News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Hukum Lontarkan Kritikan Pedas soal Remisi Ronald Tannur

Ihwal remisi Gregorius Ronald Tannur, terpidana kasus kematian Dini Sera Afriyanti, menuai kritikan pedas dari  Pengamat Hukum Pidana Universitas Indonesia,
Rabu, 20 Agustus 2025 - 00:44 WIB
Ronald Tannur
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal remisi Gregorius Ronald Tannur, terpidana kasus kematian Dini Sera Afriyanti, menuai kritikan pedas dari  Pengamat Hukum Pidana Universitas Indonesia, Aristo Pangaribuan.

Kata dia, menilai wajar jika publik sulit diyakinkan soal pemberian remisi. Menurutnya, bahkan di negara-negara dengan sistem hukum transparan sekalipun, keputusan seperti ini tetap bisa memicu kontroversi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau meyakinkan publik 100% ya pasti enggak bisa lah ya. Di sistem yang transparan pun pasti ada kontroversial. Di negara-negara maju ketika memberikan hukuman kepada warga binaan atau narapidana,” beber Aristo Selasa (19/8/2025).

“Tapi yang paling penting adalah tadi saya sudah katakan konsepnya baik ya, memanusiakan kembali orang yang pernah salah. Tetapi exercise atau metodologi untuk mengexercise kewenangan dan hak itu yang perlu ada perubahan,” lanjutnya.

Bahkan, ia menekankan bahwa yang perlu diperbaiki adalah desain dan mekanisme pemberian remisi. Ia mencontohkan beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, hingga Inggris yang melibatkan pihak independen dalam penentuan remisi.

“Tadi saya sudah berikan ilustrasi ya, bagaimana negara-negara tetangga atau negara-negara yang lebih maju, Singapura, Malaysia, Amerika, dan Inggris itu mereka mempunyai seperti TPP. TPP itu kan tim pengamat permasyarakatan, itu yang menentukan tuh remisi, asimilasi, pembebasan bersyarat,” ucapnya.

Sehingga menurut Aristo penting untuk ada orang yang independen.

“Nah, ini harus ada orang independennya. Jangan proses yang tertutup dan birokratis. Kalau sekarang kan ini prosesnya tertutup, birokratis. Isinya ya pegawai negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) aja semua,” jelasnya.

Transparansi dan keterbukaan akses, sambung Aristo, menjadi kunci untuk mengurangi kecurigaan publik terkait praktik koruptif dalam pemberian remisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nah, sekarang untuk kita mereduksi kontroversialitas itu, walaupun tentunya kita enggak bisa jamin, apa yang bisa dilakukan tadi memperbaiki sistemnya. Dan pengambilan keputusannya itu lebih transparan. Yang kedua itu accessible. Ya, argumentasi-argumentasinya accessible,” ujarnya.

Dengan begitu, kata Aristo, negara bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemberian remisi dijalankan dengan hati-hati dan penuh kehati-hatian, sehingga meminimalisir peluang jual beli remisi maupun manipulasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Sambut Baik Wacana Umroh Plus via Uzbekistan

Ketua MPR Sambut Baik Wacana Umroh Plus via Uzbekistan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI serta para ulama dari Indonesia bertemu dengan Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov di Museum
KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

KAI Bandara resmi memperluas layanan transportasi publik berbasis kereta api di Sumatera Utara dengan menghadirkan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam. Layanan
Tak Bisa Tutupi Kekecewaannya, Ini Kata-kata Pertama dari Veda Ega Pratama Usai Dirinya DNF di Moto3 Belanda 2026

Tak Bisa Tutupi Kekecewaannya, Ini Kata-kata Pertama dari Veda Ega Pratama Usai Dirinya DNF di Moto3 Belanda 2026

Rider muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus gigit jari pada gelaran Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung akhir pekan kemarin.
Carlo Ancelotti Ungkap Alasannya Tak Jadi Mainkan Neymar saat Kalahkan Jepang dalam Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Alasannya Tak Jadi Mainkan Neymar saat Kalahkan Jepang dalam Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti mengungkapkan alasan mengapa Neymar tak jadi dimainkan saat Brasil menghadapi Jepang dalam Babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Percepat Transformasi Government Technology, Mendagri Dukung Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Percepat Transformasi Government Technology, Mendagri Dukung Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, memberikan dukungan penuh terhadap langkah percepatan transformasi teknologi pemerintahan atau Government Technology (GovTech). 
Media Korea Ketar-ketir dengan Nasib Shin Ho-jin Cs Usai Dicukur Habis Timnas Voli Indonesia pada Final AVC Men's Cup 2026

Media Korea Ketar-ketir dengan Nasib Shin Ho-jin Cs Usai Dicukur Habis Timnas Voli Indonesia pada Final AVC Men's Cup 2026

Kekalahan Tim Nasional Voli Putra Korea Selatan dari Timnas Voli Indonesia di final AVC Men's Cup 2026 memunculkan kekhawatiran pada skuad negeri ginseng itu.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis di Awal Bulan, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Jauh

Berdasarkan ramalan bintang, esok hari Rabu, 1 Juli 2026, beberapa zodiak diprediksi akan mendapatkan momen romantis yang tak terlupakan, sementara yang lain -
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ranking Timnas Voli Indonesia Melesat Usai Juara AVC Men's Cup 2026

Ranking Timnas Voli Indonesia Melesat Usai Juara AVC Men's Cup 2026

Timnas Voli Indonesia langsung melesat di ranking FIVB setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan di final AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral