GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setetes Air Sejuta Asa dari Kampung Adat Malasigi, Papua Barat Daya untuk Indonesia

Hutan bagaikan kehidupan. Hutan bagaikan Mama. Hutan Malasigi adalah hidup orang-orang Papua Barat Daya. Hak Ulayat Terjaga, Masyarakat Sejahtera. Inilah motto masyarakat Kampung Adat Malasigi, Suku Moi, yang terletak di Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Senin, 23 Juni 2025 - 16:48 WIB
Desa Wisata Malasigi, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Makasar, tvOnenews.com - Hutan bagaikan kehidupan. Hutan bagaikan Mama. Hutan Malasigi adalah hidup orang-orang Papua Barat Daya. Hak Ulayat Terjaga, Masyarakat Sejahtera. Inilah motto masyarakat Kampung Adat Malasigi, Suku Moi, yang terletak di Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Kampung dengan keterbatasan infrastruktur, akses, dan informasi, terletak nan jauh dari ibukota negara, namun memiliki semangat luar biasa untuk bertahan hidup, bahkan menjadikan tanah lahirnya kini dikenal dunia. Tak jarang banyak wisatawan mancanegara yang melirik Malasigi untuk destinasi wisata, termasuk riset kebudayaan maupun konservasi hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami penuh rintangan dan tantangan. Jalan-jalan di tempat kami masih belum bagus seperti di Jawa. Anak-anak sekolah harus jalan kaki 2 km di desa sebelah. Jalannya naik turun, dan mereka terbiasa dengan jalan kaki. Dulu, untuk listrik kami harus beli BBM sejauh 40 km. Kami butuh 200 liter setiap bulan, 40 juta rupiah per bulan," ucap Menase Fami, Ketua Kampung Persiapan saat menghadiri Media Gathering Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina 2025, di Hotel Claro Makasar, 23-24 Juni 2025.

Semangat yang terus membara dalam diri Menase untuk membangun Malasigi, membuat pengaruhnya di Kampung Adat itu diperhitungkan oleh 52 jiwa. Masyakarat yang sebagian besar bercocok tanam di kebun dan berburu hewan di hutan, perlahan-lahan turut menjadikan Malasigi sebagai Kampung Wisata Malasigi. Sungguh tak pernah dibayangkan, kerja keras mereka untuk menghidupkan Desa Wisata akhirnya bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Malasigi. 

Bahkan, di tahun 2024, Desa Wisata Malasigi, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Desa Wisata Rintisan pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Malasigi berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik dari 6016 desa wisata yang ikut serta dalam ADWI 2024. Desa ini juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Papua Barat Daya yang berhasil mencapai tahap final. 

Bak Gayung Bersambut, Desa Wisata Malasigi semakin maju dengan kehadiran SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field. 

"Dulu, kami bekerja keras tanpa dibayar, tidak ada uang, akhirnya swadaya. Kami mendapat 100 juta rupiah dari Pemerintah Provinsi. Kehadiran SKK Migas dan Pertamina sangat membantu sekali. Listrik sekarang sudah ada 24 jam, air lebih layak dikonsumsi," ucap Menase tersenyum.

Kampung Wisata Adat Malasigi merupakan binaan Pertamina EP Papua Field, Zona 14 Regional Indonesia Timur. Keberhasilan Malasigi tidak lepas dari upaya pelestarian budaya dan alam yang dilakukan oleh masyarakat desa. Selain itu, desa ini juga telah mendapatkan Surat Keputusan Pengelolaan Hutan Kampung, yang memberikan hak pengelolaan hutan kepada masyarakat. 

Kini, masyakarat kampung adat Malasigi tak lagi menunggu hujan, tak lagi menyalakan pelita. Bantuan dari SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field menjadikan Malasigi bersinar. Air bersih selalu tersedia, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dibangun oleh Pertamina EP Papua Field.

"Masyakarat Malasigi, tidak sama dengan teman-teman di Jawa. Kami punya komitmen, semangat, kerja keras, kerjasama dengan banyak pihak. Mudah-mudahan Desa Wisata Malasigi semakin berkembang," terang Menase penuh harap.

SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field hadir memperbaiki kualitas air sungai untuk Desa Wisata Malasigi. Penerapan aplikasi energi ramah lingkungan untuk pompa air juga diberikan untuk Desa Wisata Malasigi.

"Di kampung kami ada wisata air panas. Air panas ini ada di bawah sungai Kalipanas. Tapi ini bukan dari gunung merapi. Air panas ini bisa untuk menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya Covid-19 yang dulu pernah melanda Indonesia, juga sakit gatal-gatal, karena ada kandungan belerang disitu. Ada juga burung cendrawasih yang harus kami jaga. Ayo kalau mau ke Malasigi," celoteh Menase kepada awak media. 

Ketersediaan kawasan hutan adat yang masih terjaga dan memiliki legalilasi, serta perlindungan jangka panjang, termasuk potensi satwa endemik Papua sebagai objek wisata, menjadikan SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field turut terlibat dalam memajukan kawasan itu.

"SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field terus mendukung keberlangsungan lingkungan alam yang harus terus terjaga. CSR kami gelontorkan ke berbagai daerah sebagai dukungan untuk menjaga alam agar selalu lestari," jelas Hudi D. Suryodipuro, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas.

Alam milik bersama, Menase, Ketua Kampung Adat Malasigi, Distrik Klayiyi, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field, yang terlibat dalam kemajuan masyarakat Malasigi Suku Moi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap kepada Pertamina agar ada pembinaan atau pelatihan SDM untuk generasi-generasi kami, sehingga anak-anak muda di desa kami nantinya bisa mengelola Desa Wisata Malasigi lebih maju lagi. Pelatihan public speaking penting sekali buat kami, karena banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Malasigi," harap Menase.

"For us Papuans, the Forest is Mother." (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ronaldo Cetak Gol Lagi, Al Nassr Makin Tempel Ketat Al Hilal di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026?

Ronaldo Cetak Gol Lagi, Al Nassr Makin Tempel Ketat Al Hilal di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026?

Cristiano Ronaldo akhirnya kembali berjuang bersama Al Nassr dan kembali mencetak gol. Lantas, bagaimana 'suasana' klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Jamaah An-Nadzir Gowa Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Hari Rabu

Jamaah An-Nadzir Gowa Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Hari Rabu

Jamaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Hal ini berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan tim
Ternyata Sajadah Model Begini Bisa Merusak Pahala Shalat Berjamaah di Masjid Kata Buya Yahya

Ternyata Sajadah Model Begini Bisa Merusak Pahala Shalat Berjamaah di Masjid Kata Buya Yahya

Shalat berjamaah di masjid jadi salah satu anjuran. Namin siapa sangka sajadah model begini merusak pahala ibadah
Big Match Tercipta di Piala FA! Manchester City Dipaksa Bertandang ke Markas Newcastle

Big Match Tercipta di Piala FA! Manchester City Dipaksa Bertandang ke Markas Newcastle

Hasil undian putaran kelima FA Cup 2025/26 menghadirkan duel panas antara Manchester City dan Newcastle United.

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebentar lagi kita menjalankan ibadah puasa ramadhan. Ada baiknya menyempatkan diri shalat sunnah ini
Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal kasus Assayid Bahar bin Smith atau biasa disapa Habib Bahar yang diduga aniaya anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) bernama Rida
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Jangan anggap sepele, suami istri berhubungan badan di siang hari Ramadhan, begini hukumannya menurut penjelasan Buya Yahya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT