News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jabodetabek Harus Tahu, BMKG Ungkap Cuaca Dingin Masih Berlanjut, Ini Wilayahnya

Warga Jabodetabek harus mengetahui soal informasi cuaca buruk. Pasalnya, BMKG menyampaikan cuaca dingin yang terasa di Jabodetabek masih terus berlanjut
Selasa, 1 Juli 2025 - 03:00 WIB
Ilustrasi Cuaca Buruk di Jabotabek (Depok dan Bekasi)
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Jabodetabek harus mengetahui soal informasi cuaca buruk. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan cuaca dingin yang terasa di Jabodetabek masih terus berlanjut beberapa hari ke depan. 

BMKG mencatat cuaca akan terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam beberapa hari ke depan, wilayah Jabodetabek masih berpeluang mengalami cuaca yang lembap dan relatif sejuk," ujar Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, kepada wartawan, Senin (30/6/2025).

Andri menyebut berdasarkan data BMKG, suhu udara tercatat lebih rendah dari kondisi normal terutama pada malam hingga dini hari. 

Menurutnya, suhu udara di Kota Baru Cikampek terkonfirmasi 23,1 derajat celsius, kemudian di Jakarta Utara 23,1 derajat celsius, Jakarta Timur 23,3 derajat celsius, Depok 22,1 derajat celsius.   

"Kondisi ini tidak terlepas dari situasi cuaca yang terjadi sejak siang hari sebelumnya. Pada 28 Juni, wilayah Jabodetabek diguyur hujan merata mulai siang hingga malam, kemudian berlanjut pada 29 Juni dengan hujan ringan dan tutupan awan tebal sepanjang hari," jelasnya.

Andri menyampaikan kombinasi curah hujan dan tutupan awan tebal sepanjang hari menyebabkan pemanasan permukaan tidak berlangsung optimal. Kemudian, sinar matahari terhalang lapisan awan tebal, sehingga tanah dan udara di sekitar tidak memperoleh cukup energi panas.

"Proses turunnya hujan juga menunjukkan adanya aliran udara dari lapisan atas atmosfer menuju ke bawah (downdraft), yang membawa udara dingin ke permukaan," ucap Andri.

Dia mengatakan suhu yang rendah itu bertahan lama karena kelembapan udara yang tinggi dan embusan angin yang pelan. Andri menyebut kelembapan udara tercatat lebih dari 90 persen di beberapa lokasi, memicu terbentuknya kabut tipis pada malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kabut ini menjadi indikator bahwa udara di dekat permukaan berada dalam kondisi dingin dan lembap yang stabil," terangnya.

Andri menyampaikan berdasarkan analisis dinamika atmosfer, indikator seperti Outgoing Longwave Radiation (OLR), Madden-Julian Oscillation (MJO), dan gelombang Rossby menunjukkan adanya peningkatan aktivitas konvektif yang mendukung pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Jawa bagian barat dan tengah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Banggai Terbongkar, 36 Jeriken Diamankan

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Banggai Terbongkar, 36 Jeriken Diamankan

Polisi mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar dengan mengamankan barang bukti sebanyak 36 jeriken.
Motor 850cc untuk MotoGP 2027 Mulai Diuji, Bos Ducati Terkesan Sampai Bilang Begini...

Motor 850cc untuk MotoGP 2027 Mulai Diuji, Bos Ducati Terkesan Sampai Bilang Begini...

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengungkapkan kesan pertamanya terhadap motor Ducati untuk MotoGP 2027 yang telah menjalani uji coba awal.
Gejolak Geopolitik Dunia, Anindya Minta Bank Longgarkan Bunga Utang ke Pengusaha

Gejolak Geopolitik Dunia, Anindya Minta Bank Longgarkan Bunga Utang ke Pengusaha

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan, fleksibilitas sektor keuangan menjadi kunci utama agar perusahaan mampu bertahan dalam fase tekanan ini.
Lupakan Insiden di Amerika Serikat, Veda Ega Siap Tampil Lebih Konsisten di Moto3 Spanyol 2026

Lupakan Insiden di Amerika Serikat, Veda Ega Siap Tampil Lebih Konsisten di Moto3 Spanyol 2026

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bertekad bangkit saat tampil di Moto3 Spanyol 2026.
Kasus Korupsi Bea Cukai Bergulir ke Meja Hijau, Sidang Perdana Digelar 6 Mei di PN Jakpus

Kasus Korupsi Bea Cukai Bergulir ke Meja Hijau, Sidang Perdana Digelar 6 Mei di PN Jakpus

Sidang perdana kasus korupsi Bea Cukai digelar 6 Mei 2026 di PN Jakpus, melibatkan pejabat dan pihak swasta dalam dugaan suap impor.
Habis Kesabaran Dedi Mulyadi Lihat Pedagang yang Tak Jaga Kebersihan: Ini Udah Melanggar, Marah-marah

Habis Kesabaran Dedi Mulyadi Lihat Pedagang yang Tak Jaga Kebersihan: Ini Udah Melanggar, Marah-marah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlihat habis kesabarannya usai melihat seorang pedagang yang tidak menjaga kebersihan saat menjajakan dagangannya di Bandung.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Jakarta Bakal Mati Lampu Lagi, Catat Tanggal dan Wilayah yang Bakal Terdampaknya

Jakarta Bakal Mati Lampu Lagi, Catat Tanggal dan Wilayah yang Bakal Terdampaknya

Pertama, pada 25 April 2026 dalam rangka Hari Bumi. Selanjutnya pada 13 Juni 2026 dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, dan pada 26 September 2026 dalam rangka Hari Ozon Sedunia.
Apresiasi Langkah Proaktif Warganya, Dedi Mulyadi: Kalau Selama Ini Ikan Sapu-Sapu Sudah Diambil sama Warga Jabar

Apresiasi Langkah Proaktif Warganya, Dedi Mulyadi: Kalau Selama Ini Ikan Sapu-Sapu Sudah Diambil sama Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah proaktif warganya terkait ikan sapu-sapu yang akhir-akhir ini santer dibicarakan. 
Selengkapnya

Viral