GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Pedagang Merasa Ditipu Anak Buah Hercules di GRIB Jaya Selama Duduki Lahan Sengketa BMKG, Mengaku Bingung Tiba-Tiba Didatangi Polisi

Begini cerita pedagang di lahan sengketa BMKG yang merasa ditipu oleh GRIB Jaya. Selama ini sudah membayar uang sewa kepada anak buah Hercules tapi tetap..
Minggu, 1 Juni 2025 - 14:17 WIB
Curhatan Warga Usai Polda Metro Sikat Anggota GRIB Jaya di Lahan BMKG: Ini Nggak Gratis Bang!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap cerita pedagang yang merasa ditipu anak buah Hercules di GRIB Jaya selama ia menduduki lahan sengketa BMKG.

Ormas pimpinan Hercules, GRIB Jaya belakangan menjadi sorotan usai dilaporkan polisi oleh BMKG karena dituduh menduduki lahan milik negara secara ilegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun lahan yang diduduki oleh GRIB Jaya itu berlokasi di Pondok Betung, Tangerang Selatan (Tangsel). Ternyata tanah itu adalah sengketa antara BMKG dan pihak ahli waris.

Anak buah Hercules dari GRIB Jaya ditangkap Polda Metro Jaya imbas kuasai lahan BMKG di Tangsel
Anak buah Hercules dari GRIB Jaya ditangkap Polda Metro Jaya imbas kuasai lahan BMKG di Tangsel
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube GRIB TV & Julio Trisaputra/tvOnenews.com

 

Pihak BMKG mengklaim memiliki bukti berupa sertifikat dan rekomendasi dari Mahkamah Agung (MA) terkait kepemilikan lahan seluas 12 hektare itu. Sementara pihak ahli waris mengklaim memiliki surat girik dari kelurahan.

Merasa kalah kekuatan, para ahli waris kemudian meminta tolong ke GRIB Jaya untuk menjaga lahan tersebut sekaligus minta diberikan bantuan hukum.

Di dalam prosesnya, ormas pimpinan Hercules di Tangsel itu menduduki lahan tersebut sambil menyewakannya kepada sejumlah pelapak.

Tiba-tiba pada Sabtu (24/5/2025) lalu, pihak BMKG bersama kepolisian menggusur seluruh lapak sekaligus markas GRIB Jaya yang ada di lahan sengketa tersebut.

Sempat bersitegang, kini lahan sengketa itu sudah rata dengan tanah, hanya sisa satu pedagang hewan kurban yang diperbolehkan berjualan sampai 8 Juni 2025.

Salah satu pedagang seafood yang turut digusur bernama Darmaji mengaku dirinya bingung tiba-tiba digusur.

Selama ini, ia merasa sudah membayar sewa ke ormas dengan nominal yang tidak sedikit. Tapi akhirnya ia harus menutup dagangannya karena ternyata berdiri di lahan sengketa.

Pedagang seafood di lahan BMKG yang dikuasai GRIB Jaya
Pedagang seafood di lahan BMKG yang dikuasai GRIB Jaya
Sumber :
  • Istimewa

 

"Saya jualan, Pak. Jualan seafood. Saya di sini tadinya ditawarin sama RT saya," kata Darmaji, saat ditanyai oleh polisi di lokasi sebelum penggusuran.

Ia pun mulai mendirikan lapak jualan seafood di lokasi tersebut sejak Januari 2025 dengan modal sekitar Rp70 juta.

Setiap bulannya, ia diminta untuk membayar uang sewa sekaligus listrik berjumlah Rp3,5 juta.

Bayaran itu dikirimkan melalui bank ke pria bernama Yani, yang diketahui adalah pimpinan GRIB Jaya Tangsel.

Darmaji mengaku selama ini tak khawatir berjualan di lahan itu dengan rutin membayar sewa kepada para anak buah Hercules.

Pihak polisi kemudian bertanya apakah tahu jika lahan yang ditempatinya adalah milik BMKG. Darmaji mengungkapkan dirinya tak mengetahui fakta itu.

"Saya baru tahu ini Pak, makanya saya bingung tadinya," ujar pria asal Brebes itu.

Dirinya pun mengaku selama ini tak diberi penjelasan oleh anggota GRIB Jaya atau anak buah Hercules di Tangsel terkait status lahan.

Soal Polemik Lahan BMKG, GRIB Jaya Minta Polda Metro Bersikap Netral: Berpijak Pada Fakta!
Soal Polemik Lahan BMKG, GRIB Jaya Minta Polda Metro Bersikap Netral: Berpijak Pada Fakta!
Sumber :
  • istimewa

 

"Enggak (dijelaskan Yani) pokoknya bayar keamanan, uang sewa, listrik," katanya lagi.

Hal senada diungkapkan pedagang hewan kurban bernama Ina Wahyuningsih. Ia mulai menempatkan sapinya baru-baru ini di lahan sengketa tersebut.

"Saya udah biasa di sini puluhan tahun dan kebetulan saya kan kenal sama anak-anak ormas ini dan saya lihat lahan ini kan ada kosong. Saya bertanya lah sama mereka," terang Ina.

Ia bertanya apakah bisa menempatkan hewan kurban dagangannya di lahan kosong itu. Setelah dihubungkan oleh ketua setempat yaitu Yani, mereka pun bernegosiasi soal harga sewa lapak.

Ina pun mengaku membayar Rp22 juta untuk menyewa tempat sekaligus perizinannya. Uang itu dibayarkan kepada Yani selaku pimpinan GRIB Jaya Tangsel. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Persib Bandung menutup kompetisi Asia, AFC Champions League Two 2025-2026 dengan tersingkir di babak 16 besar. 
Islam Makhachev Tegas Tolak Pertarungan Super vs Ilia Topuria di UFC White House, Ini Alasannya

Islam Makhachev Tegas Tolak Pertarungan Super vs Ilia Topuria di UFC White House, Ini Alasannya

Juara kelas welter Islam Makhachev menegaskan tidak akan bertarung melawan Ilia Topuria di UFC White House meski banyak penggemar mendambakan laga super itu.
Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Secara rutin selama 16 tahun Pengurus Masjid Darul Hannan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur membagikan hadiah utama berupa paket umrah bagi jamaah tarawih.
Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat anak diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja di kontrakan wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Pemilik empat gelar juara dunia, Max Verstappen, sempat membuat paddock F1 2026 gaduh setelah dirinya mengomentari mobil yang akan digunakan pada musim ini.
Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Kemenangan Persib 1-0 dari Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) tak cukup untuk membalas agregat di laga tandang leg pertama 3-0.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT