News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

15 Rusun Mangkrak Diusut, Kementerian PKP Libatkan KPK: Ada Dugaan Fraud?

Kementerian PKP temukan 15 rusun mangkrak di sejumlah daerah sejak 2015. Dugaan penyimpangan ditelusuri bersama KPK, termasuk kemungkinan fraud dalam pembangunan dan serah terima.
Sabtu, 12 Juli 2025 - 17:10 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan temuan serius terkait 15 rumah susun (rusun) yang terbengkalai di sejumlah daerah. Bahkan, terdapat indikasi adanya dugaan penyimpangan atau fraud, yang kini tengah dalam proses pendalaman bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Inspektur Jenderal Kementerian PKP, Heri Jerman, menyebut bahwa 15 rusun tersebut dibangun menggunakan dana pemerintah, namun hingga saat ini belum termanfaatkan sebagaimana mestinya. Mayoritas merupakan rusun untuk ASN dan penunjang pendidikan yang sudah dibangun sejak 2015 bahkan lebih lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang banyak yang terbengkalai, itu saya inventarisir ada 15. Dari 15 itu kami akan turun bersama KPK, apakah ada unsur fraud, penyimpangan, atau tidak,” ujar Heri dalam konferensi pers di Wisma Mandiri II, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025).

Daerah Terdampak dan Penyebab Mangkrak

Rusun-rusun yang dimaksud tersebar di berbagai daerah, mulai dari Sulawesi, Lampung, Palembang, Sumatera Utara, hingga Jawa Tengah. Heri menyebut banyak rusun yang gagal dimanfaatkan karena pihak penerima menolak serah terima dengan alasan kondisi yang tidak layak pakai.

“Ada yang sengaja memang ketika mau diserahkan, seperti di Klaten itu yayasannya bubar. Yayasan sekolah, maka tidak bisa diserahterimakan. Nah itu akan menjadi fokus ITJEN (Inspektorat Jenderal),” jelasnya.

Beberapa rusun bahkan tidak bisa difungsikan karena tidak ada kelengkapan seperti jaringan air, listrik, atau sertifikasi lahan yang tuntas. Sejumlah pihak yang awalnya dijadikan sasaran penerima manfaat pun mengalami perubahan status atau justru tidak eksis lagi.

Koordinasi dengan KPK dan Jalur Pengaduan Masyarakat

Langkah awal yang akan diambil Kementerian PKP adalah menurunkan tim investigasi ke 15 lokasi tersebut bersama KPK untuk menelusuri apakah ada unsur korupsi dalam proses pembangunan, pengadaan, atau penyerahannya.

Dalam keterangannya, Heri menegaskan bahwa pengawasan ini hanya mencakup rusun yang dibangun oleh pemerintah. Sementara rusun dari sektor swasta akan menjadi ranah perlindungan konsumen dan akan ditangani oleh lembaga lain yang berwenang.

“Kami fokus pada proyek rusun pemerintah. Kalau swasta, itu ranah perlindungan konsumen,” tegas Heri.

Laporan 911 PKP dan Akses Pengaduan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain temuan 15 rusun mangkrak, Kementerian PKP juga menyebut telah menerima lebih dari 1.200 laporan melalui saluran pengaduan masyarakat yang dinamai BENAR-PKP. Sebagian besar laporan berkaitan dengan polemik proyek hunian termasuk kasus Meikarta.

Bagi masyarakat yang merasa dirugikan terkait hunian—baik rumah tapak maupun rumah susun—dapat melapor ke hotline BENAR-PKP di nomor WhatsApp 0812-88888-911. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Didorong Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan

Indonesia Didorong Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan

Berdasarkan data, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16,8 juta hektare dengan potensi produksi biomassa mencapai sekitar 272 juta ton per tahun.
Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Buntut Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Buntut Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Hasil penelusuran mengungkap bahwa pengemudi beserta dua penumpang mobil Alphard tersebut merupakan tiga anggota Polda Jawa Barat. 
Snowball Power Harus Tahu, Ini Ketentuan Fan Benefit di Fan Meeting Win Metawin Jakarta

Snowball Power Harus Tahu, Ini Ketentuan Fan Benefit di Fan Meeting Win Metawin Jakarta

Win Metawin bersiap menyapa Snowball Power (sebutan fans Win) Indonesia pada 1 Agustus 2026 mendatang di Balai Kartini, Kartike Expo Center Jakarta.
Pekan Depan Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Simak Jadwal Acaranya Berikut

Pekan Depan Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Simak Jadwal Acaranya Berikut

Aktor kenamaan Thailand, Win Metawin akan kembali menyapa Snowball Power (sebutan fans Win) Indonesia pada 1 Agustus 2026 mendatang.
DPR Sebut Harusnya Febrie Diborgol dan Dipakaikan Rompi Tahanan oleh Kejagung

DPR Sebut Harusnya Febrie Diborgol dan Dipakaikan Rompi Tahanan oleh Kejagung

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan seharusnya pihak Kejaksaan memakaikan rompi tahanan kepada Febrie Adriansyah.
APSKI Gelar Rakernas III, Jadi Momen Satukan Akademisi, Pemerintah, dan Industri Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Indonesia

APSKI Gelar Rakernas III, Jadi Momen Satukan Akademisi, Pemerintah, dan Industri Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Indonesia

Perkumpulan Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III pada 22–24 Juli 2026 di Ballroom Famous Hotel, Bali.

Trending

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Timnas Voli Indonesia kalah 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam di babak semifinal SEA V Cup 2026, di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jabatan Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), ikut disorot pakar kebijakan publik dan ekonomi politik Faisal Lohy.
Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Vietnam lolos ke babak final setelah mengalahkan Timnas Voli Indonesia dengan skor 3-1 (22-25, 25-22, 25-19, 25-18) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Setelah Hotman Paris resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pihak pelapor menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat laporannya, termasuk membawa korban menjalani pemeriksaan medis.
Selengkapnya

Viral