News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPM Dompet Dhuafa Dukung Semangat Aisha Meraih Cita-Cita Melalui Yatim Growth Partner

Rona bahagia tampak terpancar dari wajah Aisha saat dirinya menyatakan harapan dan cita-citanya yang ingin menjadi dokter.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:25 WIB
Aisha Hajj Anwari, anak yatim yang menetap di Panti Asuhan Yatim Piatu Aria Putra Ciputat
Sumber :
  • (Dok. Dompet Dhuafa)

Ciputat, tvOnenews.com - Rona bahagia tampak terpancar dari wajah Aisha saat dirinya menyatakan harapan dan cita-citanya yang ingin menjadi dokter.

Sambil tersipu malu, gadis remaja bernama Aisha Hajj Anwari mengungkapkan cita-cita di masa depannya sebagai dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dokter itu adalah cita-cita yang mulia karena bisa membantu banyak orang dan aku sangat ingin membantu banyak orang," ujar anak yatim yang menetap di Panti Asuhan Yatim Piatu Aria Putra Ciputat, Tangerang Selatan tersbut.

Sore itu, Senin (9/6/2025), di sudut taman Panti Asuhan Yatim Piatu Aria Putra Ciputat, Aisha duduk sembari mengungkapkan beberapa harapan dan keresahannya di tengah keterbatasan keadaannya sebagai anak yatim.

Saat hendak mengungkapkan keresahannya, senyum di wajah Aisha pun memudar perlahan.

Dengan mata berkaca-kaca Aisha menyatakan "Aku tahu sih, buat jadi dokter enggak gampang, pasti butuh banyak biaya," ujar Aisha sambil perlahan-lahan menunduk.

Aisha Hajj Anwari yang akrab dipanggil Ica ini, merupakan salah satu anak yatim berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

Aisha kini bersekolah di MTs Muhammadiyah 1 Ciputat dan duduk di bangku kelas VII. Keseharian Aisha di panti asuhan diwarnai dengan padatnya kegiatan rutinan di panti dan di sekolah.

Aisha mengaku banyak menghabiskan waktu di sekolah karena banyaknya mata pelajaran yang harus Aisha pelajari setiap hari seperti mata pelajaran umum dan agama.

"Aku berangkat sekolah dari jam setengah tujuh pagi sampai jam setengah tiga sore. Pelajarannya banyak, soalnya aku pelajarin mata pelajaran umum dan agama juga," ujar Aisha.

Sepulang dari sekolah, Aisha pun melanjutkan aktivitas yang sudah terjadwal di panti. Kegiatan di panti diikuti Aisha dengan tekun dan disiplin, seperti sholat berjamaah, melakukan tadarus dan menghafal Al Quran, belajar bersama, hingga kerja bakti yang dilakukan saat akhir pekan.

Sementara pengurus Panti Asuhan Yatim Piatu Aria Putra, Syamsudin mengungkapkan Aisha merupakan anak yang pintar dan rajin dalam belajar. Aisha bahkan sudah berprestasi sejak sebelum masuk MTs.

"Aisha ini anaknya rajin, pintar, dan sering juara, ya. Dia sering juara satu," ujar Syamsudin.

Saat diwawancarai tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, Aisha mengungkapkan kegemarannya dalam belajar agar bisa selalu menjadi juara.

Menurutnya, rajin masuk sekolah, rajin belajar dan selalu menjaga adab kepada guru adalah hal yang penting agar bisa menjadi juara kelas.

“Aku selalu juara kelas karena aku rajin masuk sekolah dan rajin belajar kalau ulangan aku hafalin apa yang mau diujiin besok, baca-baca juga, dan yang paling penting sih adab ke guru,” ujar Aisha.

Dalam menempuh cita-citanya, semangat Aisha juga tampak pada besarnya minat Aisha untuk selalu ingin belajar disamping belajar di sekolah. Ia mengungkapkan bahwa ia juga sangat ingin les Bahasa Inggris karena hal itu berkaitan dengan istilah-istilah asing yang seringkali ada dalam ilmu kedokteran.

"Aku pengen ada les bahasa, pengen lebih bisa Bahasa Inggris, karena kan sekarang Bahasa Inggris sering dipakai di banyak hal, dan juga untuk di pendidikan kedokteran," tutur Aisha.

Tinggal di panti dan berpisah dengan sang ibu tentunya bukan hal mudah untuk Aisha. Namun, bagi Aisha, memilih untuk menetap di panti dan melanjutkan pendidikan di sekitar wilayah panti juga bagian dari semangatnya dalam berusaha menggapai cita-citanya.

"Aku pindah ke sini juga gara-gara aku pengin dapat pendidikan yang bisa ngasih peluang besar buat aku ngewujudin cita-citaku. Karena di sini juga lebih terfasilitasi dari pendidikannya. Terus di sini juga aku lebih bersemangat dengan teman-teman baru aku di sini," ujar Aisha.

Impian Aisha untuk menjadi dokter berangkat dari tekadnya untuk bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan medis dan memberikan bantuan obat-obatan ke panti tempat ia menetap saat ini.

“Kalau nanti aku bisa menjadi dokter, aku pengen banget banyak membantu, kayak buat di sini (panti) aku pengen bisa membantu ngelengkapin obat-obatan di panti, terus membantu keluarga sama kerabat di kampung,” lanjut Aisha.

Meski begitu, jauh di dalam lubuk hatinya Aisha seringkali masih dirundung perasaan cemas akan masa depannya.

Baginya memiliki impian untuk menjadi dokter masih merupakan suatu hal yang mustahil di tengah keadaannya saat ini.

Namun dalam harapannya, Aisha mengaku masih bisa untuk selalu optimis dalam menggapai mimpinya menjadi dokter.

“Karena cita-cita aku pengen jadi dokter, aku juga kadang suka mundur-mundur lagi gara-gara ingat biayanya besar. Harapan aku, aku pengen bisa keterima di sekolah kedokteran dan bisa dimudahkan buat mencapai cita-cita aku. Karena aku juga pengen bahagiain ibu dengan bisa menjadi dokter. Aku masih akan terus semangat, optimis dan berusaha terus, giat belajar juga karena aku yakin aku juga pasti punya kesempatan yang sama seperti orang lain buat meraih cita-cita itu,” ungkap Aisha.

Lebih lanjut, Aisha juga menyatakan agar anak-anak lainnya yang berada dalam kondisi yang sama seperti Aisha tidak perlu merasa minder ataupun putus asa.

“Buat teman-teman yang yatim juga, kalian jangan pernah menyerah, jangan sampai minder karena keterbatasan, karena kita juga pasti bisa punya peluang hidup yang sama kayak orang lain, jadi jangan putus asa, tetap semangat dan belajar terus,” tutup Aisha.

Harapan Aisha merupakan satu dari banyaknya harapan anak yatim lainnya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia pada tahun 2022, terdapat sebanyak 4.043.622 anak yatim piatu di seluruh Indonesia.

Tentunya masing-masing dari mereka memiliki harapan yang luhur dalam menggapai cita-citanya dan tidak sedikit terkendala karena keterbatasan yang mereka punya.

ID Humanity Dompet Dhuafa lewat LPM punya perhatian khusus pada kehidupan anak-anak yatim dan dhuafa.

Lewat program Yatim Growth Partner, LPM ingin hadir sebagai teman perjalanan yang mendampingi mereka untuk mampu mencapai potensi dirinya, sehingga bisa tumbuh dengan layak, tetap semangat, dan punya masa depan yang cerah.

Di program ini, LPM Dompet Dhuafa tidak hanya membantu dari sisi biaya sekolah dan perlengkapan belajar, tapi juga memberikan bantuan makanan untuk keluarga yatim yang sedang berjuang.

Bukan sekadar meringankan beban ekonomi, program ini dirancang untuk memastikan anak-anak yatim tetap bisa melanjutkan pendidikan dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Mari bersama menjadi teman tumbuh-kembang Aisha dan yatim lainnya menempuh asa mewujudkan cita melalui program Yatim Growth Partner bagian program Lembaga Pelayan Masyarakat - ID Humanity Dompet Dhuafa.

Setiap anak punya hak untuk bermimpi dan mendapat kesempatan yang sama untuk mewujudkannya.

Mari kita bersama jadi jembatan bagi harapan mereka, karena sekecil apapun dukungan kita, bisa membawa perubahan besar dalam hidup mereka. Melayani Lebih Baik untuk Menumbuhkan Kebaikan.

Untuk berdonasi masyarakat dapat melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/sedekahyatim Siapa pun bisa turut berkontribusi dalam memuliakan masa depan anak-anak yatim. Bersama, kita juga bisa berkontribusi melalui Investasi Akhirat, Muliakan Yatim di Bulan Muharram. (*)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral