News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Jemaah Haji Khusus Asal Samarinda Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Kuasa Hukum Minta Travel Ganti Rugi

Sebanyak 5 jemaah haji khusus di Samarinda, Kalimatan Timur gagal pergi ke tanah suci. Kuasa hukum minta uang kliennya dikembalikan oleh pihak travel.
Minggu, 15 Juni 2025 - 15:24 WIB
Ilustrasi Haji
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 5 jemaah haji khusus di Samarinda, Kalimatan Timur gagal pergi ke tanah suci. Kuasa hukum minta uang kliennya dikembalikan oleh pihak travel. 

Fensensius Tolayuk selaku Kuasa Hukum para jemaah menjelaskan, bahwa kejadian ini bermula pada tahun 2014, dimana saat itu sejumlah orang melakukan pendaftaran haji di salah satu agen travel berinisial AZ travel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para calon jemaah yakni P, S, S, Z, dan R melakukan pembayaran secara bertahap. Namun pada tahun 2023, salah satu calon jemaah ditelpon oleh pihak travel untuk melakukan pelunasan agar dapat berangkat pada musim haji tahun 2024.

5 Jemaah Haji Khusus Asal Samarinda Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Kuasa Hukum Minta Travel Ganti Rug
5 Jemaah Haji Khusus Asal Samarinda Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Kuasa Hukum Minta Travel Ganti Rug
Sumber :
  • Istimewa

 

Usai dilalukan pelunasan hingga batas waktu yang ditentukan yakni bulan Mei, justru pihak travel memberikan informasi kepada seluruh calon jemaah bahwa tidak dapat memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2024.

"Sekitar tanggal 9 Juni, pak Yusuf Dedy menelfon salah satu Jamaah untuk bertemu di kantor AZ Travel Haji dan Umroh miliknya dan menyampaikan ke semua jamaah kalau tidak bisa memberangkatkan jamaahnya karena terkendala dana yang tidak cukup untuk membayarakan visa," kata dia dalam keterangannya, Minggu (15/6/2025). 

Selanjutnya, ucap Fensensius para calon jemaah saat itu merasa kecewa, padahal mereka telah membayar senilai Rp1,4 miliar. 

"5 orang diantaranya sudah menyetor secara lunas kurang lebih sebesar Rp. 1.413.000.000," ucapnya. 

Usai kasus ini belarut-larut, pihaknya pun mendapatkan informasi bahwa para calon jemaah ini melakukan perjanjian dengan pihak travel untuk diberangkatkan pada haji tahun 2025. 

Namun nyatanya sambung Fensensius, para jemaah haji tersebut tidak jadi diberangkatkan oleh pihak travel. Dirinya pun membawa kasus ini ke jalur hukum.

"Jadi kami beberapa jemaah menempuh jalur hukum saja, untuk menangih dana haji jemaah yang sudah masuk untuk dikembalikan ke kami jemaah semuanya karena itu memang hak jemaah," tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga berharap, pemerintah dalam. hal ini Presiden RI, Prabowo Subianto untuk bertindak cepat dan tegas, mengawasi seluruh Travel Umroh dan Haji diseluruh Indonesia lebih khusus Traivel AZ yang berpusat di Kota Samarinda ini.

Hal itu bertujuan agar jemaah tidak mengalami hal yang sama dialami oleh jamaah gagal berangkat meski telah membayar lunas. (aha/raa) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral