News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hercules Datangi Sutiyoso dan Cium Tangan Minta Maaf, Reaksi Eks KSAD: Alhamdulillah Mereka..

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Rosario de Marshall alias Hercules sempat diduga  menghina mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Sutiyoso. Hercules menyebut Sutiyoso dengan kata ‘bau tanah’.
Jumat, 30 Mei 2025 - 15:40 WIB
Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman & Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Cepi Kurnia & Instagram/@gribjaya_id

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Rosario de Marshall alias Hercules sempat diduga  menghina mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Sutiyoso. Hercules menyebut Sutiyoso dengan kata ‘bau tanah’.

Pertemuan Sutiyoso dan Hercules mendapat reaksi dari Penasihat Presiden Bidang Pertahanan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Dudung turut senang dengan permintaan maaf Hercules ke Sutiyoso. Ia menyebut harus adanya saling menghormati dan menghargai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, memang harus saling menghormati harus saling menghargai," kata Dudung di Jakarta dikutip Jumat, 30 Mei 2025.

Dia harap suasana keakraban tetap terjalin. Selain itu, tidak saling menjelekkan dan memaki.

"Karena bagaimanapun beliau sesepuh. Tidak boleh saling menjelekkan dan memaki-maki. Semoga semua berjalan baik," ucap Dudung.

Sutiyoso menerima kunjungan Hercules dengan tangan terbuka. Ia mengatakan jika Hercules memiliki sikap yang luar biasa karena sudah berani mengakui kesalahannya.

“Hercules, adik saya sendiri, anak saya sendiri, terus dia ngomong salah, manusia biasa ndak saya masukkan hati. Apalagi dia sudah minta maaf lewat media, aku pun sudah mengatakan aku terima minta maaf masih datang lagi, ini luar biasa bagi saya,” ucap Sutiyoso.

Hercules mengatakan jika ia tidak ingin merusak hubungannya dengan prajurit TNI yang telah mendidiknya. Lebih lanjut ia mengatakan jika pernah dididik oleh Kopassus tentang kesetiaan, kejujuran, dan loyalitas.

“Mudah-mudahan bapak, kami anggap bapak ini adalah bapak kami sendiri. Kami bicara di sini juga karena dididik oleh bapak-bapak dari baret merah. Kami diajari kesetiaan, ajari kejujuran, loyalitas, setia,” kata Hercules.

Dalam kunjungan yang sarat haru itu, Hercules menunjukkan sikap hormat dan penyesalan mendalam dengan mencium tangan Sutiyoso sebagai bentuk permintaan maaf secara pribadi.

Pertemuan tersebut terjadi setelah pernyataan Hercules yang sempat memicu kemarahan banyak pihak, termasuk menyebut Sutiyoso dengan istilah “bau tanah”. 

Ucapan itu dinilai menghina dan tidak pantas diucapkan kepada seorang purnawirawan yang memiliki rekam jejak panjang di dunia militer dan politik. 

Reaksi keras pun datang, salah satunya dari eks Kopassus Yayat Sudrajat yang mengingatkan Hercules agar menjaga tutur katanya.

Meski sebelumnya Hercules telah meminta maaf secara terbuka kepada publik melalui media, ia merasa belum cukup jika tidak menemui langsung orang yang bersangkutan. 

Dalam unggahan di akun Instagram resmi GRIB Jaya, tampak momen emosional ketika Hercules mencium tangan Sutiyoso. Ia mengaku bersyukur bisa diterima secara langsung oleh sang jenderal.

“Kami sebelumnya kontak-kontakan cari waktu. Alhamdulillah diberi kemudahan bapak bisa menerima kami," ucap Hercules, dikutip Rabu (28/5), sebagaimana dilaporkan dari akun resmi GRIB dan kanal YouTube GRIB TV.

Sikap Hercules tersebut langsung disambut baik oleh Sutiyoso. Ia mengapresiasi langkah berani Hercules yang datang langsung sebagai bentuk pertanggungjawaban moral. 

“Saya sangat menghormati ya dengan sikap yang begitu gentleman. Bukan saja lewat media minta maaf ke saya, walaupun sudah saya terima, tapi masih mendatangi rumah pribadi saya, ini sebuah kehormatan yang sangat baik,” ucap Sutiyoso.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Sutiyoso menyampaikan bahwa dirinya telah memaafkan Hercules sepenuhnya. Ia menyadari bahwa setiap manusia pasti bisa berbuat salah. 

“Biasa manusia itu ada kesalahannya, saya juga banyak kekurangannya,” tambahnya.

Namun, Sutiyoso tak lupa memberikan pesan tegas agar peristiwa ini dijadikan pelajaran berharga bagi Hercules. Ia menekankan pentingnya menjaga ucapan, apalagi sebagai tokoh publik. 

“Jadi setelah pertemuan ini jangan kamu pikirkan lagi. Jadikan pelajaran bahwa kita kalau bicara harus dikontrol,” tegasnya.

Lebih dari sekadar memaafkan, Sutiyoso bahkan menegaskan kembali ikatan emosional yang sudah lama terjalin antara dirinya dan Hercules. 

“Saya adalah ayahmu berdua, kita ingat-ingat perjuangan dulu bersama-sama,” katanya, mengisyaratkan kedekatan masa lalu mereka dalam berbagai perjuangan.

Momen haru tersebut memperlihatkan bahwa meski sempat terjadi konflik, ruang untuk rekonsiliasi dan saling menghargai tetap terbuka. Hercules pun menerima pesan Sutiyoso dengan penuh hormat. 

“Siap Bapak, terima kasih banyak,” jawabnya singkat namun bermakna.

Sebelumnya, Hercules sempat menyindir Sutiyoso karena mengomentari kiprah ormas. 

Ia menanggapi keras dengan berkata, “Pak Sutiyoso itu enggak usahlah menyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang, mulutmu sudah bau tanah. Enggak usah nyinggung-nyinggung kita,” ujarnya seperti dikutip dari sejumlah media nasional.

Namun, setelah badai kritik datang dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan purnawirawan TNI, Hercules akhirnya menyadari kekeliruannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan niat tulus, ia tidak hanya meminta maaf di depan media, tapi juga menunjukkan itikad baik dengan datang langsung ke rumah Sutiyoso di Cibubur.

Langkah ini menjadi pengingat penting bagi para pemimpin ormas dan tokoh masyarakat bahwa menghormati jasa dan peran para purnawirawan adalah bagian dari menjaga etika dan martabat bersama. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat dibekuk Polda Jabar pada Selasa
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Sidang lanjutan perkara pengadaan Chromebook dengan agenda pembacaan Duplik oleh Nadiem Makarim dan Tim Penasihat Hukumnya telah berlangsung di PN Jakpus pada
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok

Trending

Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Sidang lanjutan perkara pengadaan Chromebook dengan agenda pembacaan Duplik oleh Nadiem Makarim dan Tim Penasihat Hukumnya telah berlangsung di PN Jakpus pada
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat dibekuk Polda Jabar pada Selasa
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok
Selengkapnya

Viral