News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Sidang Tahunan 2025, Polisi Belum Terapkan Buka Tutup Jalan di Depan Gedung DPR/MPR RI

Ditlantas Polda Metro Jaya belum menerapkan buka tutup jalan di sepanjang Jalan Gatot Subroto arah Slipi, jelang digelarnya sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI, serta DPD RI Tahun 2025, dalam rangka HUT ke-80 RI, di Kompleks DPR/MPR
Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB
Jelang Sidang Tahunan 2025, Polisi Belum Terapkan Buka Tutup Jalan di Depan Gedung DPR/MPR RI
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya belum menerapkan buka tutup jalan di sepanjang Jalan Gatot Subroto arah Slipi, jelang digelarnya sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI, serta DPD RI Tahun 2025, dalam rangka HUT ke-80 RI, di Kompleks DPR/MPR, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025). 

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, sekitar pukul 07.50 WIB sejumlah petugas gabungan dari Polri, TNI, hingga Dishub tampak berjaga di sepanjang jalan Gatot Subroto hingga depan Gedung DPR/MPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjagaan terlihat ketat di depan pintu masuk Gedung DPR/MPR RI. Hal ini lantaran Presiden, Wakil Presiden, pejabat negara, hingga para duta besar masuk melalui pintu tersebut.

Kemudian petugas polisi lalu lintas juga tampak mengatur lalu lintas, lantaran tingginya volume kendaraan yang hendak menuju ke arah Slipi.

Terlihat sejumlah pejabat negara mengenakan plat nomor dinas mulai dari RI 15, RI 18, RI 5, RI 24 hingga wakilnya yang di bawah plat tampak nomor kecil 2, mulai memasuki gedung DPR/MPR RI.

Sementara itu lalu lintas tampak ramai lancar. Meski dalam keadaan ini, pihak kepolisian belum memberlakukan sistem buka tutup.

Untuk diketahui, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan lalu lintas saat berlangsungnya sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI, serta DPD RI Tahun 2025, dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Kompleks DPR/MPR, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025). 

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho mengatakan, sebanyak 2.800 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya sidang tahunan ini.

“Hampir sekitar 3.000 an, 2.800 an (personel). Karena memang ini kan rangkaian kegiatan ini kan berlangsung ya. Jadi dari tanggal 15,16,17 sampai malam, dari kegiayan tactical floor games, secara teknis dan taktis, secara bertindak di lapangan sudah dilakukan pelatihan, sehingga tinggal kita nanti pada hari pelaksanaannya,” kata Agus, dikutip Jumat (15/8/2025).

Dihubungi secara terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, namun bersifat situasional.

“Rekayasa lalu lintas sifatnya situasional, tidak ada penutupan dan lain sebagainya. Hanya untuk mengamankan proses pidato kenegaraan, banyak pejabat termasuk bapak Presiden dan bapak Wakil Presiden yang akan menuju ke DPR,” terang Komarudin.

Kemudian Kabag Binops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados menyebutkan dalam sidang tahunan ini, terdapat 37 titik pola pengamanan di sekitar lokasi.

Diantaranya personel akan ditempatkan di Jalan Layang Ladogi, pertigaan JCC menuju Gerbang Pemuda, pertigaan Hotel Mulia, hingga pintu keluar Gedung MPR/DPR RI ke arah Stasiun Palmerah.

“Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pola pengamanan disekitar lokasi yang tersebar pada 37 titik pengamanan, dan rekayasa lalu lintas dilakukan hanya bersifat situasional, tergantung kondisi dan situasi yang ada dilapangan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian nantinya penutupan jalan akan dilaksanakan saat momen tertentu, diantaranya ketika Presiden dan Wakil Presiden, hingga para pejabat menuju gedung DPR/MPR RI. Setelahnya jalanan akan dinormalkan kembali.

"Pada saat kedatangan bapak Presiden dan bapak Wakil Presiden mungkin ada penahanan arus kendaraan secara sementara saja. Apabila nanti semua tamu undangan, termasuk juga rangkaian Presiden dan Wakil Presiden sudah berada di dalam kompleks MPR/DPR maka arus lalu lintas di sekitaran DPR/MPR akan kita normalkan semua," jelas Robby. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral