News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hikmahbudhi Evaluasi Kebijakan Dan Program Kerja Dirjen Bimas Buddha

Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan agama Buddha di Indonesia.
Minggu, 13 Juli 2025 - 00:03 WIB
Hikmahbudhi
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Hikmahbudhi gelar evaluasi terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Dirjen Bimas Buddha). Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan agama Buddha di Indonesia.

"Dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Buddha Supriyadi hadir secara langsung serta mengucapkan terimakasih atas undangan dan mengapresiasi Hikmahbudhi yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Hal semacam ini sangat bagus untuk perbaikan serta memberikan masuk, kritikan, rekomendasi yang bermanfaat untuk umat," kata Supriyadi, kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua Umum PP Hikmahbudhi Candra Aditya Nugraha, menyampaikan ucapan terimakasih atas sikap kesatrianya Dirjen Bimas Buddha yang berani hadir ditengah-tengah kami. Hikmahbudhi sebagai mitra kritis dan sebagai Cek And Balance harus mengambil peran aktif atas kebijakan-kebijakan yang dibuat. 

"Lebih lanjut, Candra menyampaikan mahasiswa hadir sebagai agen of control dan agen of change harus menjadi tonggak perbaikan pelayanan umat serta menjadi garda terdepan dalam mengontrol kebijakan," ungkap Candra.

Dalam Dialog Terbuka tersebut Hikmahbudhi memberikan beberapa poin dorongan untuk perbaikan di tubuh Dirjen Bimas Buddha.

Dahnan Sebagai Kabid Kajian Strategis PP Hikmahbudi memberikan poin evaluasi kepada Dirjen Bimas Buddha untuk melakukan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi kerja. Indeks reformasi birokrasi Dirjen Bimas Buddha masih perlu terus perbaikan pada aspek manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, dan penataan organisasi. 

"Pada poin ini juga menyebutkan Pemisahan Direktur Pendidikan dan Urusan memiliki urgensi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Buddha di Indonesia," tandas Dahnan.

Namun, evaluasi bahkan reformasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitas program-program pendidikan dan urusan yang dijalankan. Lebih lanjut, kata Dahnan juga menyoroti terkait Efektivitas Pemanfaatan Sekolah Dhammasekkha yang merupakan salah satu program prioritas Dirjen Bimas Buddha untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Buddha. 

"Evaluasi efektivitas pemanfaatan sekolah ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Serta tidak hanya megah dalam bangunan fisik tetapi harus diimbangi dengan kualitas SDM yang berkualitas dan berkompeten dalam bidangnya," ungkapnya.

Dahnan juga menambahkan poin terkait Pelestarian Situs Candi: Dirjen Bimas Buddha juga memiliki tanggung jawab dalam pelestarian situs Candi Buddha di Indonesia. Evaluasi harus dilakukan untuk memastikan bahwa upaya pelestarian situs Candi ini berjalan efektif dan berkelanjutan. "Keterlibatan Dirjen Bimas Buddha dalam menjaga lingkungan dan kesakralan Candi ini sangat dibutuhkan, agar Candi tidak hanya digunakan untuk seremoni keagamaan yang nihil akan manfaat bagi umat serta dirjen Bimas Buddha harus berupaya mendorong agar umat buddha bisa beribadah di candi tanpa membayar seperti wisatawan pada umumnya," kata Dahnan.

Poin terkhir yang disampaikan juga terkait anggaran yang ada ditubuh Dirjen Bimas Buddha yang merupakan aspek penting dalam pengelolaan kelembagaan, Dirjen Bimas Buddha perlu memastikan bahwa alokasi anggaran yang dikelola transparan dan akuntabel serta tepat sasaran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terlebih juga Hikmahbudhi mendorong agar Ditjend Bimas Buddha bisa melakukan peningkatan jumlah anggaran yang ada," tutup Dahnan. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Fenomena El Nino kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering. Pemerintah pastikan produksi padi aman
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA.
Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi nikel menjadi salah satu kebijakan industri yang mulai mengubah struktur ekspor Indonesia. Proyek ini mengubah wajah industri Indonesia dari pengolah
Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia mendapat kabar buruk jelang laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak diperkuat kapten mereka, Dion Cools.
Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli veteran Korea Bae Yoo-na bicara soal kemampuan Megawati Hangestri jelang KOVO Cup 2026, termasuk fundamental dan pertahanan sang Megatron.
Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Namun, baru-baru ini Ferdy Sambo muncul saat cek kesehatan di Lapas Cibinong pada Jumat (2/10/2026). Netizen salah fokus (salfok) pada penampilan Ferdy sambo.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Selengkapnya

Viral