News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abdul Latip, Warga Sukabumi yang Jadi Tersangka Pengeroyok Ade Armando Menyerahkan Diri 

Abdul Latip (25) menyerahkan diri ke Polres Sukabumi setelah sempat buron selama 3 hari. Dia berstatus tersangka pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando
Kamis, 14 April 2022 - 19:17 WIB
Abdul Latip, tersangka pengeroyok Ade Armando menyerahkan diri
Sumber :
  • Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - Abdul Latip (25) warga Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi yang buron selama tiga hari karena diduga melakukan penganiayaan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando, akhirnya menyerahkan diri ke Polres Sukabumi pada Rabu (13/4/2022) malam.

Humas Sapujagat Iden Doni Purnamawan membenarkan bahwa Abdul Latip merupakan Ihwan Sapujagat dan dengan jiwa ksatrianya beliau semalam menyerahkan diri ke Polres Sukabumi yang diantar langsung oleh Ketua Umum Sapujagat Ustaz Asep Mukarom. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, kalau jam-nya kurang hapal tapi prosesnya itu tadi dini hari (Subuh), jadi begini di Sapujagat itu dididik bersifat ksatria, kooperatif, taat hukum. Kalau memang kita melakukan hal-hal di luar hukum kita harus siap mengambil risikonya," ujarnya Kamis (14/4/2022) 

Lanjutnya, setelah mengetahui Abdul Latip merupakan ihwan dari Perguruan Sapujagat, pihaknya langsung mengimbau dan menginformasikan  ke tiap-tiap cabangnya.

"Setelah kita informasikan beliau dengan sukarela mendatangi pusat, karena kalau di Perguruan Sapujagat kan samina wa athona (kami mendengar dan kami taat) kepada guru kepada pimpinan, jadi dengan mudah bisa menyelesaikan permasalahan ini, kita patuh hukum," tuturnya. 

Sementara, lanjut Iden, dirinya menilai pemukulan terhadap Ade Armando yang dilakukan oleh Abdul Latip itu merupakan spontanitas. 

"Siapa pun mendengar adanya teriakan penista agama, tidak melihat Ade Armando atau siapa langsung aja dengan spontanitasnya," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Iden sebagai perwakilan Perguruan Sapujagat menegaskan bahwa tidak ada seruan untuk ihwannya melakukan aksi demontrasi. 

"Tidak ada seruan aksi demo. Mungkin Abdul Latip berangkat ke Jakarta murni keinginan sendiri saja bahkan dia tidak memakai baju perguruan kita melainkan memaki baju salah satu Ormas di Jampang," pungkasnya. (raa/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral