News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aparat Tindak Tegas Jaringan Pendanaan dan Senjata OPM

Aparat keamanan terus menggencarkan penindakan terhadap kelompok separatis bersenjata di Papua.
Jumat, 18 Juli 2025 - 15:30 WIB
Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aparat keamanan terus menggencarkan penindakan terhadap kelompok separatis bersenjata di Papua

Terbaru, Satgas Damai Cartenz 2025 mengungkap jaringan pendanaan dan penyelundupan senjata yang melibatkan oknum di berbagai lapisan masyarakat, termasuk aparat negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) diketahui memanfaatkan dana desa sebagai salah satu sumber pendanaan.

“Dana-dana itulah yang dikumpulkan untuk membeli senjata,” kata Faizal, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Menurut Faizal dana desa tersebut diperoleh OPM dengan melakukan pemaksaan terhadap kepala desa dan ini bukan hal baru.

Sementara itu, aparat penegak hukum telah menangkap sejumlah kepala desa dan kepala distrik yang terbukti menyerahkan dana kepada OPM yang digunakan untuk operasional dan pembelian senjata.

Selain pendanaan, jaringan penyelundupan senjata juga menjadi fokus utama aparat.

Faizal menyebut senjata yang digunakan kelompok separatis berasal dari dalam dan luar negeri dengan sumber eksternal diidentifikasi dari Papua Nugini dan Filipina. 

Polisi bahkan pernah melakukan operasi hingga ke wilayah perbatasan dan mengirim pasukan ke Sulawesi Utara guna membongkar jalur penyelundupan.

“Jadi mereka itu dapat dari dalam dan luar negeri,” ujar Faizal.

Pada Maret 2025 lalu, Satgas Damai Cartenz bersama Polda Papua berhasil menangkap Yuni Enumbi (YE), mantan prajurit TNI yang diduga menjadi pemasok senjata bagi OPM dari wilayah Jawa. 

Dalam pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita 12 pucuk senjata api dan lebih dari 4.000 butir amunisi.

Sementara aparat bekerja keras memberantas jaringan OPM, masyarakat Papua juga mulai bangkit menyuarakan perlawanan terhadap kelompok bersenjata tersebut. 

Gelombang aksi damai menolak kehadiran kelompok separatis menggema di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. 

Warga dari sejumlah kampung turun ke jalan dengan satu pesan tegas, yaitu hentikan kekerasan, hadirkan kedamaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“OPM bukan solusi bagi rakyat Papua. Kami ingin membangun masa depan, bukan hidup dalam ketakutan dan penderitaan,” tegas Henokh Weya, perwakilan masyarakat Intan Jaya.

Senada dengan itu, tokoh pemuda setempat Fransiskus Kobogau menyoroti dampak destruktif keberadaan OPM terhadap akses pendidikan dan pembangunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral