GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Tom Lembong Ungkit Kinerja Kejagung Usai Adanya Abolisi: Enggak Ada Audit BPK Kok Bisa Ditahan

Pengacara Tom Lembong, Ari Yusuf Amir mengungkit kembali ketika kliennya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan dalam kasus korupsi Impor gula.
Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:01 WIB
Kuasa hukum Tom Lembong, Ari Yusuf Amir (kedua dari kiri) memberikan keterangan pers di kawasan Cilandak, Jakarta, Senin (25/11/2024).
Sumber :
  • ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara Tom Lembong, Ari Yusuf Amir mengungkit kembali ketika kliennya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan dalam kasus korupsi Impor gula. 

Dirinya heran mengapa tim penyelidik Kejaksaan Agung (Kejagung) begitu berani menahan kliennya padahal belum jelas adanya perbuatan Tom Lembong yang merugikan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wah udah banyak sekali dan kita sudah capek nyebut keganjilan-keganjilannya, udah banyak sekali jadi dari awal misalnya tentang kenapa prosesnya hanya Pak Tom yang diproses menteri yang lain enggak diproses, dari awal tiba-tiba ditahan enggak ada audit BPKP," ucap Ari kepada wartawan, Jumat (1/8/2025).

Tak hanya itu, Arinjuga mengungkap keanehan juga terjadi di meja persidangan. 

Menurutnya jaksa telah mengakui bahwa Tom Lembing tidak menerima uang dari kasus dugaan korupsi import gula namun tetap dituntut 7 tahun penjara.

"Sampai ke persidangannya nggak ada niat jahat segala macem banyak sekali," ujarnya.

Adapun setelah menerima abolisi ini, dia berharap para penegak hukum dievaluasi secara total. 

Ia mengimbau jangan sampai seorang harus masuk jeruji besi karena adanya kriminalisasi hukum.

"Harapan kita dengan sikapnya pemerintah ini ini juga ada evaluasi, evaluasi total kepada semua penegak hukum yang melakukan ketidakprofesionalan seperti itu," tuturnya.

Dia menyampaikan bahwa abolisi yang diterima ini bukan sebagai bentuk pengakuan bahwa kliennya bersalah atas kasus dugaan korupsi impor gula. 

Ia menegaskan bahwa Tom memang seharusnya tidak beralasan atas kasus dugaan korupsi tersebut.

"Nah kaitan dengan abolisi ini perlu kami sampaikan, ini bukan kaitan mengakui kesalahan, karena memang Pak Tom tidak pernah melakukan kesalahan tersebut jadi tidak ada yang perlu diakui. Tapi kaitan abolisi nya adalah mengesampingkan proses hukum itu karena demi kepentingan politik," ujar dia.

Diketahui, Hakim telah menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepada eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi setelah vonis tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengajukan abolisi untuk Tom kepada DPR.

Dengan mendapatkan abolisi itu, artinya Tom akan keluar dari Rutan Cipinang. Kini pihaknya tinggal surat Keputusan Presiden (Keppres) setelah usulan abolisi tersebut disetujui DPR. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lakukan Patroli Siber 24 Jam, Komdigi: 12 Juta Konten Negatif Telah Diblokir Sejak 2016 hingga 2024

Lakukan Patroli Siber 24 Jam, Komdigi: 12 Juta Konten Negatif Telah Diblokir Sejak 2016 hingga 2024

Komunitas media GalaPos ID menggelar diskusi publik bertajuk “Kebebasan Berekspresi dan Keadilan dalam Tata Kelola Ekosistem Ruang Digital” di Yogyakarta, Senin (25/5/2026).
Tinju Dunia: Canelo Alvarez Kecewa Terence Crawford Pilih Pensiun Sebelum Tarung Ulang

Tinju Dunia: Canelo Alvarez Kecewa Terence Crawford Pilih Pensiun Sebelum Tarung Ulang

Saul 'Canelo' Alvarez mengaku kecewa setelah mengetahui Terence Crawford memutuskan pensiun sebelum menggelar pertarungan ulang (rematch) melawannya.
Harga Emas Ambles Saat Idul Adha, UBS hingga Antam Berguguran

Harga Emas Ambles Saat Idul Adha, UBS hingga Antam Berguguran

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 27  Mei 2026:
Solusi Dedi Mulyadi soal Teror Pocong yang Meresahkan: Aktifkan Siskamling, Patroli hingga Manfaatkan Grup WhatsApp Warga

Solusi Dedi Mulyadi soal Teror Pocong yang Meresahkan: Aktifkan Siskamling, Patroli hingga Manfaatkan Grup WhatsApp Warga

Ada solusi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal teror pocong yang akhir-akhir ini meresahkan warga di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Kunker Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Fadli Zon: Enggak Ada Masalah

Kunker Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Fadli Zon: Enggak Ada Masalah

Ia menilai pelaksanaan Salat Idul Adha tidak harus dilakukan Presiden di dalam negeri selama agenda yang dijalankan berkaitan dengan kepentingan negara.
Memang Benar Orang yang Belum Pernah Aqiqah Tidak Boleh Kurban saat Idul Adha? Ini Penjelasan Buya Yahya

Memang Benar Orang yang Belum Pernah Aqiqah Tidak Boleh Kurban saat Idul Adha? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya mengatakan pandangan anak belum pernah aqiqah tidak bisa ibadah kurban saat Hari Raya Idul Adha adalah keliru karena kesunnahannya di orang tua.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Auderi Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Auderi Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Mauricio Souza Angkat Kaki dari Kursi Kepelatihan Persija Jakarta, Jakmania Berseloroh: Pep Guardiola yang Gantiin

Mauricio Souza Angkat Kaki dari Kursi Kepelatihan Persija Jakarta, Jakmania Berseloroh: Pep Guardiola yang Gantiin

Fans Persija Jakarta di media sosial berseloroh dengan mengatakan jika posisi Mauricio Souza akan digantikan oleh mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Selengkapnya

Viral