News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Buah Hercules Kembali Heboh, Ormas GRIB Jaya Tiba-tiba Geruduk Pondok Indah, Ternyata karena Urusan Sengketa Lahan...

Anak buah Hercules Rosario Marshal di ormas GRIB Jaya tiba-tiba melakukan penggerudukan ke Golf Pondok Indah, Rabu (6/8/2025). Motifnya
Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:58 WIB
Hercules Rosario Marshal & Ormas GRIB Jaya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Jakarta, tvOnenews.com - Anak buah Hercules Rosario Marshal di ormas GRIB Jaya kembali mencuri perhatian publik.

Publik sempat menyoroti anak buah Hercules, ini tak lepas akibat ormas GRIB Jaya terlibat dalam kasus sengketa lahan dengan BMKG di Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehebohan mengenai kasus sengketa lahan GRIB Jaya di Tangerang Selatan berlangsung pada Mei 2025 lalu.

Terkini, anggota Hercules dari GRIB Jaya kembali mempermasalahkan soal kasus sengketa lahan di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Dalam sebuah video viral di media sosial, ormas GRIB Jaya menggeruduk area Golf Pondak Indah, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).

Ormas GRIB Jaya dan Aliansi Rakyat Anti Mafia Tanah gelar aksi damai di Golf Pondok Indah
Ormas GRIB Jaya dan Aliansi Rakyat Anti Mafia Tanah gelar aksi damai di Golf Pondok Indah
Sumber :
  • YouTube GRIB TV

Ā 

GRIB Jaya tidak sendirian saat menggeruduk Golf Pondok Indah, ormas yang dipimpin Hercules ini ditemani Aliansi Rakyat Anti Mafia Tanah.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan, peristiwa tersebut akibat kasus sengketa lahan PT Metropolitan Kentjana.

Pasalnya, pihak Toton Cs mengklaim sebagai ahli waris tanah seluas 9,74 hektar di Kampung Trogong Gubruk, Kelurahan Pondok Pinang, Kecmatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Ahli waris Toton Cs mengklaim bahwa tanah mereka di Pondok Indah belum dibayar oleh pihak PT Metropolitan Kencana," ungkap Kombes Pol Nicolas dalam keterangan tertulisnya dikutip, Kamis (7/8/2025).

Ratusan massa tergabung dari GRIB Jaya dan Aliansi Rakyat Anti Mafia Tanah terekam berkumpul di kawasan elit di Pondok Indah tersebut.

Melansir dari kanal YouTube GRIB TV, Kamis, GRIB Jaya menerangkan bahwa, pihaknya berkumpul bukan untuk bermain golf.

Kedatangan ratusan anggota Hercules tersebut tidak lain demi menuntut keadilan untuk Toton Cs.

Massa membentangkan spanduk terkait area lapangan golf tersebut merupakan tanah milik Toton Cs sebagai ahli waris.

Ada beberapa poin yang tertulis dalam spanduk tersebut. Pertama, Eigendom Verponding Nomor: 6431 Thn 1816 An. Toton Cs.

Nama-nama pemilik sah tanah seluas 432.887 m², antara lain Maharoen, Saranie, Madjan, Nho, Tjing, Asap, dan Toton yang disebut Toton Cs.

Poin kedua, Toton Cs berhak menjadi ahli waris sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1958 tentang Penghapusan Hak-Hak Tanah Partikelir.

Poin ketiga, aturan tersebut berdasarkan SK Menteri Muda Agraria Nomor: 198/Ka Tanggal 4 Mei 1961.

Para ahli waris hanya memperoleh tanah pengganti seluas 9,74 hektar, tetapi tanah yang tersisa seluas 335.487 m² dimiliki oleh negara.

Merujuk Pasal 5 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1958, pelaksanaan final tanah pengganti tidak bisa dibatalkan.

Menariknya, Badan Pеlаkѕаnа Otorita Pembangunan Pоndоk Pіnаng (BPOPP) punya rencana mengembangkan kawasan Pondok Pinang di wilayah tanah seluas 33 hektar milik ahli waris.

Rencana pengembangan tersebut berdasarkan atas Keputusan Gubernur DKI Jakarta tahun 1973.

PT Metropolitan Kentjana pun menjalin perjanjian dengan BPOPP lewat Gubernur DKI Jakarta pada 17 September 1973.

Atas hal ini, PT Metropolitan Kentjana punya itikad membayar kompensasi dalam melakukan pembebasan tanah, terutama di area milik Toton Cs.

Sejak tahun 1978, PT Metropolitan Kentjana belum memberikan hak para ahli waris sampai sekarang.

GRIB Jaya yang bermaksud membela, turut melibatkan Tim Hukum LPH demi mengawal hak ahli waris Toton Cs.

Walau begitu, penggerudukan tersebut merupakan proses aksi damai dan tidak terindikasi adanya kericuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nggak ada bentrok. Aman terkendali, massa sudah bubar dari jam 14.00 WIB," tukas Kapolres Metro Jakarta Selatan itu.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral