News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Abraham Samad Siap Lawan Penegak Hukum Jika Dirinya Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Ketua KPK Abraham Samad, menegaskan ia siap melawan, jika aparat penegak hukum menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 14:20 WIB
Abraham Samad
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvonenews.com – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menegaskan bahwa pihaknya akan siap melawan, jika aparat penegak hukum menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Abraham menilai, kasus yang menjeratnya bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan ancaman serius terhadap kebebasan berpendapat dan ruang demokrasi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Oleh karena itu, kalau misalnya saja aparat hukum ini membabi buta, ya membabi buta menangani kasus pidana ini, maka saya pasti akan melawannya sampai kapanpun juga," kata Abraham Samad di Polda Metro Jaya, Rabu (13/8/2025).

“Karena menurut saya, ini bukan tentang saya, tapi tentang nasib seluruh rakyat Indonesia," imbuhnya.

Menurutnya, rakyat Indonesia mendambakan kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin konstitusi. Abraham khawatir, jika kasus seperti ini dibiarkan, ruang demokrasi akan semakin menyempit.

"Alasan saya bahwa ini adalah sebuah pembukaan terhadap kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan mempersempit ruang demokrasi," kata Samad.

Sebelumnya diberitakan, Abraham Samad memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu 13 Agustus 2025.

Adapun, panggilan terhadap Abraham Samad ini untuk diperiksa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

Abraham Samad tidak datang sendiri, ia didampingi kuasa hukumnya, yakni eks Ketua KPK yang lain, yaitu Saut Situmorang; pengacara kondang, Todung Mulia Lubis; hingga eks Sekretaris BUMN, Said Didu.

Abraham Samad datang didampingi oleh sejumlah tokoh dan aktivis berserta tim kuasa hukumnya dari YLBHI, Kontras, LBH Pers dan IM+57.

Samad menilai bahwa pemeriksaan ini adalah bentuk kriminalisasi. Ia juga menyebut, pemanggilannya bernuansa pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat.

"Saya duga ini adalah upaya untuk mengkriminalisasi saya dan membungkam kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi," ucap Samad.

Adapun, kasus ini mencuat setelah Roy Suryo bersama beberapa pihak menggugat keaslian ijazah sarjana Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Mereka menuding ijazah tersebut tidak sah.

Laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 langsung bergulir cepat. Polisi menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan adanya dugaan unsur pidana fitnah dan pencemaran nama baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total ada 12 orang yang masuk dalam daftar terlapor, termasuk Roy Suryo, Abraham Samad, Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, Tifauzia Tyassuma, dan sejumlah nama lainnya.

Dalam proses penyidikan, Jokowi telah diperiksa dua kali. Pemeriksaan pertama dilakukan di Polda Metro Jaya, sementara yang kedua berlangsung di Polresta Surakarta. Dalam pemeriksaan itu, penyidik menyita ijazah SMA dan S1 Jokowi untuk diuji keasliannya di laboratorium forensik. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Italia 2026: George Russell Tercepat, Mercedes Hentikan Dominasi Ferrari di Sirkuit Monza

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Italia 2026: George Russell Tercepat, Mercedes Hentikan Dominasi Ferrari di Sirkuit Monza

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Italia 2026 dengan George Russell membawa Mercedes menjadi yang tercepat di Sirkuit Monza pada hari Jumat 4 September kemarin .
Bobon Santoso Tawarkan Rp1 Miliar untuk Bebaskan 9 Warga yang Diduga Disandera OPM

Bobon Santoso Tawarkan Rp1 Miliar untuk Bebaskan 9 Warga yang Diduga Disandera OPM

YouTuber Bobon Santoso menawarkan uang tebusan Rp1 miliar untuk membantu membebaskan sembilan warga yang disebut diduga disandera kelompok OPM di Papua. (5/9).
Eks Karyawan Vilmei Akui Dapat Rp600 Juta, Uangnya Dipakai Bayar Kos hingga Beli Kosmetik

Eks Karyawan Vilmei Akui Dapat Rp600 Juta, Uangnya Dipakai Bayar Kos hingga Beli Kosmetik

Satu per satu penggunaan uang dalam kasus dugaan penggelapan saldo TikTok milik kreator konten Vilmei mulai terungkap
Pemprov Kalteng Siapkan Rumah Oksigen dan Bagikan Masker Gratis bagi Warga

Pemprov Kalteng Siapkan Rumah Oksigen dan Bagikan Masker Gratis bagi Warga

Pemprov Kalimantan Tengah menyiapkan “Rumah Oksigen” di sejumlah titik dan membagikan masker gratis kepada masyarakat untuk meminimalkan dampak asap terhadap kesehatan warga.
Dari Energi hingga Sampah, Kasad Dorong Solusi Nyata TNI AD untuk Masyarakat

Dari Energi hingga Sampah, Kasad Dorong Solusi Nyata TNI AD untuk Masyarakat

Dalam kunjungan kerja di wilayah Kodam III/Siliwangi, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau sejumlah program TNI Angkatan Darat yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan lingkungan.
Gubernur Agustiar Sabran Distribusikan Air Bersih ke Seluruh Kabupaten, Lindungi Kesehatan Warga Kalimantan Tengah dari Dampak Kabut Asap Karhutla

Gubernur Agustiar Sabran Distribusikan Air Bersih ke Seluruh Kabupaten, Lindungi Kesehatan Warga Kalimantan Tengah dari Dampak Kabut Asap Karhutla

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menginstruksikan pendistribusian air bersih secara masif ke seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Trending

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz
Jadi Calon Juara Liga, Media Korea Peringatkan FC Seoul untuk Hati-hati Pada Persib Bandung

Jadi Calon Juara Liga, Media Korea Peringatkan FC Seoul untuk Hati-hati Pada Persib Bandung

Menjamu Persib yang notebene-nya adalah tim yang lolos ACL Two lewat jalur play off, media Korea Sports Khan justru memperingatkan FC Seoul. 
Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.
Masih Ingat Mozza Axillia? Gadis Semarang yang Hilang Setahun usai Pamit Antar Laptop Ternyata Dibunuh Teman Dekat

Masih Ingat Mozza Axillia? Gadis Semarang yang Hilang Setahun usai Pamit Antar Laptop Ternyata Dibunuh Teman Dekat

Gadis asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang lebih dari setahun dibunuh oleh teman dekatnya sendiri, MDVA (22).
Selengkapnya

Viral