GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GRIB Diterpa Tekanan Hukum, Ormas Anak Buah Hercules Diambang Mundur?

GRIB Jaya di ambang mundur dari sengketa lahan BMKG Tangsel. Tekanan hukum dan publik melemahkan ormas pimpinan Hercules. Benarkah ini awal dari akhir?
Kamis, 29 Mei 2025 - 19:01 WIB
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal dan BMKG.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Tangerang Selatan, tvOnenews.com – Ketegangan antara Organisasi Masyarakat GRIB Jaya dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kian memuncak.

Posko ormas pimpinan Hercules Rosario de Marshal telah dibongkar aparat, sejumlah anggotanya diamankan, dan kini muncul pernyataan mencengangkan: mereka mengaku lelah menghadapi konflik ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GRIB Jaya dituding menduduki lahan milik BMKG secara ilegal di kawasan Tangerang Selatan. Namun ormas ini berkilah, menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk pendampingan hukum kepada ahli waris yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut. GRIB Jaya mengandalkan dokumen girik kepemilikan sebagai dasar klaim.

Pada Sabtu (24/5), BMKG bersama aparat gabungan membongkar posko GRIB Jaya yang berdiri di atas tanah sengketa. Tidak hanya itu, kepolisian juga mengungkap bahwa GRIB Jaya sempat menyewakan sebagian lahan tersebut kepada para pedagang, sebuah praktik yang menambah kompleksitas persoalan hukum.

Dalam tekanan hukum dan opini publik yang terus menguat, sinyal melemahnya posisi GRIB Jaya mulai terasa. Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling, menyampaikan pernyataan mengejutkan.

"Perlu digarisbawahi, kami juga sebenarnya capek menangani kasus ini," ujarnya melalui kanal YouTube GRIB TV, Rabu (28/5).

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya kelelahan internal dalam tubuh organisasi. Wilson bahkan menyatakan kesediaan GRIB Jaya untuk mundur dari kasus ini jika terbukti bahwa lahan tersebut memang milik BMKG.

“Kalau kami yang salah, kami mundur,” tegas Wilson.

Lebih lanjut, ia menantang dilakukan verifikasi bersama terhadap status kepemilikan lahan.

“Kita cek, bila perlu kita plotting tanah itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi penanda bahwa GRIB Jaya mulai goyah. Ormas yang selama ini dikenal vokal dan militan, kini menunjukkan potensi mundur jika proses hukum membuktikan klaim mereka tidak berdasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat kini menunggu hasil akhir dari konflik lahan yang menyeret nama besar Hercules. Di balik perdebatan hukum dan sorotan media, satu hal menjadi terang: tekanan dari berbagai pihak telah melemahkan soliditas internal GRIB Jaya.

Apakah ini pertanda akhir dari perlawanan GRIB Jaya? Ataukah hanya jeda sebelum langkah berikutnya? Satu hal pasti, sinyal kelelahan dari tubuh ormas menjadi pertanda bahwa pertarungan ini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka. (dpi/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Lahadalia resmi menunda usulan kenaikan tarif royalti tambang emas, nikel, tembaga hingga timah setelah menerima masukan dari pengusaha.
Scudetto Bukan Jaminan Aman, Inter Milan Siapkan Eksodus Pemain Besar-Besaran di Bursa Transfer Musim Panas

Scudetto Bukan Jaminan Aman, Inter Milan Siapkan Eksodus Pemain Besar-Besaran di Bursa Transfer Musim Panas

Inter Milan tampaknya belum ingin cepat puas meski baru saja memastikan gelar juara Liga Italia musim ini. Nerazzurri justru mulai menyiapkan perubahan besar.
Segera Dijual 18 Mei Mendatang, Berapa Kisaran Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta?

Segera Dijual 18 Mei Mendatang, Berapa Kisaran Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta?

Harga tiket konser The Weeknd Jakarta diprediksi mulai Rp1,5 juta. Penjualan tiket dibuka mulai 18 Mei 2026 untuk artist presale.
Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI Ahmad Riza Patria mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk ikut aktif membangun desa dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)
Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Enam jemaah calon haji asal embarkasi Surabaya meninggal dunia karena sakit jantung, stroke dan hipertensi. Sedangkan 11 jemaah calon haji mengalami penundaan berangkat ke Tanah Suci karena mengalami sakit
Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China sebut Timnas Indonesia U-17 bisa mendapatkan keuntungan besar dari Jepanng di laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 20026. Begini selengkapnya.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral