GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haji Maksum Indragiri Imam Masjid di Tarakan Ditahan Imbas Dituduh Pemalsuan Surat Tanah, Keluarga Curiga Ada Kriminalisasi

Kasus Haji Maksum Indragiri (65), Imam Masjid di Perumnas, Tarakan, Kalimantan Utara soal tuduhan pemalsuan surat sengketa lahan berujung ditahan viral di media sosial.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:40 WIB
Haji Maksum Indragiri, Imam Masjid yang ditahan atas tuduhan pemalsuan surat tanah di Tarakan, Kalimantan Utara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Haji Maksum Indragiri (65), Imam Masjid di Perumnas, Tarakan, Kalimantan Utara kini menggetarkan media sosial.

Haji Maksum Indragiri ditahan di Lapas Tarakan atas tuduhan penyerobotan dan pemalsuan surat tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak keempat Haji Maksum Indragiri, Radhiyah Alawiyah mengungkapkan awal kronologi kasus pemalsuan surat tanah tersebut.

Rudhiyah menjelaskan, tanah seluas 30.000 m² di Jalan Bhayangkara RT 64, Karang Anyar, Tarakan Barat dimiliki oleh sang ayah sejak 1983 dengan legalitas Nomor 25/OTB/11/1982.

Mantan penghulu di KUA Tarakan itu juga masih rajin membayar pajak sebagai pemilik sah tanah 3 hektar tersebut.

Namun begitu, Haji Maksum harus mulai berurusan dengan pihak lain yang tiba-tiba coba menguasai lahan tanah miliknya.

"Awal Mula saat orang tua saya mendapati lahan miliknya telah di garap oleh orang lain," ujar Rudhiyah Alawiyah saat dihubungi tvOnenews.com dari Jakarta, Selasa (19/8/2025).

tvonenews

Pada 4 Februari 2025, Haji Maksum dan pihak lain yang menduduki lahan, Nurdin Cs coba melakukan mediasi atas sengketa lahan tersebut.

"Kami mencoba untuk melakukan mediasi di lokasi dan juga di kelurahan yang telah di catat dalam notulen rapat," jelasnya.

Rudhiyah menyampaikan, proses mediasi sang ayah dengan pihak lain mengalami jalan buntu, sehingga ia mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI.

Alih-alih bisa berdikusi lebih lanjut, kata Rudhiyah, pihak yang menduduki lahan tersebut tidak hadir saat RDP.

"Setelah itu kami melakukan pelaporan ke Polres Tarakan," tambah Ruhiyah.

Rudhiyah merasa terkejut kenapa surat segel yang menyatakan lahan 30 hektar milik Haji Maksum disita pada Februari 2025.

Alhasil, pihak Haji Maksum harus melakukan gelar perkara untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Melalui hasil gelar perkara, kasus sengketa lahan ini bukan masuk unsur tindak pidana, melainkan bagian Perdata.

Dalam kesempatan yang sama, Haji Maksum berhasil mendapat jawaban atas laporannya, namun ia resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Haji Maksum menjadi tersangka atas tuduhan dugaan tindak pidana "Pemalsuan Surat atau Penyerobotan Tanah" pada 30 April 2025.

Ia menambahkan, kabar Haji Maksum dituduh melakukan tindak pidana merupakan bagian tindak kriminalisasi.

"Kami menduga adanya (kriminalisasi dan diskriminasi)," tegasnya.

Di tengah perjalanan memperjuangkan keadilan untuk Haji Maksum, Rudhiyah mengatakan, pihak keluarga kedapatan teror yang mengejutkan.

Ia menyampaikan bahwa, keluarganya pernah dikagetkan ada biawak besar hingga bangkai kucing di dalam rumahnya.

Tak hanya itu, keluarga juga kedapatan teror secara terus-menerus, berupa pelemparan paku merah melilit di pakaian ke halaman rumah.

Kemudian, pihak keluarga juga menemukan anjing yang mati di area profil air rumah.

Rudhiyah berasumsi ada tindakan intimidasi dari pihak yang menyengketakan lahan milik sang ayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut Saya ini intimidasi, karena selama saya tinggal di komplek ini, belum pernah ada hal seperti ini," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Grup asal Jepang, One Ok Rock kembali menyambanginJakarta untuk bertemu kangen dengan fans Indonesia pada Sabtu (16/5/2026).
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

Grup musik asal Jepang, One Ok Rock akan kembali menyapa fans Indonesia dalam ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026 Jakarta.
Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau yang akrab disapa Ocha mendadak viral karena keberaniannya di LCC Empat Pilar MPR RI baru-baru ini.
Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Seorang penumpang wanita mendadak terjatuh ke rel kereta api saat suasana peron di Stasiun Manggarai Jakarta dipenuhi antrean penumpang, Rabu (13/5/2026) sore.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral