News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Gencar Kejar Aset Riza Chalid di Luar Negeri Terkait Kasus TPPU Pertamina

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pengejaran aset tersangka Muhammad Riza Chalid (MRC) terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerjasama periode 2018-2023.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 05:00 WIB
Riza Chalid Sang Raja Minyak kini jadi buronan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pengejaran aset tersangka Muhammad Riza Chalid (MRC) terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerjasama periode 2018-2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan bahwa penyidik Gedung Bundar Kejagung baru saja melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah aset terkait perkara ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teranyar, sebanyak empat unit mobil mewah meliputi satu unit BMW 528i berwarna putih, satu unit Toyota Rush, dan dua unit Mitsubishi Pajero Sport, termasuk tipe 2.4 Dakar disita dari kawasan perumahan di sekitar Bekasi dan Jakarta.

"Barang-barang ini ditemukan di beberapa lokasi, mayoritas di daerah Bekasi, dan terdaftar atas nama pihak-pihak terafiliasi dengan tersangka MRC,” ungkap Anang, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Pihak terafiliasi yang dimaksud bukan keluarga langsung, melainkan individu atau entitas yang memiliki hubungan kerja sama dengan Riza Chalid.

“Kami sedang menelusuri apakah aset-aset ini memang dimiliki MRC tapi didaftarkan atas nama pihak lain untuk menyamarkan kepemilikan,” tambahnya.

Penyidik juga tengah mendalami apakah pihak-pihak terafiliasi ini termasuk kaki tangan MRC.

Pengejaran Aset di Dalam dan Luar Negeri

Tak hanya sampai disitu, selain benda bergerak seperti kendaraan, Kejagung juga fokus menelusuri aset tidak bergerak milik MRC, baik di dalam maupun luar negeri.

“Prioritas kami saat ini adalah aset di dalam negeri, tapi kami juga sedang mendalami informasi terkait aset di luar negeri. Jika ada petunjuk, akan kami tindaklanjuti,” ungkap Anang.

Anang menegaskan bahwa pengejaran aset merupakan bagian dari upaya pemulihan kerugian negara.

“Kami tidak hanya mengejar orangnya, tetapi juga aset-asetnya untuk memastikan kerugian negara dapat dipulihkan,” tegasnya.

Red Notice dan Upaya Penangkapan

Keberadaan MRC diketahui berada di Malaysia, namun proses penangkapan masih terhambat karena Red Notice dari Interpol belum diterbitkan.

“Proses Red Notice sedang berjalan. Kami masih melengkapi persyaratan untuk pengajuan ke Interpol pusat di Lyon, Prancis,” jelas Anang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa pihak Kejagung terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Imigrasi, dan otoritas negara tetangga, termasuk Malaysia, meski belum ada komunikasi langsung dengan kepolisian atau pemerintah Malaysia terkait deportasi MRC.

Paspor MRC diketahui telah dicabut, namun tersangka belum menunjukkan sikap kooperatif. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia akan Kalah dari Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Media Vietnam memprediksi bahwa Timnas Indonesia tak akan berhasil mengalahkan Oman dalam laga persahabatan FIFA Matchday pada tanggal 5 Juni 2026 mendatang.
Travel Fair Makin Diburu! Tren Wisata Praktis dan Umrah Digital Dorong Antusiasme Masyarakat Indonesia

Travel Fair Makin Diburu! Tren Wisata Praktis dan Umrah Digital Dorong Antusiasme Masyarakat Indonesia

Minat masyarakat terhadap solusi perjalanan praktis terus meningkat. Travel Fair kini makin diburu! Tren wisata praktis dan umrah digital dorong antusiasme masyarakat Indonesia
Ribuan Buku Disalurkan ke Sekolah Pedalaman, Jembatani Mimpi Anak-Anak Lewat Penguatan Literasi

Ribuan Buku Disalurkan ke Sekolah Pedalaman, Jembatani Mimpi Anak-Anak Lewat Penguatan Literasi

Ribuan buku disalurkan ke perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah pedalaman untuk menjembatani mimpi anak-anak melalui ilmu pengetahuan dan wawasan baru.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
Selengkapnya

Viral