News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Distan: 110 Hektare Sawah di Mataram Terdampak Banjir

Dinas Pertanian Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melaporkan 110 hektare sawah di Kota Mataram terdampak banjir yang terjadi pada 6 Juli 2025.
Rabu, 30 Juli 2025 - 13:09 WIB
Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Irwan Harimansyah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Pertanian Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melaporkan 110 hektare sawah di Kota Mataram terdampak banjir yang terjadi pada 6 Juli 2025.

"Data itu baru bisa kami rilis, setelah dilakukan verifikasi dan evaluasi terhadap sawah petani yang terdampak banjir," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Irwan Harimansyah di Mataram, mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan saat terjadi banjir, semua masih fokus melakukan penanganan dan menyelamatkan warga terdampak selama masa tanggap darurat bencana yakni 14 hari.

Setelah itu masuklah ke tahap masa transisi pemulihan untuk dilakukan pendataan dan verifikasi terhadap dampak banjir tersebut sehingga berhasil di data 110 hektare lahan sawah petani terdampak banjir.

"Sekitar 110 hektare sawah terendam air yang menimbulkan kerugian
besar serta ancaman gagal panen bagi para petani," lanjutnya.

Menurut dia, wilayah dengan dampak paling parah terjadi di Kecamatan Sandubaya dan Sekarbela.

Di Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya, total lahan pertanian yang terdampak banjir mencapai 53,85 hektare, yang seluruhnya disebabkan oleh jebolnya tanggul saluran irigasi.

Kemudian di Kelurahan Dasan Cermen banjir merendam sekitar 23,20 hektare, dan di Kelurahan Bertais melaporkan kerusakan pada 1 hektare lahan dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta dengan usia tanaman padi baru mencapai tujuh hari setelah tanam (HST), dan sisanya ada di Kecamatan Sekarbela.

"Semua wilayah terdampak telah kami data termasuk laporan dari penyuluh di lapangan sudah kami terima," katanya.

Namun demikian, dalam hal ini Dinas Pertanian tidak dapat memberikan ganti rugi atas kerusakan yang dialami para petani tersebut sebab Distan tidak memiliki alokasi anggaran untuk penggantian kerugian akibat bencana.

"Sejak awal kami selalu menganjurkan para petani untuk mengikuti program asuransi pertanian, guna antisipasi kerugian petani akibat kondisi yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Dikatakan, Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dikelola oleh Asuransi Jasindo merupakan bentuk perlindungan yang disediakan untuk mengantisipasi risiko gagal panen akibat bencana alam, serangan hama dan penyakit tanaman.

Program tersebut telah disosialisasikan kepada para petani, namun tingkat partisipasi petani hingga saat ini dinilai masih rendah.

Kondisi itu terjadi salah satunya karena kurangnya kesadaran petani terhadap pentingnya perlindungan melalui asuransi.

Padahal, dengan kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi, risiko gagal panen semakin tinggi.

"Jika terjadi bencana maka petani sudah melakukan antisipasi dengan asuransi sehingga beban petani akan lebih ringan. Tapi sayang, masih banyak petani enggan mendaftar," lanjutnya.

Kendati petani tidak mendapatkan bantuan ganti rugi, namun petani yang terdampak tetap mendapatkan bantuan sembako atau kebutuhan dasar lainnya dari Dinas Sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk bantuan kebutuhan pokok, kami koordinasi dengan Dinas Sosial," ucapnya.

Belajar dari banjir tersebut, tambah Irwan, pihaknya kembali mengimbau seluruh petani baik secara perorangan maupun dalam kelompok segera mendaftarkan diri dalam program asuransi pertanian guna mengantisipasi risiko bencana serupa di masa mendatang.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Deras Guyur Jakarta Semalam, 12 RT Serta 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Hujan Deras Guyur Jakarta Semalam, 12 RT Serta 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Wilayah terdampak seluruhnya berada di Jakarta Barat.
Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik mereka, Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Polemik administrasi yang membelit sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kian memanas. Otoritas kompetisi melalui Direktur Eredivisie, Jan de Jong.
Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 4 April 2026
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral