News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temui Kementerian Pertanian Meksiko, Ibas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Indonesia-Meksiko Terhadap Pertanian

Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya kerja sama pertanian sebagai bentuk diplomasi yang paling murni dan menyentuh langsung kehidupan rakyat.
Kamis, 31 Juli 2025 - 14:22 WIB
Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bertemu Kementerian Pertanian Meksiko
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya kerja sama pertanian sebagai bentuk diplomasi yang paling murni dan menyentuh langsung kehidupan rakyat.

Dia juga mendorong penguatan kemitraan pertanian Indonesia dan Meksiko melalui berbagai cara, mulai dari transfer teknologi, platform digital pertanian bersama hingga diversifikasi peluang ekspor kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ketika berkunjung langsung ke Kementerian Pertanian Meksiko, Selasa (29/7/25). 

Mengawali pemaparannya, Wakil Rakyat dari Partai Demokrat ini menegaskan makna mendalam dari kemitraan Indonesia dan Meksiko di sektor pertanian. 

“Ini bukan sekadar diplomasi. Ini adalah kemitraan yang tumbuh dari tanah, dibentuk oleh perjuangan bersama, dan digerakkan oleh harapan yang sama," ujar dia dalam keterangannya.

EBY kemudian memberikan ilustrasi yang menggambarkan realitas kehidupan para petani di kedua negara. 

“Bayangkan, jika seorang petani Indonesia bertemu dengan seorang petani Meksiko di pasar atau di ladang jagung. Saya yakin mereka tidak akan bicara soal geopolitik." "Mereka akan bertanya Apakah hujan turun tahun ini? Apakah pupuk masih semahal itu? Bagaimana kita menyelamatkan panen di dunia yang makin panas?’” ungkap dia.

Menurut Ibas, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut, inilah bentuk diplomasi yang paling hakiki. 

“Itulah, menurut saya, bentuk diplomasi yang paling murni. Diplomasi yang tumbuh dari bumi, disiram oleh realitas, dan dipanen dengan harapan," jelasnya.

EBY kemudian menegaskan bahwa pertanian memiliki arti strategis bagi masa depan bersama. 

"Pertanian bukan hanya soal pangan. Ini soal keadilan. Ini soal masa depan. Ini soal kebebasan. Indonesia dan Meksiko sangat memahami hal ini. Kita adalah bangsa yang berdiri di bawah matahari yang sama, mengolah tanah yang sama, dan menyimpan semangat ketahanan yang sama,” tambahnya. 

Meskipun kedua negara terpisahkan oleh jarak, Edhie Baskoro Wakil Rakyat dari Dapil Jatim VII ini menyebut bahwa tantangan yang dihadapi petani tetap serupa. 

"Para petani kita mungkin terpisah oleh lautan, tapi mereka menghadapi perjuangan yang sama antara tradisi dan teknologi, antara harapan dan kesulitan," terang dia.

Ibas yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin ini pun menekankan besarnya potensi kerja sama pertanian kedua negara. 

“Ya, Indonesia dan Meksiko memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian," bebernya.

Menurutnya, peluang itu dapat diwujudkan melalui Kerjasama teknologi cerdas. 

“Contohnya: Meksiko dapat berbagi pengalaman tetang irigasi tetes yang telah banyak diterapkan di wilayah kering, sementara Indonesia dapat memperkenalkan sistem pemetaan lahan berbasis drone berbiaya rendah untuk petani kecil," tegas dia.

Selain itu, inovasi pascapanen juga menjadi perhatian penting yang disampaikan oleh EBY.

"Kemudian dalam inovasi pascapanen, kita dapat bersama-sama mengembangkan cold storage bertenaga surya untuk petani di pedesaan guna mengurangi kehilangan hasil panen," ucap Ibas.

Ibas juga menyoroti peluang digitalisasi pertanian yang inklusif.

“Dalam hal platform digital pertanian, kedua negara dapat mengembangkan aplikasi mobile bersama untuk memudahkan petani mengakses prakiraan cuaca, harga pasar secara real-time, dan sistem pendeteksi hama berbasis AI," kata dia.

Diversifikasi perdagangan komoditas utama, menurutnya, juga penting diperkuat. 

“Kerja sama juga dapat diperkuat melalui diversifikasi perdagangan komoditas utama. Dari Indonesia ke Meksiko, potensi ekspor antara lain minyak sawit dan turunannya yang berkelanjutan, kopi dan kakao, serta produk perikanan seperti udang dan nilai," ungkapnya

"Sementara dari Meksiko ke Indonesia, potensi ekspor meliputi jagung kuning untuk pakan, daging sapi segar dan beku, serta bibit sapi jenis Brahman-cross atau Zebu yang cocok untuk iklim tropis," sambung dia.

Edhie Baskoro juga mendorong kerja sama riset yang lebih intensif. 

“Selain itu, kita juga dapat memperkuat riset bersama di bidang ketahanan pangan dan ketangguhan iklim. Kita bisa mendorong digitalisasi pertanian, pertukaran petani muda, pemberdayaan petani perempuan, serta investasi agribisnis lintas negara," terang dia.

Ia menekankan peran penting forum global dalam memperjuangkan kepentingan petani. 

“Di forum-forum global seperti G20 dan MIKTA, Indonesia dan Meksiko dapat menyuarakan satu pandangan untuk memperjuangkan perdagangan yang adil dan kedaulatan pangan," beber dia.

Senada dengan Ibas, Herman Khaeron selaku Ketua Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Indonesia- Meksiko juga menyampaikan bagaimana pentingnya sektor pertanian bagi kedua negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua negara memiliki potensi besar untuk saling bekerja sama, melengkapi, dan memperkuat sektor pertanian melalui kolaborasi dalam perdagangan, penelitian, serta pengembangan teknologi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Mulai dari kelapa sawit, bioenergi, hingga gula," imbuhnya.

Dalam kunjungan ini, Edhie Baskoro hadir bersama Anggota GKSB DPR RI lainnya, di antaranya Fathi, Umbu Kabunang, Nafa Urbach, Bramantyo, Dini Rahmania, dan Jefry Romdonny.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral