News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembunuhan Berencana Notaris Sidah Alatas, Mobil Honda Civic Korban Digadai Rp40 Juta

Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap notaris Sidah Alatas (59 tahun) yang ditemukan tewas mengapung di Jalan Bantaran Kali Citarum, Kampung Kedung Gede, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada 3 Juli 2025.
Selasa, 8 Juli 2025 - 17:36 WIB
Pembunuhan Berencana Notaris Sidah Alatas, Mobil Honda Civic Korban Digadai Rp40 Juta
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap notaris Sidah Alatas (59 tahun) yang ditemukan tewas mengapung di Jalan Bantaran Kali Citarum, Kampung Kedung Gede, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada 3 Juli 2025.

Dalam kasus ini, enam tersangka telah ditangkap. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan bahwa kasus pembunuhan berencana ini bermotif untuk menguasai mobil dan harta benda milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, salah satu dari 6 pelaku yang ditangkap yakni sopir korban sendiri. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/4593/VII/2025 tanggal 4 Juli 2025.

Setelah membunuh korban dengan cara menusuk dengan gunting di bagian dada, serta mencekik lehernya selama 15 menit, para pelaku melancarkan aksinya untuk menguasai mobil Honda Civic milik korban.

Bahkan, mobil korgan sempat digadai seharga Rp40 juta oleh para pelaku.

"Kasus pembunuhan notaris Sidah Alatas ini direncanakan dengan matang oleh para pelaku untuk menguasai mobil Honda Civic milik korban. Mobil tersebut bahkan sempat digadai seharga Rp40 juta sebelum akhirnya dijual kembali,” ungkap Wira saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (8/7/2025).

Kronologi Pembunuhan

Kasus ini bermula pada 30 Juni 2025, ketika tersangka A alias W (30) mengajak AWK alias J (27), mantan sopir korban, untuk mencuri mobil Honda Civic bernomor polisi F 1573 ABO milik Sidah Alatas.

Saat itu, A telah menyiapkan gunting sebagai alat untuk melancarkan aksinya.

Pada siang hari, AWK menghubungi korban dan mengajaknya bertemu di Stasiun Bojong Gede. Alhasil, mereka berkeliling hingga malam hari dan menuju Stasiun Bogor untuk mengantarkan AWK pulang ke Bekasi.

Namun kereta tujuan Cibitung sudah tidak ada, pada 1 Juli 2025 pukul 04.00 WIB, mereka berangkat menuju kantor notaris korban di Bojong Gede.

Di dekat warung nasi goreng di Keradenan, Cibinong, A menusuk dada kanan korban dengan gunting, lalu mencekiknya selama 15 menit hingga korban tak bernapas.

Jenazah kemudian dipindahkan ke kursi belakang mobil dan dibawa ke Cikarang.

Di Cikarang, A meminta bantuan tersangka H alias R (24 tahun) untuk membuang jenazah.

Pada 2 Juli 2025 pukul 03.00 WIB, ketiganya membuang jenazah Sidah Alatas ke Kali Citarum di Kedungwaringin, Bekasi, setelah mengikatnya dengan tali dan batu.

Mobil Korban Digadai dan Dijual

Setelah pembunuhan, tersangka H mencari pembeli untuk mobil korban. Pada 2 Juli 2025 sore, mobil Honda Civic digadai kepada tersangka HS (28) seharga Rp40 juta, dengan uang ditransfer ke rekening AWK.

HS kemudian bekerja sama dengan tersangka WS alias I (49) untuk menjual mobil tersebut kepada tersangka TA alias KA (46 tahun) seharga Rp80 juta.

Pengungkapan Kasus

Berdasarkan laporan polisi, tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Pada 4 Juli 2025 pukul 20.00 WIB, tiga tersangka utama—A, AWK, dan H—ditangkap di Karanganyar, Jawa Tengah.

Dua jam kemudian, HS dan WS ditangkap di Karawang. Pada 5 Juli 2025, TA menyerahkan diri bersama mobil Honda Civic.

Barang Bukti dan Pasal

Polisi menyita mobil Honda Civic, empat ponsel, tali tambang, pakaian korban, batu pemberat, dan uang tunai Rp400 ribu.

Para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana, ancaman hukuman mati atau seumur hidup), Pasal 338 KUHP (pembunuhan), Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan), dan Pasal 480 KUHP (penadahan).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasus ini menunjukkan betapa kejinya tindakan para pelaku yang merencanakan pembunuhan untuk keuntungan materi. Kami akan memastikan proses hukum berjalan secara adil,” tegas Wira.

Para tersangka kini ditahan di Polda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral