News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prioritaskan Penyelesaian Lahan Sejak 1968, Kementrans Buka Situs Pengaduan untuk Transmigran yang Sulit Terbitkan SHM

Kementerian Transmigrasi memprioritaskan penyelesaian masalah lahan transmigran yang berlangsung sejak 1968, seperti di Kampung Trans Tanjung, Lampung Selatan.
Rabu, 2 Juli 2025 - 01:30 WIB
Prioritaskan Penyelesaian Lahan Sejak 1968, Kementrans Buka Situs Pengaduan untuk Transmigran yang Sulit Terbitkan SHM
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.comKementerian Transmigrasi memprioritaskan penyelesaian masalah lahan transmigran yang berlangsung sejak 1968, seperti di Kampung Trans Tanjung, Lampung Selatan.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan bahwa pihaknya tengah menginventarisasi lahan-lahan bermasalah, termasuk yang tumpang tindih dengan kawasan hutan atau Hak Guna Usaha (HGU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari 3,1 juta hektare HPL transmigrasi, masih ada 129.553 bidang yang belum bersertifikat, dengan 17.655 di antaranya di kawasan hutan. Kami juga mendengar laporan lahan yang dikuasai kelompok lain," ungkap Iftitah dalam jumpa pers yang digelar Selasa (1/7/2025).

Iftitah menuturkan, untuk mempercepat penyelesaian, pihaknya menyediakan aplikasi pengaduan daring (online) dan bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN, yang baru-baru ini membantu penerbitan 1.240 SHM (Sertifikat Hak Milik) di Sukabumi.

"Kami akan membantunya, kami sediakan nanti fasilitas, aplikasi bisa melalui website juga, laporan, pengaduan kepada kementerian transmigrasi. Sehingga nanti kami akan segera melakukan inventarisasi mana yang kita mulai dari yang paling ringan terlebih dahulu. Mana yang betul-betul seperti kemarin contohnya di Sukabumi," beber Iftitah.

Dia mencontohkan, bahwa di Kota Sukabumi juga terdapat transmigrasi lokal yang sudah 24 tahun belum memiliki sertifikat hak milik (SHM).

"Alhamdulillah kemarin 642 KK (Kartu Keluarga) total bidangnya 1.240 bidang itu sudah kita terbitkan SHM-nya atas bantuan dari kementerian ATR-BPN, karena kementerian yang berwenang untuk menerbitkan sertifikat itu adalah dari ATR-BPN," jelasnya.

Kemudian, untuk mengatasi soal tumpang tindih dengan kawasan hutan, Mentrans Iftitah mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan, Raja Julio Antoni untuk segera melepaskan status hutan di lahan transmigrasi.

"Tadi pagi kami sudah bicara dengan Menteri Kehutanan. Secara prinsip Menteri Kehutanan juga setuju untuk membantu masyarakat transmigran yang mendapatkan kesulitan untuk terbitnya SHM karena berada di kawasan hutan," tutur Iftitah.

"Inilah yang ingin kami sampaikan kepada seluruh masyarakat transmigran yang saat ini kesulitan mendapatkan sertifikat hak milik karena masih berada di kawasan hutan, bahwa kami akan membantunya," tegasnya.

Seperti diketahui, pada Senin (30/6/2025) kemarin, Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja bersama dengan Kementerian Transmigrasi.

Dari hasil rapat kerja itu, disimpulkan bahwa Komisi V DPR RI meminta Pemerintah agar seluruh kawasan hutan yang berada di kawasan transmigrasi harus dilepaskan status kawasan hutannya.

"Saya ulangi komisi 5 DPR RI meminta pemerintah agar seluruh kawasan hutan yang berada di kawasan transmigrasi harus dilepaskan status kawasan hutannya," ujarnya.

Kemudian yang kedua, lanjut Iftitah, komisi V DPR RI meminta kementerian transmigrasi untuk menyusun peraturan dan petunjuk teknis secara lebih rinci dan spesifik tentang mekanisme serta organisasi penyediaan tanah permukiman transmigrasi sebagai bagian dari pembangunan untuk kepentingan umum.

Yang terakhir, komisi V DPR RI meminta kementerian transmigrasi untuk meningkatkan koordinasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam rangka mensinkronkan kebijakan, data, dan mempercepat proses legalisasi hak atas tanah.

"Ini yang akan kami segera kami tindaklanjuti," kata Iftitah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Iftitah, Komisi V DPR RI mendukung penuh langkah ini, dengan mendorong pelepasan status kawasan hutan dan sinkronisasi kebijakan antar-kementerian serta pemerintah daerah.

“Masalah lahan adalah prioritas utama kami, sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, untuk memastikan keadilan bagi transmigran,” pungkasnya. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Persija Jakarta dihantam kabar buruk jelang duel pekan ke-27 Super League kontra Persebaya Surabaya. Satu pemain berlabel Timnas Indonesia dipastikan absen.
Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap pelaku korupsi di sektor perkebunan sawit dan pertambangan ilegal yang ada di kawasan hutan.
Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral