News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Mengerikan Kematian Brigadir Nurhadi di Dasar Kolam yang Diduga Dibunuh 2 Atasannya

Ihwal kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam Polda NTB begitu menyedot publik karena adanya sebuah kejanggalan. Seperti diberitakan, Brigadir Nurhadi
Selasa, 8 Juli 2025 - 05:00 WIB
Fakta-fakta Mengerikan Kematian Brigadir Nurhadi di Dasar Kolam yang Diduga Dibunuh 2 Atasannya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam Polda NTB begitu menyedot publik karena adanya sebuah kejanggalan.

Seperti diberitakan, Brigadir Nurhadi yang ditemukan tewas di sebuah vila diduga dibunuh oleh dua atasannya dan menjadi korban penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brigadir Muhammad Nurhadi adalah anggota aktif di Paminal Bidang Propam Polda NTB. 

Ia dikenal sebagai sosok penyayang keluarga, dan dari pernikahannya ia dikaruniai dua anak.

Lantas, fakta-fakta apa saja dari kejanggalan kematian Brigadir Muhammad Nurhadi?

1. Brigadir Nurhadi Tewas saat Pesta di Vila

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat menyampaikan, kematian Brigadir Nurhadi bermula dari sebuah pesta di vila privat kawasan Tekek, Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 16 April 2025. 

Pesta itu dihadiri Nurhadi bersama dua atasannya, Kompol I Made Yogi (YG) dan Ipda Harus Chandra (HC), seorang wanita berinisial M, serta seorang saksi berinisial P. 

Dalam pesta tersebut, Nurhadi diduga diberi zat ilegal yang kemungkinan merupakan obat penenang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00–21.00 Wita. Rekaman CCTV di pintu masuk vila menunjukkan tidak ada orang lain yang keluar-masuk selama kurun waktu itu, sehingga kuat dugaan bahwa pelaku berada di dalam bersama korban. 

Sekitar pukul 21.00 Wita, Nurhadi ditemukan tak sadarkan diri di dasar kolam. Kompol YG kemudian mengangkat tubuhnya dan meminta bantuan HC, yang lalu menghubungi pihak vila. 

Pihak vila mengontak Klinik Warna Medica pukul 21.20 Wita. Lalu tim medis tiba empat menit kemudian dan melakukan resusitasi, namun Nurhadi tidak merespons. 

Upaya medis lanjutan gagal, dan korban dinyatakan meninggal pada pukul 22.14 Wita, dengan hasil EKG menunjukkan tidak ada aktivitas jantung.

2. Terdapat Luka Antemortem

Kuatnya dugaan bahwa Brigadir Muhammad Nurhadi meninggal bukan karena tenggelam semakin diperkuat setelah hasil ekshumasi dan pemeriksaan forensik diumumkan. 

Tim forensik dari Universitas Mataram yang dipimpin dr. Arfi Syamsun menemukan berbagai luka mencurigakan di tubuh korban. 

“Ada luka lecet, luka robek, memar, dan luka gerus di bagian kepala, tengkuk, punggung, dan kaki, terutama kaki kiri. Ini adalah luka antemortem, artinya terjadi sebelum korban meninggal,” ujar dr. Arfi. 

Pemeriksaan lebih lanjut juga menemukan patah pada tulang lidah (hyoid), yang menurut dr. Arfi, dalam sebagian besar kasus menandakan adanya kekerasan berupa cekikan atau tekanan kuat di leher. 

Selain itu, partikel ganggang air dari kolam ditemukan di paru-paru, otak, sumsum tulang, dan ginjal korban. 

Temuan ini menjadi bukti bahwa Nurhadi masih bernapas ketika masuk ke dalam air, meski besar kemungkinan dalam kondisi tidak sadar.

"Jadi kematian korban tidak hanya karena tenggelam. Ada indikasi kuat korban mengalami pingsan akibat cekikan sebelum akhirnya meninggal karena tenggelam," beber Arfi.

3. Tiga Orang Ditetapkan Tersangka

Dalam penyidikan kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, Ditreskrimum Polda NTB telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama (YG), Ipda Harus Chandra (HC), serta seorang perempuan sipil berinisial M yang berasal dari luar wilayah NTB. 

Ketiganya kini resmi ditahan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain proses pidana, dua tersangka dari unsur kepolisian, yaitu YG dan HC juga telah melalui sidang etik internal. 

Hasilnya, keduanya dijatuhi sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), yang berarti mereka dipecat dari kepolisian.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 18 orang saksi serta lima ahli, termasuk di antaranya ahli forensik, farmakologi, pidana, dan dokter dari RS Bhayangkara yang pertama kali menangani kondisi korban.

4. Ironis, 2 Tersangka Tak Ditahan

Dari tiga tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi, dua di antaranya tidak ditahan.

Tersangka M yang berusia 24 tahun ditahan pada Rabu (2/7/2025) dini hari setelah Direskrimum Polda NTB melakukan pemeriksaan.

M ditahan setelah terbukti terlibat dalam tindak pidana pembunuhan Brigadir Nurhadi dan adanya kekhawatiran tersangka yang dapat melarikan diri atau merusak barang bukti.

"Dalam surat penahanan itu disebutkan bahwa tersangka telah turut serta melakukan penganiayaan sehingga menyebabkan kematian korban Nurhadi pada 16 April 2025," ujar kuasa Hukum M, Yan Mangandar.

Sementara, tersangka YG dan HC dari unsur kepolisian belum ditahan.

Tim Hukum dari Aliansi Reformasi Polri untuk Masyarakat NTB menyoroti perbedaan perlakuan hukum dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi. 

Mereka mempertanyakan mengapa dua perwira polisi, Kompol YG dan Ipda HC, yang merupakan atasan korban dan diduga sebagai inisiator pertemuan di Gili Trawangan, hingga kini belum ditahan.

Padahal, menurut mereka, tersangka M, saksi P, dan bahkan korban sendiri hanya mengikuti arahan dari kedua atasan tersebut.

“Ini bisa menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Mengapa Polda NTB tampak tidak adil dalam memperlakukan para tersangka?” ujar Yan yang juga menjadi perwakilan tim hukum aliansi.

Menanggapi hal itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat membenarkan bahwa tersangka M memang telah ditahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bahwa alasan belum ditahannya YG dan HC adalah karena keduanya dianggap kooperatif selama proses penyidikan. 

“M ditahan karena berasal dari luar NTB, sementara YG dan HC menunjukkan sikap kooperatif,” beber Syarif. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Pendaki Kehabisan Logistik Terjebak di Gunung Nokilalaki, Pencarian Digencarkan

7 Pendaki Kehabisan Logistik Terjebak di Gunung Nokilalaki, Pencarian Digencarkan

Tujuh orang pendaki terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Kumpulan Fakta Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Betrand Peto, Korban Luka-luka hingga Mengaku Trauma

Kumpulan Fakta Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Betrand Peto, Korban Luka-luka hingga Mengaku Trauma

Betrand Peto yang dikenal juga sebagai putra angkat Ruben Onsu diduga melakukan kekerasan seksual kepada seorang perempuan. Berikut fakta-fakta kasus tersebut!
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap hasil tinju dunia hari ini, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Conor Benn lewat TKO secepat kilat. Sedangkan Jai Opetaia sukses mempertahankan sabuk gelar juara Zuffa Boxing dan The Ring kelas penjelajah.
Karier Makin Menjanjikan! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Emas Besok 14 September 2026

Karier Makin Menjanjikan! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Emas Besok 14 September 2026

Awal pekan bawa kabar baik! 5 zodiak ini diprediksi punya hoki karier besok, 14 September 2026. Ada peluang baru hingga apresiasi kerja menanti?
John Herdman Tersenyum Lega, 1 Posisi Krusial Timnas Indonesia Bakal Aman Usai Bintang Garuda Tampil Fenomenal di Eropa

John Herdman Tersenyum Lega, 1 Posisi Krusial Timnas Indonesia Bakal Aman Usai Bintang Garuda Tampil Fenomenal di Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dapat kabar positif dari Eropa. Emil Audero impresif saat menjalani debut bersama Rayo Vallecano kontra Real Madrid.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Conor Benn Sampai TKO Secepat Kilat, Ryan Garcia Pertahankan Sabuk Gelar Juara WBC Kelas Welter!

Hasil Tinju Dunia: Hantam Conor Benn Sampai TKO Secepat Kilat, Ryan Garcia Pertahankan Sabuk Gelar Juara WBC Kelas Welter!

Hasil tinju dunia, Ryan Garcia berhasil mempertahankan sabuk gelar juara WBC kelas welter miliknya usai mengalahkan Conor Benn.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berlangsung pada pagi ini.
Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi kasus Betrand Peto yang diduga terseret laporan TPKS, bermula dari unggahan viral hingga polisi membenarkan adanya laporan dan penyelidikan.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Ryan Garcia vs Conor Benn.
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Ryan Garcia Vs Conor Benn Diperebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Tinju Dunia: Pagi Ini Ada Duel Ryan Garcia Vs Conor Benn Diperebutan Gelar Juara

Link live streaming tinju dunia hari ini, ada duel perebutan gelar juara antara Ryan Garcia vs Conor Benn di kelas welter (welterweight).
Selengkapnya

Viral