GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teman Seperjuangan Hercules Akhirnya Buka Suara, Ungkap Rahasia Masa Lalu Sang Ketua Ormas GRIB Jaya: Ia Pegang…

Teman seperjuangan Hercules, Nicho Kili Kili, bongkar masa lalu ketua GRIB Jaya soal rahasia kelam sang preman era Tanah Abang tahun 90-an. Seperti apa?
Selasa, 27 Mei 2025 - 16:06 WIB
Hercules
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Hercules Rozario Marshall atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hercules kembali ramai diperbincangkan publik.

Sorotan ini tak lepas dari polemik terbaru yang melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ia pimpin, GRIB Jaya, dalam sengketa lahan dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisruh soal kepemilikan lahan tersebut membuat publik kembali mengulik siapa sebenarnya Hercules dan bagaimana latar belakang hidupnya yang penuh kontroversi.

Salah satu sosok yang ikut bersuara adalah Nicholas Johan Kili Kili atau yang akrab disapa Nicho Kili Kili, seorang teman seperjuangan Hercules di masa lalu.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama presenter Donny De Keizer yang disiarkan oleh Nusantara TV, Nicho membongkar sisi kelam dan menegangkan dari kehidupan mereka berdua.

Kisah yang jarang diketahui publik ini membuka tabir masa lalu Hercules yang begitu erat dengan dunia malam dan premanisme Jakarta di era 1990-an.

Nicho menyebut dirinya merupakan salah satu orang kepercayaan Hercules saat mereka masih berkecimpung dalam dunia hitam.

Ia bahkan menyebut bahwa Hercules memegang kendali langsung atas sejumlah praktik perjudian kala itu, termasuk “bola-bola setan” di kawasan Bongkaran, dekat Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Kaka Hercules sendiri pegang bola-bola setan di Bongkaran, judi. Jadi kita ada di seputaran itu,” ungkap Nicho dalam wawancara tersebut.

Bola-bola setan yang dimaksud merupakan bentuk perjudian tradisional yang marak kala itu dan menjadi salah satu sumber pemasukan kelompok-kelompok preman di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut, meski menguntungkan secara ekonomi, membuat mereka menjadi sasaran empuk dari operasi aparat gabungan.

Nicho mengisahkan betapa seringnya mereka harus berhadapan dengan razia besar-besaran yang melibatkan pihak garnisun, kepolisian, dan juga Satpol PP.

“Seringkali kan ada operasi gabungan, operasi gabungan itu melibatkan garnisun, polisi, Pol PP semua gabungan. Jadi, dia datang ramai-ramai, tiba-tiba razia senjata tajam atau senjata api,” ujar Nicho.

Dalam berbagai momen bentrokan itu, Nicho dikenal sebagai sosok pemberani yang selalu berdiri di garis depan.

Namun, keberanian yang ditunjukkan Nicho ternyata berakar dari luka batin yang dalam.

Ia mengaku bahwa rasa sakit akibat tidak mendapatkan kasih sayang orang tua membuatnya tak takut kehilangan nyawa.

Bahkan, dalam beberapa pertempuran, ia mengaku seperti "menantang maut".

“Kadang-kadang temen-temen juga salah kalau melihat saya. Mereka kan biasa bilang saya berani, sebetulnya bukan berani. Saya itu pingin mati, tapi nggak jadi mati,” ucap Nicho.

“Karena saya tidak mendapatkan kasih sayang orang tua, jadi saat perang saya selalu di depan. Nggak mikir banyak, tetap maju," ungkapnya.

Masa lalu penuh kekerasan ini membuat Nicho dan Hercules dikenal luas sebagai tokoh berpengaruh di kalangan masyarakat bawah Jakarta, khususnya di kawasan Tanah Abang.

Nama besar mereka tak hanya dikenal karena kekuatan fisik, tapi juga karena ketegasan dan loyalitas dalam menjaga wilayah kekuasaan.

Namun kini, Nicho menyatakan bahwa masa lalu itu sudah ia tinggalkan.

Ia merasa bahwa masih diberi kesempatan hidup adalah hal yang patut disyukuri.

"Ternyata nggak mati di tangan polisi, nggak mati di tangan preman, ya hidup sampai sekarang. Jadi, kita harus hidup bermanfaat buat orang-orang (sekarang),” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan jujur dari Nicho Kili Kili ini membuka mata publik mengenai sisi lain dari tokoh sekelas Hercules.

Di balik kekuasaan dan pengaruhnya sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, tersimpan sejarah panjang yang penuh perjuangan, serta luka dari masa lalu. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua BEM UGM Diteror Usai Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Natalius Pigai: Saya Pastikan Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ketua BEM UGM Diteror Usai Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Natalius Pigai: Saya Pastikan Tidak Mungkin dari Pemerintah

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menepis tudingan bahwa pemerintah berada di balik aksi teror yang menyasar Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. 
Duet Mengerikan Jay Idzes dan Pembelian Terbaik Klub Inggris Hampir Terwujud, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Duet Mengerikan Jay Idzes dan Pembelian Terbaik Klub Inggris Hampir Terwujud, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Bek keturunan Indonesia yang dinilai pembelian terbaik Leeds United berpotensi duet dengan Jay Idzes. Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series?
Al Mustofa, Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor: Dibangun Tahun 1728, Ada Al Quran yang Ditulis Tangan

Al Mustofa, Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor: Dibangun Tahun 1728, Ada Al Quran yang Ditulis Tangan

Masjid Al-Mustofa yang berada di Jalan Ceremai Ujung, Bantarjati Kaum, Bantarjati, merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kota Bogor.
Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Rejang Lebong Bengkulu Mencapai Rp 1 Miliar

Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Rejang Lebong Bengkulu Mencapai Rp 1 Miliar

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Provinsi Bengkulu di Kantor Samsat Kabupaten Rejang Lebong mencatat nilai tunggakan pajak
Lolos Syarat FIFA, 4 Striker Eropa Siap Dinaturalisasi Timnas Indonesia di Era John Herdman

Lolos Syarat FIFA, 4 Striker Eropa Siap Dinaturalisasi Timnas Indonesia di Era John Herdman

Timnas Indonesia berpotensi mendapat suntikan amunisi di lini depan setelah sejumlah striker berdarah Indonesia yang bermain di Eropa tampil impresif musim ini.
‎Striker Asing PSM Makassar Bicara Soal Liga Bergulir di Bulan Ramadan, Ungkap Tantangan Bermain Sambil Berpuasa

‎Striker Asing PSM Makassar Bicara Soal Liga Bergulir di Bulan Ramadan, Ungkap Tantangan Bermain Sambil Berpuasa

Sheriddin Boboev mencetak gol perdana bersama PSM Makassar saat Ramadan. Striker Tajikistan itu mengaku terbantu pengalaman puasa di Malaysia dan optimistis segera tampil lebih tajam.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT