News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Kelam Ketua GRIB Jaya Tangsel yang Kini Tersangka: Residivis Narkoba hingga Preman Lahan Negara

Ketua GRIB Jaya Tangsel jadi tersangka pendudukan ilegal lahan BMKG. Polisi ungkap rekam jejak narkoba, pungli, dan sewa lapak ilegal hingga Rp22 juta.
Selasa, 27 Mei 2025 - 07:10 WIB
Polda Metro Ungkap Borok Ketua GRIB Jaya Tangsel Usai Ditetapkan Tersangka Lahan BMKG: Bukan Orang Baru di Perkara Narkoba
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Satu per satu borok ormas mulai terbongkar. Polda Metro Jaya resmi menetapkan Ketua DPC GRIB Jaya Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MYT sebagai tersangka dalam kasus pendudukan ilegal lahan milik BMKG di Pondok Betung, Pondok Aren.

Tak tanggung-tanggung, tersangka yang disebut anak buah Hercules ini juga kedapatan positif narkoba saat diciduk polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua GRIB Jaya Tangsel yang kemarin kedapatan menduduki lahan BMKG, positif narkoba. Akan kita dalami lebih lanjut,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya, Senin (26/5/2025).

Lebih mengagetkan lagi, MYT bukanlah pemain baru dalam perkara serupa. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkap bahwa MYT adalah residivis narkoba yang sempat mendekam di penjara selama 4 tahun 5 bulan pada 2021.

“MYT ini sudah pernah divonis atas kasus narkoba oleh Polresta Bandara Soetta. Kali ini, dia kembali terlibat, bahkan lebih jauh, menyewakan lahan negara untuk meraup keuntungan pribadi,” ungkap Ade.

Lahan BMKG Jadi 'ATM Ormas', Sewa Lapak hingga Rp22 Juta

Skema ilegal ini terungkap setelah penyelidikan mendalam oleh Polda Metro Jaya. MYT terbukti aktif memerintahkan anggotanya menduduki lahan BMKG, bahkan menyewakannya ke para pedagang.

“Lapak pecel lele ditarik Rp3,5 juta per bulan. Pedagang hewan kurban dikenai Rp22 juta. Semua uang ditransfer ke oknum ormas berinisial Y,” beber Ade.

Siapa Y? Ia adalah warga yang mengaku sebagai ahli waris lahan BMKG dan diketahui memberi kuasa kepada tim hukum GRIB Jaya. Keduanya kini ditetapkan sebagai tersangka, namun klaim kepemilikan Y dinyatakan tidak sah.

426 Personel Diterjunkan, Bangunan Liar Diratakan

Operasi besar-besaran pun dilakukan. Sabtu (24/5/2025), sebanyak 426 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Tangsel diterjunkan untuk meratakan bangunan liar di atas lahan negara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada tempat bagi premanisme. Siapa pun yang mengganggu ketertiban akan kami tindak tegas,” ujar Ade.

Bangunan-bangunan liar tersebut, lanjutnya, berdiri tanpa izin dan digunakan untuk memungut uang dari para pedagang secara ilegal. Ironisnya, uang hasil pungli itu bukan untuk pembangunan, tapi justru memperkaya oknum ormas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Malwina Cecylia Smarzek menjelma menjadi tumpuan utama serangan Popsivo Polwan di final four Proliga 2026. Ia tercatat sebagai top scorer VNL 2018 dan 2019, dengan
Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral