News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catat Sejarah Baru, Lucky Bayu Purnomo Jadi Delegasi Pertama Indonesia di SCO International Investment and Trade Expo 2025

Indonesia mencatat sejarah baru di kancah internasional. Dr. Lucky Bayu Purnomo, pakar pasar modal, ekonom, sekaligus pendiri perusahaan private equity, tampil sebagai pembicara dan delegasi pertama asal Indonesia dalam ajang bergengsi Shanghai Cooperation Organization (SCO) International Investment and Trade Expo 2025.
Selasa, 22 Juli 2025 - 20:28 WIB
Dr. Lucky Bayu Purnomo saat tampil di SCO International Investment and Trade Expo 2025
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia mencatat sejarah baru di kancah internasional. Dr. Lucky Bayu Purnomo, pakar pasar modal, ekonom, sekaligus pendiri perusahaan private equity, tampil sebagai pembicara dan delegasi pertama asal Indonesia dalam ajang bergengsi Shanghai Cooperation Organization (SCO) International Investment and Trade Expo 2025.

Forum internasional ini merupakan salah satu pertemuan ekonomi dan investasi terbesar di kawasan Eurasia yang mempertemukan negara-negara anggota SCO antara lain Tiongkok, Rusia, India, Pakistan, Kazakhstan, Uzbekistan, Kirgizstan, dan Tajikistan, bersama mitra dialog seperti Turki, Iran, Uni Emirat Arab, dan negara-negara ASEAN, untuk memperkuat kerja sama ekonomi lintas kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin negara, menteri, investor global, dan perwakilan sektor swasta, Dr. Lucky menegaskan bahwa pasar modal dan pasar keuangan kini melampaui batas negara, bergerak semakin cepat dengan ditopang oleh kepercayaan, transparansi, dan inovasi teknologi untuk menciptakan nilai tambah.

“Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan PDB mencapai sekitar Rp24.750 triliun (setara USD 1,5 triliun pada 2024) dan kapitalisasi pasar modal lebih dari Rp10.725 triliun (setara USD 650 miliar) dengan dukungan lebih dari 900 emiten tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari berbagai sektor unggulan, memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas finansial global, termasuk dalam kerangka Belt and Road Initiative dan kolaborasi dengan negara-negara SCO,” ujar Dr. Lucky dalam siaran pers yang diterima, Jakarta,

Dr. Lucky menyoroti tiga pilar utama yang dapat mendorong pasar keuangan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nyata diantarany:

1. Integrasi, Harmonisasi regulasi, standar, dan kerangka investasi melalui SCO, Belt and Road Initiative, dan ASEAN.

2. Inovasi, Digitalisasi, aset digital hingga Artificial Intelligence (AI yang membuka akses pasar modal Indonesia dengan biaya dan hambatan yang lebih rendah.

3. Sinergi lintas sektor dan lintas negara, Mendorong kolaborasi jangka panjang melalui public-private partnership, transfer teknologi, blended finance, serta aksi korporasi strategis seperti merger & akuisisi, IPO, hingga fund raising.

Lanjut, Dr. Lucky Bayu Purnomo, Indonesia memiliki beberapa sektor unggulan yang siap menjadi motor penggerak investasi global antara lain : 

 • Transisi Energi Hijau (hidro, panas bumi, dan surya)

 • Ekonomi Digital & Teknologi Finansial

 • Infrastruktur & Logistik (pelabuhan, bandara, kereta, smart city)

 • Pertanian & Ketahanan Pangan

 • Ekonomi Kreatif

 • Pertahanan & Keamanan (teknologi dan industri pendukung)

 • Energi & Sumber Daya Alam (minyak, gas, energi terbarukan)

 • Teknologi & Inovasi (AI, big data, dan pengembangan teknologi)

Selain itu, Indonesia tengah memperkuat kerangka regulasi di bidang perdagangan karbon, aset digital, dan akses pasar modal lintas negara sesuai standar global, agar keuangan lintas batas dapat tumbuh dengan sehat, inovatif, dan inklusif.

Dr. Lucky Bayu Puronomo menegaskan pentingnya kepercayaan dalam membangun kerja sama keuangan lintas negara.

“Membuka pasar modal berarti membuka kepercayaan. Membuka pasar keuangan berarti membuka kemakmuran bersama,” tegasnya.

Sebagai pakar keuangan dan pakar pasar modal, Dr. Lucky Bayu Purnomo juga dikenal sebagai kontributor bagi beberapa kementerian dan lembaga, Antara lain, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 

Selain itu, ia menjadi pengajar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dosen Pascasarjana, Ilmu Ekonomi, Perbankan dan Pasar modal di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) perguruan tinggi di bawah naungan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Angkatan Udara) yang menjadikannya salah satu figur profesional dengan kontribusi strategis di bidang ekonomi, investasi dan keuangan nasional.

Kehadiran Dr. Lucky Bayu Purnomo sebagai delegasi pertama dari Indonesia dalam forum strategis ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra kunci dalam memperkuat kerja sama investasi lintas negara dan keuangan global, terutama dengan negara-negara SCO dan mitra Belt and Road Initiative. (raa)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral