GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Parkir Liar di M Bloc Space: Banyak Aparat Berjaga, Tapi Semua Pilih Tutup Mata

Trotoar dijadikan lahan parkir, aparat berjaga di lokasi, namun enggan bertindak. Ada apa di balik pembiaran ini?
Senin, 25 Agustus 2025 - 12:18 WIB
Fenomena Parkir Liar di M Bloc Space: Banyak Aparat Berjaga, Tapi Semua Pilih Tutup Mata
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah geliat budaya dan kreativitas anak muda di kawasan M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan, terselip ironi yang mencolok.

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang seharusnya menjadi ruang publik ramah pejalan kaki, justru disulap menjadi lahan parkir liar. Mobil-mobil berjajar di atas trotoar, menghalangi akses pejalan kaki yang harus turun ke jalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang membuat miris, di sisi trotoar yang sama, tampak gagah dua mobil Satpol PP berjaga. Di sekitarnya, juga terlihat petugas Dinas Perhubungan hingga Polisi Militer (Pom) TNI. Lengkap. Namun meski aparat hadir, parkir liar tetap eksis seperti tanpa halangan. Tak ada teguran. Tak ada tindakan. Hanya diam.

Saat tim tvOnenews.com mencoba mengonfirmasi alasan pembiaran tersebut, para petugas menyebut bahwa penertiban parkir liar bukanlah tanggung jawab mereka.

"Kami cuma jaga pintu masuk jalur Transjakarta biar nggak terhalang mobil-mobil yang parkir liar. Soal yang di trotoar itu, bukan urusan kami," ujar salah satu petugas, singkat.

Trotoar Jadi Lahan Bisnis

Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Berdasarkan informasi yang dihimpun tvOnenews.com, praktik parkir liar di kawasan tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan sudah jadi semacam bisnis terselubung.

Fenomena Parkir Liar di M Bloc Space: Banyak Aparat Berjaga, Tapi Semua Pilih Tutup Mata
Fenomena Parkir Liar di M Bloc Space: Banyak Aparat Berjaga, Tapi Semua Pilih Tutup Mata
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

 

Juru parkir yang beroperasi di atas trotoar diketahui menyetorkan sejumlah uang hasil pungutan parkir kepada seorang atasan yang diduga berasal dari organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila.

Lebih jauh lagi, ormas ini pun disebut-sebut memiliki 'jalur setoran' ke salah satu lembaga pemerintahan.

Inilah yang diduga menjadi penyebab mengapa aparat enggan bertindak tegas. Ada rasa sungkan, atau mungkin takut melawan pihak yang memiliki 'bekingan' kuat di balik layar.

"Kami Bukan Parkir Liar"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika dikonfirmasi, salah satu juru parkir di atas trotoar, dengan percaya diri menolak disebut sebagai pelaku parkir liar.

"Kami bukan parkir liar. Kami ada surat resmi dari DKI,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral