GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Pengibaran Bendera One Piece, Pengamat Sebut Bentuk Kekecewaan Masyarakat

Pengibaran bendera One Piece yang marak jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 mendapat sorotan dari sejumlah pejabat negara.
Senin, 4 Agustus 2025 - 01:08 WIB
Viral Bendera One Piece Terpasang di Bawah Merah Putih Jelang Hari Kemerdekaan RI ke-80, DPR RI: Itu Gerakan....
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengibaran bendera One Piece yang marak jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 mendapat sorotan dari sejumlah pejabat negara. 

Pengamat kebijakan publik, Muhammad Gumarang menilai pemerintah sebaiknya tidak terlalu reaktif dalam merespons fenomena tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya simbol itu mencerminkan ekspresi kekecewaan publik yang perlu dibaca secara sosiologis bukan langsung ditekan dengan pendekatan hukum.

"Pengibaran bendera itu adalah simbol. Ia bukan ancaman nyata, melainkan bentuk ekspresi masyarakat. Wapres kita juga pernah memakai pin One Piece. Jadi bukan hal yang perlu langsung dicurigai atau dicap negatif," ujar Gumarang kepada awak media, Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Gumarang menjelaskan ekspresi melalui simbol semacam itu muncul ketika masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasi secara verbal. 

"Itu ekspresi diam. Simbol semacam itu muncul ketika masyarakat merasa suara mereka tidak didengar," ujarnya. 

Kekecewaan ini, kata dia, tidak terjadi tiba-tiba melainkan akibat akumulasi kebijakan pemerintah yang dinilai menyulitkan rakyat kecil.

"Setidaknya ada tiga hal yang menjadi sumber keresahan publik saat ini: ekonomi, hukum, dan politik. Ketiganya sedang tidak baik-baik saja di mata masyarakat," tegasnya. 

Ia mencontohkan kebijakan Kementerian ESDM yang melarang LPG 3 kg dijual bebas, hingga kasus pemblokiran rekening dormant yang menimbulkan keresahan. 

"Kebijakan seperti itu dilakukan tanpa kesiapan yang matang. Ini membuat masyarakat merasa tertekan dan bingung. Lalu muncullah simbol-simbol seperti bendera bajak laut itu," katanya.

Lebih jauh, Gumarang tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang menunggangi kegaduhan, terutama dalam isu rekening dormant. 

"Bisa saja ada pelaku kejahatan atau pihak tertentu yang menebengi isu ini. Tapi tetap saja, masalah utamanya adalah komunikasi kebijakan yang buruk," ujarnya.

Ia menegaskan, simbol seperti bendera One Piece justru bisa menjadi pintu masuk untuk memahami suara publik.

"Jangan buru-buru ditangkap atau diberi sanksi. Justru ini kesempatan bagi pemerintah untuk membaca aspirasi masyarakat," tutur Gumarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemerintah perlu mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyikapi fenomena tersebut.

"Lakukan penyuluhan, datangi mereka, serap aspirasinya. Jangan langsung menganggap semua bentuk ketidakpuasan itu sebagai perlawanan. Ini soal komunikasi kebijakan," tegas Gumarang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, sudah sangat meresahkan. 
Lihat Masyarakat Pedalaman Trauma Ada Pejabat yang Janji Manis Buat Perumahan, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Lihat Masyarakat Pedalaman Trauma Ada Pejabat yang Janji Manis Buat Perumahan, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos melihat ekspresi sedikit trauma diperlihatkan masyarakat adat dari Suku Tobelo Dalam usai menawarkan pembangunan perumahan.
Wapres Gibran dan Menhub Dudy Tinjau Proyek MRT Fase 2A: HI-Monas Target Beroperasi Akhir 2027

Wapres Gibran dan Menhub Dudy Tinjau Proyek MRT Fase 2A: HI-Monas Target Beroperasi Akhir 2027

Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota terus menunjukkan kemajuan signifikan. 
Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati korban Ponpes di Pati blak-blakan mengungkap dugaan Kiai Ashari memanggil dua wanita dalam satu malam saat berada di kamar berbeda. Simak beritanya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Pembangunan Fisik Rampung, 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Jateng dan Jatim

Pembangunan Fisik Rampung, 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Jateng dan Jatim

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi mulai mengaktifkan secara bertahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Dunia olahraga kembali dipenuhi kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai soal Khamzat Chimaev hingga Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral