News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebyar Wawasan Kebangsaan Bahas Ancaman Kemandirian Bangsa di Tengah Tantangan Geopolitik Global

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Wawasan Kebangsaan bertajuk 'Membangun Kemandirian Bangsa di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global'.
Selasa, 1 Juli 2025 - 21:01 WIB
Gebyar Wawasan Kebangsaan Bahas Ancaman Kemandirian Bangsa di Tengah Tantangan Geopolitik Global
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Wawasan Kebangsaan bertajuk 'Membangun Kemandirian Bangsa di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global'.

Gubernur Lemhannas RI, Tb. Ace Hasan Syadzily mengatakan sebagai respons atas berbagai tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ace menjelaskan Lemhannas RI merupakan lembaga strategis yang mengambil peran penting sebagai national strategic think tank tidak hanya merumuskan kebijakan tetapi turut menjadi jembatan antara visi strategis negara dengan semangat dan aspirasi rakyat. 

Ia memaparkan ketergantungan pada sektor-sektor vital menjadi sorotan utama. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor beras Indonesia sepanjang Januari November 2024 mencapai 3,85 juta ton dengan lonjakan tajam sebesar 52 persen dari tahun sebelumnya. 

Thailand tercatat sebagai pemasok terbesar dengan kontribusi sebesar 30,97 persen dari total import. 

"Hal ini menandakan rapuhnya ketahanan pangan nasional," kata Ace dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Di sisi lain, kedaulatan digital juga berada di bawah tekanan akibat dominasi platform teknologi asing seperti Google, Microsoft, Amazon, dan Meta yang menimbulkan risiko terhadap keamanan data dan informasi strategis negara.

Ace menuturkan kondisi ini diperkeruh oleh eskalasi ketegangan geopolitik global. 

Kebijakan proteksionisme seperti kenaikan tarif impor hingga 145 persen oleh Amerika Serikat terhadap produk Tiongkok per April 2025 yang dibalas dengan tarif 125 persen oleh Tiongkok, telah memicu disrupsi rantai pasok global yang berdampak terasa langsung pada perekonomian Indonesia.

“Forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah ikhtiar intelektual untuk merumuskan kembali arah kemandirian bangsa,” kata Ace Hasan.

“Kita perlu memperkuat fondasi kebangsaan kita dengan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas di tengah polarisasi global, sekaligus mendorong lahirnya solusi-solusi konkret untuk kedaulatan ekonomi dan teknologi," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ace menjelaskan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan Lemhannas memberikan kontribusi nyata dalam membangun konsep ketahanan nasional yang relevan dengan perkembangan global dan regional.

"Peran ini sangat krusial agar setiap kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat teoritis, melainkan dapat diterapkan secara efektif di lapangan dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Fajar Sahrudin seharusnya berulang tahun ke-31 pada 10 September 2026. Sebelum meninggal, ia meninggalkan pesan, donasi Rp40 juta, dan harapan agar dunia
Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, juga TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, hingga nelayan.
PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI mengungkap persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 masih menunggu program John Herdman, termasuk jadwal TC dan kepastian pemain.
Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Mantan KASDAM III/Siliwangi tersebut kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan untuk memimpin KONI Jawa Barat periode 2026-2030.
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Tak Ada Babak Semifinal

FIFA Resmi Umumkan Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah Hingga Tak Ada Babak Semifinal

Sebanyak 14 tim akan bersaing dalam dua divisi berbeda di FIFA ASEAN Cup yang akan digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. 
Jalang F1 GP Spanyol 2026, Williams Telah Luncurkan Livery Spesial untuk Balapan Perdana di Sirkuit Madring

Jalang F1 GP Spanyol 2026, Williams Telah Luncurkan Livery Spesial untuk Balapan Perdana di Sirkuit Madring

Williams akan tampil berbeda pada gelaran F1 GP Spanyol 2026 akhir pekan ini di Sirkuit Madring.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral