News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roy Suryo Yakin 99,9 Persen Ijazah Jokowi Palsu, Kubu Jokowi: Percaya Puslabfor Polri atau Roy?

Pakar Telematika, Roy Suryo membawa hasil uji analisis teknis atas dokumen ijazah Jokowi yang menurutnya tidak autentik saat gelar perkara khusus di Bareskrim Polri Jakarta, Rabu (9/7).
Rabu, 9 Juli 2025 - 17:03 WIB
Konferensi Pers Tim Roy Suryo usai jalani gelar perkara khusus Ijazah Palsu Joko Widodo, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/7).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Telematika, Roy Suryo membawa hasil uji analisis teknis atas dokumen ijazah Jokowi yang menurutnya tidak autentik saat gelar perkara khusus di Bareskrim Polri Jakarta, Rabu (9/7).

Roy mengaku menggunakan metode Error Level Analysis (ELA) untuk membuktikan dugaan adanya rekayasa digital dalam dokumen tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasar hasil analisis teknis, Roy meyakini 99,9 persen, ijazah dan skripsi milik Joko Widodo palsu.

"Jadi, saya bersama dokter Rismon Nanti akan menjelaskan secara teknis Intinya nanti akan saya sampaikan seperti ini, ini ringkasannya. Jadi, judulnya adalah analisis teknis ijazah dan skripsi 99,9 persen palsu. Kenapa saya bisa mengatakan 99,9% palsu? Itu nanti akan ada historisnya," ucap Roy Suryo di Bareskrim Polri.

"Di mana pertama kali ijazah itu muncul fotokopinya Itu pada saat di Fakultas Kehutanan UGM, diterangkan oleh Dekan Fakultas Kehutanan waktu itu dokter Sigit Sunarta pada tanggal 24 Oktober tahun 2022, ini YouTube-nya bisa dilihat," sambungnya.

Roy juga menyinggung bahwa kegaduhan soal dugaan ijazah palsu Jokowi diperkeruh dengan adanya unggahan foto ijazah Jokowi oleh kade Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Kemudian ada juga, nah ini yang membuat gaduh sebenarnya unggahan dari politisi PSI namanya Dian Sandi ya pada tanggal 1 April 2025. Ini sebenarnya yang bikin gaduh karena pertama kali dia upload dan dia tuliskan asli. Dan ini berwarna," tutur Roy.

Dia menjabarkan, berdasar analisis ELA terhadap ijazah berwarna yang diunggah politisi PSI, Dian Sandi, pada 1 April 2025, menunjukkan adanya rekayasa.

“Logo dan pas foto pada ijazah Jokowi menunjukkan error, tidak terlihat jelas setelah diuji ELA, berbeda dengan ijazah asli yang tetap terlihat utuh,” ujar Roy.

Selain itu, Roy menyebutkan bahwa face comparison antara foto pada ijazah Jokowi dengan wajahnya saat ini tidak cocok (not match).

“Menariknya, foto pada ijazah justru cocok dengan seseorang berinisial DBU, bukan Jokowi,” tambahnya, tanpa merinci identitas DBU.

Roy juga membandingkan ijazah Jokowi (nomor 1120) dengan tiga ijazah lain milik Pronojiwo (1115), almarhum Hary Mulyono (1116), dan Sri Murtiningsih (1117).

Hasilnya, ketiga ijazah pembanding identik, sedangkan ijazah Jokowi tidak.

“Ini bukti teknis yang jelas,” tegas Roy.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum Presiden Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan bahwa dalam berbagai kesempatan, pihaknya telah menawarkan untuk memperlihatkan ijazah asli milik Presiden Jokowi.

Namun, kubu pelapor (Roy Suryo, dkk) mengaku tidak hanya akan melihat, namun juga akan menelitinya terlebih dahulu. 

"Kami sudah tanya, ini kalau kami tunjukan selesai nggak? 'Iya kalau ditujukkan dan asli kami teliti dulu' lho kok harus diteliti dulu," ungkap Yakup seraya meniru jawaban kubu Roy Suryo.

Hal inilah yang membuat kubu Jokowi terheran-heran. Menurut Yakup, siapakah sosok Roy Suryo sehingga harus menguji keabsahan ijazah Presiden?

"Jadi menurut mereka puslabfor Polri tidak benar? Apa iya semua dokumen itu keaslian harus melalui verifikasi mereka dulu?," kata Yakup.

"Jadi lebih percaya mana nih, puslabfor atau laboratorium Roy Suryo?," imbuhnya.

Dia memandang, seakan-akan semua dokumen penting negara  harus diperiksa oleh 'laboratorium Roy Suryo' dulu baru sah.

"Ini negara hukum, ini yang kami selalu kami sampaikan, ini negara hukum ada peraturannya, kalau lebih percaya oleh beberapa oknum saja ya silahkan. Tapi jangan mengintervensi proses hukum yang sudah berjalan. Dan harus tetap mempercayakan pada institusi yang memiliki otoritas dan wewenang," tandasnya. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Belakangan ini mencuat isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Kemudian, hal itu dibantah oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Bahkan ia menegaskan negara
Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri Tito dan Menteri PKP mempercepat Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Selengkapnya

Viral