News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Kecil Bahlil Hidup Tanpa Listrik di Maluku: Lampu Pelita, Membuat Kening Saya Hitam

Cerita masa kecil Menteri Bahlil hidup tanpa listrik diungkap saat menyampaikan komitmen Pemerintah untuk melistriki desa-desa terpencil dalam 5 tahun ke depan.
Kamis, 29 Mei 2025 - 21:20 WIB
Menteri Bahlil saat menceritakan masa kecilnya tanpa listrik dalam pengumuman Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2025-2034.
Sumber :
  • Kementerian ESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan sedikit kisah masa kecilnya yang hidup tanpa listrik di Maluku beberapa dekade silam.

Cerita ini disampaikan Bahlil kala menegaskan komitmennya sebagai Menteri ESDM untuk melistriki desa-desa terpencil lima tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat program listrik desa (lisdes), pemerintah menargetkan elektrifikasi 5.758 desa yang belum teraliri listrik, dengan pembangunan pembangkit berkapasitas 394 MW dan penyambungan listrik ke sekitar 780 ribu rumah tangga.

Sebagai generasi yang lahir di tahun 70-an, Bahlil selayaknya banyak orang di generasinya yang saat itu masih merasakan minimnya listrik di desa-desa dan pulau-pulau terpencil.

Ia mengenang tempat kelahirannya di Banda, Maluku Tengah yang saat itu belum tersedia akses listrik dan penerangan hanya didapat melalui lampu pelita berbahan bakar minyak tanah.

Kisah ini diungkap saat Bahlil mengumumkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) 2025-2034 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5/2025).

"Program ini mengingatkan saya waktu kecil dulu. Saya dulu ini kan adalah anak republik yang lahir tidak ada listrik. Saya lahir pakai lampu pelita, bukan di rumah sakit. Dan sekolah sampai SD itu tidak juga pakai listrik, penerangan didapat dari lampu pelita yang jika saya bangun pagi membuat kening saya hitam," kenang Bahlil, dikutip Kamis (29/5/2025).

"Lampu pelita yang bermodalkan botol bekas, pakai sumbu kain bekas terus pakai minyak tanah. Dan agar tulisan itu bisa kita baca dari Pak Guru punya tugas, maka muka kita harus lebih dekat. Akhirnya itu (kening) hitam. Tapi nggak apa-apa, jadi Menteri ESDM juga akhirnya," ingatnya seraya disambut tepuk tangan.

Eks Menteri Investasi/Kepala BKPM itu menyebut, Lisdes memang sudah menjadi suatu keharusan dan tanggung jawab negara lantaran listrik adalah salah satu hak dasar warga negara.

Ketum Partai Golkar itu menyadari bahwa masih banyak desa-desa yang terletak di pinggiran dan terisolir belum bisa menikmati layanan listrik dari negara.

Dirinya menegaskan tidak ingin lagi melihat anak-anak negeri merasakan apa yang dirasakan oleh generasinya dahulu.

"Saya tidak ingin lagi ada anak-anak yang merasakan seperti saya dulu, merasakan ketiadaan penerangan listrik. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden agar di desa-desa yang belum ada listrik segera kita pasang, kita akan lakukan ini secara bertahap sampai 2029 selesai," imbuhnya.

Sebagai informasi, Lisdes merupakan program pemerintah melalui penugasan PLN untuk melistriki seluruh pelosok desa dengan membangun jaringan distribusi.

Program ini sejatinya adalah program rutin, di mana sampai pada akhir 2024, telah sebanyak 83.693 desa dan kelurahan di Indonesia akhirnya menikmati listrik.

Tak hanya lisdes, sejak 2022 hingga 2024 Kementerian ESDM juga menyalurkan 367.212 sambungan bantuan pasang baru listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu sebagai komitmen pemerintah mewujudkan energi berkeadilan melalui penyediaan akses listrik.

Tujuan utama lisdes ini tidak lain adalah untuk memastikan seluruh warga negara dapat menikmati layanan listrik 24 jam penuh.

Menurut Bahlil, energi bukan hanya persoalan kebutuhan, tapi juga bentuk pemerataan dan keadilan yang harus dilakukan dari Sabang sampai Merauke.

Untuk merealisasikan program lisdes tersebut, pemerintah memerlukan investasi sekitar Rp50 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tugas kami lima tahun ke depan melalui program lisdes periode 2025-2029 sesuai perintah Presiden Prabowo kepada kami adalah segera menginventarisir dan membuat program terobosan dalam rangka memberikan akses listrik kepada desa-desa yang belum terlistriki," ujar Bahlil.

"Upaya menyediakan akses desa belum berlistrik ini dapat menjadi peluang bagi investor untuk menanamkan investasinya bersama pemerintah untuk mewujudkan energi berkeadilan," tegasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah Bicara Jujur soal Main untuk Nova Arianto dan Kurniawan

Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah Bicara Jujur soal Main untuk Nova Arianto dan Kurniawan

Pemain Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah, berbicara soal bermain untuk kedua pelatihnya. Dia sempat merasakan era Nova Arianto dan kini akan menjadi tulang punggung Kurniawan Dwi Yulianto.
Izin SMK IDN Bogor Dicabut Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Pastikan KBM Tetap Berjalan Aman

Izin SMK IDN Bogor Dicabut Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Pastikan KBM Tetap Berjalan Aman

Komisi V DPRD Jabar memastikan proses penyelesaian perizininan SMK IDN Bogor tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.
Jelang Kongres IX, PB SEMMI Luncurkan Logo “Asta Cita untuk Indonesia Emas”, Momentum Lahirkan Gagasan Strategis

Jelang Kongres IX, PB SEMMI Luncurkan Logo “Asta Cita untuk Indonesia Emas”, Momentum Lahirkan Gagasan Strategis

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) resmi meluncurkan logo Kongres IX SEMMI di Sekretariat PB SEMMI, Jakarta pada Jumat (10/4/2026).
Pungli Jembatan Cirahong Dihapus, Kades Desak Dedi Mulyadi Perhatikan Nasib "Relawan" yang Terdampak

Pungli Jembatan Cirahong Dihapus, Kades Desak Dedi Mulyadi Perhatikan Nasib "Relawan" yang Terdampak

Kepala Desa (Kades) mengungkapkan kebertannya atas kebijakan yang dipilih Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait penertiban di kawasan Jembatan Cirahong.
Mengenal Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'

Mengenal Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'

Profil Krisantus Kurniawan disorot usai menantang Dedi Mulyadi dengan pernyataan “cium lutut”. Simak latar belakang, kontroversi, dan harta kekayaannya.
Lagi Nunggu Calon Istri, Dedi Mulyadi Malah Didatangi Bu Kepsek dari Bekasi yang Marah-marah: Saya Malah Ditinggal

Lagi Nunggu Calon Istri, Dedi Mulyadi Malah Didatangi Bu Kepsek dari Bekasi yang Marah-marah: Saya Malah Ditinggal

Kang Dedi Mulyadi tiba-tiba didatangi seorang Ibu Kepala Sekolah (Kepsek) dari Bekasi yang mengadukan masalahnya terkait penggunaan dana BOS, apa kata KDM?

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang akan menentukan kelolosan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Seri Semarang.
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi dorong transformasi Samsat Jawa Barat agar layanan pajak kendaraan lebih mudah, cepat, dan efisien seperti di bank demi meningkatkan pajak.
Selengkapnya

Viral