News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Tetapkan Hari Kebudayaan di Ultah Prabowo, PCO: Bukan Cocokologi, Tapi Berdasarkan Sejarah

Pemerintah resmi tetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Penetapan ini bukan karena bertepatan dengan hari lahir Presiden RI Prabowo Subianto.
Rabu, 16 Juli 2025 - 13:53 WIB
Kepala PCO Hasan Nasbi
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah resmi menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Penetapan ini ditegaskan bukan karena bertepatan dengan hari lahir Presiden RI, Prabowo Subianto, melainkan berdasarkan kajian sejarah dan masukan dari para budayawan serta pelaku seni.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari hasil komunikasi kita dengan Kemenbud bahwa ini merupakan masukan dari para budayawan, para pekerja seni yang merasa penting untuk ditetapkan sebuah tanggal sebagai Hari Budaya, untuk mengapresiasi para budayawan, pelaku seni tradisi, supaya tidak hanya sekadar diingat tapi juga mendapatkan tempat dalam keberlanjutan pembangunan bangsa kita,” jelas Hasan.

Hasan menegaskan bahwa penetapan tanggal dalam kebijakan pemerintah selalu didasarkan pada kajian historis dan legal, bukan pada dugaan-dugaan atau asumsi tak berdasar.

“Pemerintah kita enggak menganut sistem otak-atik… pikiran cocokologi. Jadi, ketika sebuah tanggal ditetapkan oleh kementerian itu ada dasarnya, apakah itu dasar hukum, apakah itu dasar peristiwa, atau dasar sejarah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, salah satu dasar kuat penetapan 17 Oktober adalah momen penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia, yakni pengakuan resmi negara terhadap keberagaman budaya melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari lambang negara.

“Puncak dari pengakuan keberagaman kita sebagai bangsa yang plural dari berbagai macam suku bangsa, etnis, kebudayaan, adat istiadat, dan segala macam—puncak pengakuan dari keberagaman itu adalah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951,” jelas Hasan.

“Pada saat itu, negara mengakui keberagaman dengan memasukkan semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai bagian dari lambang negara. Jadi penetapan Burung Garuda sebagai lambang negara dan memasukkan semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari lambang negara,” sambungnya.

Menurutnya, 17 Oktober dipilih dari sejumlah alternatif yang dikaji, termasuk tanggal-tanggal nasional lain seperti 2 Mei dan 20 Mei.

Namun, karena tanggal-tanggal tersebut telah memiliki makna dan peringatan masing-masing, maka dipilihlah 17 Oktober yang juga memiliki dasar sejarah kuat.

“Sebenarnya tidak hanya satu tanggal ini, ada 6 atau 7 tanggal yang dijadikan alternatif sebagai Hari Kebudayaan. Tapi karena hari-hari itu sudah ada harinya, dan tanggal 17 Oktober ada momen sejarahnya, makanya dipilih karena merupakan puncak pengakuan keberagaman budaya kita yang bermacam-macam,” ujarnya.

Hasan juga menanggapi spekulasi yang mengaitkan tanggal 17 Oktober dengan ulang tahun Presiden Prabowo secara santai.

“Kita tidak menganut cocokologi. Kalau kebetulan, nggak apa-apa, ini kan soal kebetulan. Kebetulan-kebetulan itu banyak. 21 Juni Bung Karno wafat, 21 Juni Presiden ke-7 Indonesia lahir. Kalau cocokologi bisa panjang. Tapi kita tidak menganut cocokologi,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasan menekankan bahwa masyarakat bebas memberi makna terhadap tanggal-tanggal tertentu, tapi penetapan resmi oleh negara tetap didasarkan pada pertimbangan objektif dan sejarah.

“Orang yang memperingati sebagai hari wafatnya presiden boleh. Orang yang memperingati sebagai hari lahirnya presiden juga boleh. Orang yang memperingati 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan, orang yang memperingati 17 Oktober sebagai hari lahirnya seseorang juga boleh. Jadi kita mulai belajar lah menghindar dari cocokologi,” tutup Hasan. (agr/iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mobil Puteri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu saat Berkendara di Pondok Indah, TKP dan CCTV Dicek

Mobil Puteri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu saat Berkendara di Pondok Indah, TKP dan CCTV Dicek

Viral di media sosial Instagram video batu runcing tertancap di kaca depan mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Adinda Cresheilla. 
KPK Sentil Pejabat BUMN Belum Setor LHKPN, Desak Pemberian Sanksi

KPK Sentil Pejabat BUMN Belum Setor LHKPN, Desak Pemberian Sanksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ada sejumlah jajaran manajemen di BUMN belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 
Bertrand Peto Akhirnya Buka Suara soal Story Viral, Akui Khilaf tapi Tegaskan Tak Pernah Sindir Sarwendah

Bertrand Peto Akhirnya Buka Suara soal Story Viral, Akui Khilaf tapi Tegaskan Tak Pernah Sindir Sarwendah

Bertrand Peto buka suara soal story yang viral saat ini. Onyo mengaku khilaf demi membela Ruben Onsu namun tegaskan tidak pernah bermaksud menyindir Sarwendah.
Aset Tanah-Bangunan Milik Travel Hanania Group Disita, Pakai Nama Orang Lain

Aset Tanah-Bangunan Milik Travel Hanania Group Disita, Pakai Nama Orang Lain

Polda Metro Jaya masih mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan Travel Umrah Hanania Group.
Dony Oskaria Bakal Pelototi Langsung LHKPN Direksi BUMN: Tak Ada Toleransi!

Dony Oskaria Bakal Pelototi Langsung LHKPN Direksi BUMN: Tak Ada Toleransi!

Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria menyatakan akan mengawasi langsung kepatuhan direksi badan usaha milik negara (BUMN) dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Berdasarkan ramalan bintang, esok hari Rabu, 1 Juli 2026, beberapa zodiak diprediksi akan mendapatkan momen romantis yang tak terlupakan, sementara yang lain -

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral