News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Ibu di Bekasi Ngaku Laporannya Ditolak Polres Metro Bekasi Kota Usai Anak Kandung Disodomi Tiga Kali di Masjid

 Viral seorang ibu yang mengaku anaknya jadi korban kekerasan seksual oleh pelaku anak laki-laki berusia 8 tahun. Simak informasi selengkapnya.
Senin, 9 Juni 2025 - 14:19 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual.
Sumber :
  • tim tvOne/Ahmidal Yauzar

Jakarta, tvOnenews.com - Viral seorang ibu di Bekasi yang mengaku anaknya jadi korban kekerasan seksual oleh pelaku anak laki-laki berusia 8 tahun.

Hal ini diunggah oleh akun Instagram pribadi ibu korban, @ndputriw.

Kejadian bermula ketika, ibu korban menyadari anaknya tidak mau ibadah ke masjid lagi.

Ibunya curiga, lalu bertanya apa penyebab buah hatinya tak mau ke masjid.

"Dia bilang 'aku gak suka salat karena kalau salat si Y main masukin tt ke p*t'," demikian tulis ibu korban di akunnya, dikutip, Senin (9/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Sang ibu kaget bukan kepalang saat mengetahui anaknya disodomi oleh anak kelas 2 SD.

Ketika mendengar hal itu, ayah korban langsung menghubungi orang tua pelaku.

Saat didatangi, pelaku mengaku sudah tiga kali melakukannya.

Usut punya usut, ternyata pelaku juga melakukan hal senonoh ke banyak anak-anak.

Terugkap pelaku melakukan pelecehan seksual itu juga kepada 4 korban anak lainnya.

Kasus ini lantas coba diselesaikan dengan cara musyawarah tingkat RT, tetapi ibu korban merasa tidak puas dengan mediasi tersebut.

Hatinya masih merasa gundah gulana dan masih membutuhkan solusi untuk penanganan saat ini, bukannya sebuah mediasi.

Alhasil, ibu korban melaporkan kejadian yang dialaminya ini ke Polres Metro Bekasi Kota, namun ditolak.

Alasannya, karena pelaku masih berusia di bawah 12 tahun.

"Sampai di Polres kami diarahkan ke unit PPA namun laporan kami ditolak dengan alasan tidak ada hukum pidana untuk anak di bawah 12 tahun. Saat itu aku gak bisa mikir, cuma iya iya aja. Diarahkan untuk ke DPPPA (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)," tulis lagi ibu korban.

Keesokan harinya, ibu korban ke DPPPA untuk mengurus administrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu korban mengaku mendapat penjelasan bahwa DPPPA hanya bisa menangani penyembuhan korban, sedangkan proses hukum ranah polisi.

Ibu korban coba lagi buat laporan ditemani rekan-rekan dari karang taruna.

Laporan akhirnya diterima lalu sang anak diminta visum.

"Namun, pihak kepolisian tetap menegaskan kalau gak ada pidana untuk anak di bawah 12 tahun," tegas dia.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi tidak banyak bicara soal laporan ini.

Binsar hanyan menyebut bahwa ibu korban sudah buat laporan dan laporannya telah terdaftar.

"Ada LP-nya (laporan polisi ibu korban)," imbuh Binsar.(rpi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Sascwo Mojang menang dengan skor 7-0 dari Putri Sukabumi di Cimahi, Sabtu (11/4/2026).
Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Pemain keturunan Indonesia ungkap pahitnya di Persis Solo, tak digaji berbulan-bulan hingga pemain kehilangan motivasi. Kini pilih akhiri karier profesional.
Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Presiden RI, Prabowo Subianto terjadwal bakal melakukan kunjungan ke Rusia dalam waktu dekat.
Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Jika Red Sparks pada akhirnya gagal datangkan kembali Megawati Hangestri ke V-League musim depan, mereka bisa datangkan 'kembaran' Megatron asal Korea ini.
Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Menteri PU menegaskan tidak ada rencana khusus untuk negosiasi dengan Presiden atau berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kebijakan efisiensi.
Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara soal Pilpres 2029. ia menilai saat ini Prabowo Subianto masih kuat dan ingin berada di pihak yang menang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral