun Medsos Amel Nonaktif, kok Bisa?

Setelah kematian Amalia Mustika Ratu (23) dan ibunya, Tuti Suhartini (55), akun media sosial milik Amel, yakni Instagram, langsung nonaktif. Ternyata ada seseorang yang sengaja melakukannya.
Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiaya Muhammad Kece Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Penganiayaan yang diterima tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama, Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, akhirnya terungkap. Terlapor adalah jenderal bintang dua.
Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kenapa Polisi Periksa Yosep dan Yoris Berulang Kali?

Baik Yosep dan Yoris mengakui, hubungan Tuti sebagai istri tua dengan Mimin yang merupakan madunya, tidak harmonis. Terutama masalah pengelolaan keuangan yayasan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
One Pride Mixed Martial Art
00:00 - 01:00
Kabar Hari Ini
01:00 - 01:30
Ragam Perkara
Selengkapnya