News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kongres GMNI XXII di Bandung Diwarnai Kericuhan, Forum Lesehan Ilegal hingga Aksi Premanisme Politik

Kongres XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, tercoreng insiden yang merusak marwah organisasi. 
Minggu, 27 Juli 2025 - 21:43 WIB
Kongres GMNI XXII di Bandung Diwarnai Kekacauan, Forum Lesehan Ilegal dan Premanisme Politik
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Kongres XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, tercoreng insiden yang merusak marwah organisasi, Minggu (27/7/2025). 

Agenda konsolidasi ideologis ini justru dipenuhi ketegangan, forum ilegal, serta tuduhan intervensi politik dan premanisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lapangan, Sabtu (26/7), sekitar 50 orang peserta tampak menggelar forum secara lesehan di selasar Gedung Merdeka dengan membentangkan spanduk bertuliskan "sidang komisi organisasi Kongres XXII GMNI Kota Bandung". 

Forum yang diklaim sebagai kelanjutan kongres itu bahkan sempat ricuh hingga terjadi kejar-kejaran antar peserta, mengganggu kenyamanan publik. 

Ani (35), wisatawan asal Cirebon, menyebut bahwa suasana tegang di lokasi membuat kawasan wisata yang seharusnya ramah keluarga terasa tidak kondusif.

Salah satu peserta forum tersebut, Laga, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk inisiatif melanjutkan kongres yang belum mendapat kejelasan dari panitia. 

"Meskipun sedikit, tapi inilah itikad kami sebagai anak ideologis Sukarno untuk menyelesaikan kongres," ujarnya.

Namun, Badan Pekerja Kongres (BPK) GMNI membantah legitimasi forum tersebut. Dalam pernyataan resminya melalui akun Instagram @kongres_gmni, BPK menyebut bahwa forum lesehan di luar Gedung Merdeka bukan bagian dari kongres resmi. 

Penundaan sidang yang terjadi sejak Kamis (24/7) disebut sebagai dampak dari situasi tak kondusif, kelelahan peserta, dan kebutuhan mediasi terhadap gangguan kongres. 

BPK menyatakan akan melanjutkan kongres secara resmi paling cepat pada Minggu, 27 Juli 2025 pukul 19.00 WIB, setelah proses perizinan dengan pihak berwenang rampung.

Lebih lanjut, suasana internal GMNI pun memanas dengan munculnya tuduhan bahwa pelaksanaan kongres telah terkontaminasi oleh kepentingan politik praktis dan tindak kekerasan non-kader. Dalam rilis media yang diterbitkan sejumlah kader, GMNI dinilai telah menyimpang dari semangat musyawarah dan marhaenisme. 

"Kami sangat kecewa karena ada pihak yang mencoba memaksakan kehendak pribadi dengan menjalankan sidang ilegal, padahal yang bersangkutan pun bukan kader aktif karena dinyatakan drop out, juga mengabaikan aturan organisasi dan semangat demokrasi. Ini bukan GMNI yang kami kenal," ujar Nathan, salah satu kader aktif.

Nathan menegaskan bahwa GMNI bukan alat kekuasaan, melainkan rumah perjuangan ideologis. 

Ia menyerukan evaluasi total terhadap pelaksanaan kongres serta mengajak seluruh kader untuk bersatu membersihkan organisasi dari infiltrasi kekuasaan dan kekerasan. 

"Mari kembalikan GMNI ke jalan ideologis dan moral perjuangan rakyat," tambahnya.

GMNI telah menyelenggarakan Kongres XXII sejak 15 Juli 2025, namun hingga kini belum menghasilkan keputusan final. BPK tetap menjadi satu-satunya pihak yang memiliki otoritas melanjutkan dan mengesahkan jalannya kongres. 

Kegiatan di luar koordinasi BPK dinyatakan sebagai forum ilegal dan tidak sah secara organisatoris.

Kondisi ini memperlihatkan adanya krisis kepemimpinan dan ideologi yang mendalam di tubuh GMNI. Alih-alih memperkuat konsolidasi kader, kongres justru menunjukkan gejala disorientasi arah perjuangan yang mengkhawatirkan. 

Situasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi GMNI untuk kembali kepada cita-cita kerakyatan dan keadilan sosial yang diwariskan oleh Bung Karno.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinggal Hitungan Hari Buat Lihat Debut Megawati Hangestri! Ini Jadwal Lengkap Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026

Tinggal Hitungan Hari Buat Lihat Debut Megawati Hangestri! Ini Jadwal Lengkap Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan penampilan pertamanya bersama Hyundai Hillstate ketika tim asal Suwon itu berlaga di KOVO Cup 2026 dalam waktu dekat.
Kabar Buruk Liverpool Jelang Hadapi Manchester City, Alexander Isak dan Cody Gakpo Absen Bela The Reds di Anfield

Kabar Buruk Liverpool Jelang Hadapi Manchester City, Alexander Isak dan Cody Gakpo Absen Bela The Reds di Anfield

Liverpool mendapat kabar kurang menggembirakan menjelang duel melawan Manchester City di Liga Inggris 2026/2027. Alexander Isak dan Cody Gakpo harus absen.
Setelah Dinikahi Reino Barack, Syahrini Ungkap Perjuangan Kembali ke Dunia Musik

Setelah Dinikahi Reino Barack, Syahrini Ungkap Perjuangan Kembali ke Dunia Musik

Syahrini mengungkap makna lagu Kau yang Utama yang terinspirasi dari Reino Barack dan anaknya, sekaligus kisah perjuangannya kembali ke dunia musik.
Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral