News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Peringatkan Rob dan Cuaca Ekstrem, Genangan Meluas di Sejumlah Wilayah Jakarta

BMKG peringatkan rob dan cuaca ekstrem hingga 13 Juli. Hujan lebat picu genangan di Jakarta Selatan dan Barat, status siaga pintu air ditingkatkan.
Senin, 7 Juli 2025 - 20:34 WIB
BMKG Peringatkan Rob dan Cuaca Ekstrem, Genangan Meluas di Sejumlah Wilayah Jakarta
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang berlangsung sejak 4 Juli hingga 13 Juli 2025.

Fenomena ini disebabkan oleh pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase Perigee dan Bulan Baru, sehingga meningkatkan risiko kenaikan permukaan air laut di wilayah pesisir utara Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini diperparah oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada Senin (7/7), yang berdampak langsung pada peningkatan volume air di sejumlah aliran sungai serta menyebabkan genangan di beberapa wilayah.

Status Siaga Pintu Air dan Pos Pantau

Sejumlah titik pantau air menunjukkan status siaga yang menunjukkan potensi genangan cukup tinggi:

  • Pintu Air Pasar Ikan: Siaga 2 (pukul 14.00 WIB)

  • Pos Pantau Angke Hulu: Siaga 3 (pukul 05.00 WIB)

  • Pos Pantau Sunter Hulu: Siaga 3 (pukul 14.00 WIB)

BMKG juga memperingatkan masyarakat bahwa kondisi ini bisa memicu rob terutama di daerah pesisir utara Jakarta.

Genangan Terjadi di Enam RT, Jakarta Selatan Paling Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 19.00 WIB telah terjadi genangan di enam Rukun Tetangga (RT), dengan wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Selatan (5 RT)

  • Kelurahan Pondok Labu: 1 RT
    Ketinggian air: 120 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

  • Kelurahan Cilandak Timur: 3 RT
    Ketinggian air: 40–90 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

  • Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT
    Ketinggian air: 70 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Jakarta Barat (1 RT)

  • Kelurahan Semanan: 1 RT
    Ketinggian air: 30 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Semanan

Sementara itu, wilayah Kelurahan Lebak Bulus yang sempat tergenang, kini dilaporkan sudah surut.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek

BMKG melalui pembaruan pada pukul 18.09 WIB menyebutkan bahwa hujan lebat disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek hingga pukul 20.30 WIB. Wilayah terdampak antara lain:

  • Jakarta Selatan: Cilandak, Kebayoran Lama, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Pesanggrahan, Jagakarsa

  • Jakarta Barat: Cengkareng, Kembangan, Kalideres, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk

  • Jakarta Timur: Ciracas, Cipayung, Kramatjati, Pasar Rebo

  • Jakarta Utara: Penjaringan

  • Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, Tangerang Selatan, serta sebagian Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang

BMKG juga menyebutkan bahwa cuaca ekstrem ini dapat meluas ke wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur bagian timur, dan pesisir utara Jakarta.

BPBD DKI Jakarta: Waspada dan Siaga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan air serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan optimal. Lurah dan camat setempat juga dilibatkan dalam koordinasi lapangan, termasuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan dan cuaca ekstrem. Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Jakarta di nomor 112, yang aktif 24 jam dan bebas pulsa. Untuk pembaruan cuaca dan rob, informasi resmi dapat diakses melalui https://nowcasting.bmkg.go.id. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral