News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Arya Daru sebagai Isu Privat, Reza Indragiri Tak Habis Pikir Barang Pribadi Diplomat Kemlu Dipublikasikan Polisi ke Publik

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri menyoroti kasus diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39), khususnya barang pribadi yang ditampilkan polisi.
Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:10 WIB
Ilustrasi barang bukti di kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39)
Sumber :
  • Kolase Carousell - Instagram @ddaru_chee - Lazada

Jakarta, tvOnenews.com - Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri menyoroti hasil penyelidikan kasus diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39).

Reza Indragiri menjelaskan, jika kasus kematian Arya Daru Pangayunan terindikasi bunuh diri, polisi telah teledor menampilkan barang pribadi korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, Reza Indragiri mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya mengungkap hasil penyelidikan kasus tewasnya Arya Daru Pangayunan.

Pasalnya, misteri motif kematian Arya Daru berlangsung tiga minggu sejak ditemukan tewas terlilit lakban di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

"Saya memberikan apresiasi atas apa yang sudah menjadi perkataan Dirreskrimum Polda Metro Jaya dan usulan terkait dengan apa yang mereka bentangkan di atas meja," ujar Reza di program Dua Sisi tvOne dikutip, Minggu (3/8/2025).

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri membahas Kasus Kematian Diplomat Arya Daru
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri membahas Kasus Kematian Diplomat Arya Daru
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Apa Kabar Indonesia Malam

 

Ia patut bangga masukan dari dirinya bisa diterima oleh Polda Metro Jaya dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Namun, Reza menyoroti kalau hasilnya terindikasi bunuh diri dan tidak ada unsur tindak pidana, seharusnya tak semua dipublikasikan ke publik.

Ia menambahkan, ada beberapa hal yang hanya cukup disampaikan kepada pihak keluarga korban terkait penemuan fakta terbaru.

"Kalau ada kebutuhan menjelaskan secara spesifik apakah ini bunuh diri atau kecelakaan, kedua kemungkinan ini cukup disampaikan dalam ruang tertutup kepada pihak keluarga saja," katanya.

Dalam pengungkapan kasus yang terindikasi bunuh diri, menurut Reza, hal ini bersifat privat seperti menampilkan barang pribadi korban.

Barang Bukti Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru
Barang Bukti Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

"Terkait di atas meja ada kompleksitas. Ketika Polda Metro Jaya mengunci kasus ini bukan sebagai pidana, maka saya menganggap ini serta-merta menjadi isu privat," tuturnya.

Langkah tersebut tentunya dilindungi oleh pihak Kepolisian, sehingga tidak ada isu liar membahas motif kematian ADP.

Ini juga termasuk membatasi para ahli dan peneliti untuk menganalisa kasus kematian diplomat muda Kemlu RI tersebut.

"Pada konteks itu, saya menyayangkan bahwa dalam isu privat ini ternyata di atas meja dibentangkan barang pribadi milik almarhum," jelasnya.

Ia bertanya-tanya kenapa barang pribadi korban dijadikan alat bukti untuk mengungkap misteri kasus ADP terlilit lakban di kamar indekos.

"Karena bukan pidana. Jadi, maksimal kita hanya bisa mengatakan ini barang pribadi," tegasnya.

Ia menyoroti ada satu barang pribadi yang seharusnya menjadi privasi, tanpa perlu dipublikasikan ke publik.

Ia menanyakan justifikasi dari tim penyelidik meletakkan barang pribadi tersebut di atas meja.

Kemudian, ahli psikologis forensik tersebut juga menyinggung pengungkapan profil psikologis ADP.

"Apa justifikasinya? Sepatutnya profil psikologis itu ditutup rapat hanya untuk kepentingan tim penyelidik dan diketahui keluarga saja," bebernya.

Melalui konferensi pers, Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan tewasnya Arya Daru Pangayunan di Mapolda Jaya pada Selasa (29/7/2025).

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengabarkan hasil penyelidikan dibantu dari keterangan 24 saksi.

"Termasuk keluarga, penjaga kos hingga lingkungan kos. Kami juga mengklarifikasi dari rekan kerja korban," ungkap Wira.

Wira menjelaskan polisi mengamankan 103 unit sebagai barang bukti saat berlangsungnya proses scientific crime investigation.

Polda Metro Jaya mengabarkan sejumlah barang bukti yang ditampilkan, antara lain lakban warna kuning, plastik bening, kantong plastik bening, dan sebagainya.

Tim penyelidik juga mengamankan barang bukti berbasis elektronik, seperti laptop hingga flashdisk untuk mencari data dan pesan di dalamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti yang mencuri perhatian ketika polisi menyampaikan ada penemuan berupa alat kontrasepsi di kasus kematian ADP.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026? Ini 4 Calonnya, Berpotensi Jumpa Raksasa Asia

Siapa Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026? Ini 4 Calonnya, Berpotensi Jumpa Raksasa Asia

Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026 usai mengalahkan Vietnam 2-1. Namun lawan Garuda Nusantara masih misterius, siapa kira-kira?
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Biang Kerok Dibantai Kazakhstan di AVC Women's Cup 2026, Gara-gara Hal Ini

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Biang Kerok Dibantai Kazakhstan di AVC Women's Cup 2026, Gara-gara Hal Ini

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luci Taroreh buka suara terkait kekalahan Ersandrina Devega dan kawan-kawan di AVC Women's Cup 2026.
Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Pascagempa Magnitudo 7,7 Berakhir, Warga Kembali ke Rumah Masing-Masing

Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Pascagempa Magnitudo 7,7 Berakhir, Warga Kembali ke Rumah Masing-Masing

Peringatan tsunami di Gorontalo Utara pascagempa Magnitudo 7,7 di laut Sulawesi dinyatakan berakhir. 
Respons Bijak Betrand Peto untuk Sarwendah, Singgung Rumah yang Ditempati Ibu Sambungnya itu

Respons Bijak Betrand Peto untuk Sarwendah, Singgung Rumah yang Ditempati Ibu Sambungnya itu

Di tengah konflik orang tua angkatnya. Betrand Peto menyampaikan respons bijak sebagai anak anagkat dari Ruben Onsu dan Sarwendah.
Wirang Birawa Sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Video Thania Pijat Punggung Kekasih Baru Sarwendah

Wirang Birawa Sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Video Thania Pijat Punggung Kekasih Baru Sarwendah

Video Thania pijat punggung kekasih baru Sarwendah viral dan tuai kecaman. Wirang Birawa pun tak sanggup berkomentar, warganet ramai minta hak asuh diubah.
Ruben Onsu Tak Terima Disebut 'Mantan Ayah' oleh Pengacara Sarwendah, Langsung Beri Sindiran Menohok

Ruben Onsu Tak Terima Disebut 'Mantan Ayah' oleh Pengacara Sarwendah, Langsung Beri Sindiran Menohok

Ruben Onsu bereaksi keras setelah disebut "mantan ayah" oleh kuasa hukum Sarwendah. Sindiran pedasnya jadi sorotan.

Trending

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Top 3 Bola: Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Top 3 Bola: Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Top 3 Bola hari ini: Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Timnas Indonesia U-19 sukses mengalahkan Vietnam 2-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026. Media Vietnam mengaku kesal karena hal ini.
Reaksi VFF Usai Kegagalan Vietnam Lolos Langsung Semifinal Piala AFF Setelah Dikalahkan Timnas Indonesia U-19

Reaksi VFF Usai Kegagalan Vietnam Lolos Langsung Semifinal Piala AFF Setelah Dikalahkan Timnas Indonesia U-19

Walau punya selisih gol signifikan, Vietnam harus bersaing di klasemen mini runner up terbaik setelah Timnas Indonesia U-19 berhasil lolos langsung sebagai juara Grup A. 
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Korlantas memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tersebut karena saat ini institusi kepolisian tengah fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara.
Selengkapnya

Viral