Teka-teki Hubungan Vara dengan Diplomat Muda Arya Daru, Isu Keterlibatan Suami Vara Makin Kencang
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan banyak misteri.
Salah satu teka-teki terbesar adalah hubungan Daru dengan seorang perempuan bernama Vara, yang hingga kini masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa hubungan antara Arya Daru dan Vara menyangkut ranah privasi, sehingga detailnya belum bisa dibuka ke publik.
Namun, fakta bahwa keduanya sempat terekam kamera CCTV di sebuah mal mewah di Jakarta sebelum Daru ditemukan tewas membuat publik semakin penasaran.
Berdasarkan informasi yang terungkap, Arya Daru bersama Vara dan seorang pria bernama Dion terlihat di mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin (7/7/2025).
Keberadaan Dion sendiri masih belum jelas hubungannya dengan Daru.
Sekitar pukul 21.18 WIB, ketika sedang mengantre taksi, Daru disebut-sebut sempat salah mengirim pesan chat.
Isi pesan tersebut tidak pernah dijelaskan secara detail oleh pihak kepolisian, siapa penerimanya, dan kepada siapa pesan itu sebenarnya ditujukan, semuanya masih menjadi misteri.
Menurut Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, setelah salah kirim chat tersebut, ponsel Daru langsung tidak aktif.
“Terakhir off di Grand Indonesia,” ujarnya.
Tak lama setelah kejadian itu, Arya Daru ditemukan tewas di kamar kosnya.
Kondisi jasadnya membuat publik kaget, wajahnya dilakban, menimbulkan dugaan bahwa ia menjadi korban pembunuhan.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan apakah Daru meninggal karena dibunuh atau bunuh diri.
Kondisi misterius ini mendorong munculnya berbagai spekulasi, salah satunya yang menyebut keterlibatan suami Vara.
Nama suami Vara bahkan disebut-sebut oleh praktisi hukum dan HAM, Nicholay Aprilindo, yang mendesak agar polisi militer dilibatkan dalam pengungkapan kasus ini.
Meski begitu, Polda Metro Jaya belum memberikan klarifikasi resmi terkait isu tersebut.
Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, menilai bahwa isi pesan yang salah kirim itu kemungkinan besar sudah diketahui penyidik, bahkan mungkin sudah diberitahukan kepada keluarga.
Namun, ia juga mengingatkan agar polisi berhati-hati agar tidak dianggap menutupi informasi.
Load more