News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Guru Besar Unsoed Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, BEM Desak Kampus Usut Tuntas: Baru Satu Korban yang Melapor

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed menuntut pihak kampus segera mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum Guru Besar kepada mahasiswi.
Kamis, 24 Juli 2025 - 18:02 WIB
Unsoed
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, ramai menjadi sorotan publik.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed menuntut pihak kampus segera mengusut tuntas dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dosen Guru Besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pelecehan yang diduga menimpa seorang mahasiswi ini sontak memicu gelombang keresahan di lingkungan kampus. BEM Unsoed menuntut supaya proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan tidak berpihak.

Organisasi Kemahasiswaan ini mendesak agar kampus menunjukkan komitmennya dalam menegakkan keadilan dan mendukung kerja-kerja Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di internal kampus.

Presiden BEM Unsoed, Muhammad Hafidz Baihaqi, membenarkan bahwa sejumlah mahasiswa menggelar aksi solidaritas di Gedung Rektorat Unsoed pada Rabu (23/7/2025) siang. 

Namun, ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan kegiatan resmi BEM, melainkan inisiatif mahasiswa yang peduli terhadap isu kekerasan seksual dan mendesak penegakan keadilan.

“Kami mendesak kampus untuk memproses dugaan pelecehan seksual ini secara adil, transparan, dan berpihak pada korban. Kami juga mendukung penuh kerja-kerja Satgas PPKS Unsoed," katanya dilansir dari Antara, Kamis (24/7/2025).

Hafidz menjelaskan, laporan terkait dugaan tersebut telah masuk ke Satgas PPKS Unsoed dan saat ini sedang diproses sesuai mekanisme internal kampus.

Berdasarkan informasi yang beredar, sosok Guru Besar yang diduga menjadi pelaku pelecehan tersebut berinisial AIS yang mengemban jabatan fungsional Profesor di FISIP Unsoed.

“Yang kami ketahui, pelakunya adalah guru besar, dan korban adalah mahasiswa. Dugaan sementara, baru satu korban yang melapor ke Satgas," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam aksi solidaritas yang digelar Rabu lalu, para mahasiswa sempat ditemui oleh Wakil Rektor 3 Unsoed, Prof Norman Arie Prayogo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa pihak kampus sedang melakukan rapat untuk membahas rekomendasi sanksi terhadap pelaku.

Proses penanganan kasus ini, lanjut Hafidz, dilakukan melalui beberapa tahapan. Dimulai dari investigasi oleh Satgas PPKS, hasilnya kemudian diserahkan kepada tim khusus yang dibentuk oleh rektorat. Tim tersebut terdiri dari perwakilan rektorat, atasan langsung terduga pelaku, dan unsur manajemen kampus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral