News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Moonrise Kingdom, Film Petualangan Absurd Dua Remaja Dimabuk Asmara

Wes Anderson merupakan salah satu sutradara modern yang memiliki ciri khas di setiap film garapannya. Quirky style nya sanggup membuat film-film nya membekas di hati para penontonnya.
Senin, 25 Agustus 2025 - 16:11 WIB
Review Moonrise Kingdom,
Sumber :
  • Universal Pictures

Jakarta, tvOnenews.com - Wes Anderson merupakan salah satu sutradara modern yang memiliki ciri khas di setiap film garapannya. Quirky style nya sanggup membuat film-film nya membekas di hati para penontonnya.

Sebut saja Rushmore (1998), The Royal Tenenbaums (2001), The Grand Budapest Hotel (2014), The French Dispatch (2021), hingga yang paling baru The Phoenician Scheme (2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua film Wes Anderson selalu menampilkan hal unik dan berbeda dari film-film lainnya, baik dari segi cerita dan penggarapannya. 

Begitu pula dengan Moonrise Kingdom. Ditayangkan sebagai pembuka di Cannes Film Festival 2012, film ini mendapatkan apresiasi hangat dari para audiens.

Tanggapan terhadap Moonrise Kingdom pun bisa dibilang sangat positif sehingga membuat saya juga penasaran untuk menonton film ini.

Plot Moonrise Kingdom
Suatu pagi dihebohkan dengan hilangnya seorang anggota pramuka dari perkemahan ”Khaki Scout” bernama Sam (Jared Gilman), seorang anak laki-laki berumur 12 tahun dan tidak popular. Kehebohan bertambah ketika Suzy (Kara Hayward) putri dari Walt (Bill Murray) dan Laura Bishop (Frances McDormand) juga dinyatakan hilang.

Sang pembina pramuka Scout Master Ward (Edward Norton) pun mulai mencari Sam dengan bantuan dari Captain Sharp (Bruce Willis) yang juga mencari kemana hilangnya Suzy. 

Siapa sangka jika Sam dan Suzy sudah merencanakan ‘pelarian’ mereka dari jauh-jauh hari setelah pertemuan pertama mereka dimana mereka merasakan saling suka. Maka dari sini dimulailah petualangan aneh yang penuh cinta ini.

Yap, sedari awal anda akan dibawa kepada hal-hal unik ala Anderson. Menyenangkan dari awal, terlihat dari warna-warna yang tajam dan playful. 

Impresi yang saya dapatkan dari awal sungguh luar biasa. Bikin saya tidak bisa beranjak dari layar untuk terus mengikuti negeri dongengnya Anderson. 

Bukan hanya itu, ternyata cerita yang dibangun pun sangat kuat. Dengan tempo yang tidak lambat namun penonton tidak merasa diseret dengan tempo yang cepat, bahkan berhasil membawa kita masuk ke petualangan absurd Sam dan Suzy; juga Scout Master Ward; Captain Sharp; hingga Mr dan Mrs Bishop. Setiap scene juga dieksekusi Anderson dengan sangat baik dan apik.

Secara premis mungkin film ini sangat klise tentang cinta dua anak yang baru akan beranjak remaja. Namun jika digarap oleh Anderson, sepertinya film ini bukan lagi film yang biasa.

Ditulis oleh Anderson dan juga Roman Coppola, cerita Sam dan Suzy ini juga dibumbui dengan sedikit konflik-konflik kecil tepatnya yang terjadi di keluarga Suzy, juga masalah cinta. Tak lupa diselipkannya komedi-komedi canggung yang membuat film ini semakin absurd.

Sebagai karakter utama, performa Jared Gilman dan Kara Hayward berhasil dalam membawa petualangan Moonrise Kingdom dari awal hingga akhir dengan sangat manis. 

Chemistry diantara dua anak ini terbangun dengan baik dan dapat meyakinkan kita bahwa mereka sepertinya benar-benar saling jatuh cinta. 

Selain Jared dan Kara, karakter pendukung lain pun benar-benar tampil dengan apik. Bill Murray yang langganan main di film-film Anderson pun selalu masuk dalam karakter yang dimainkan.

Jalan cerita yang unik juga harus dibarengi dengan sinematografi apik. Robert Yeoman lah yang ada dibalik sinematografi apik film Anderson ini. 

Seperti kita tahu, Wes Anderson selalu konsisten dengan pola simetris dan selalu menempatkan objek tepat di tengah yang beberapa waktu lalu pun sempat menjadi trend di sosial media.

Tidak hanya itu, dalam pencahayaan, Anderson dan Yeoman sepertinya lebih memilih untuk mengambil gambar di luar ruangan untuk mendapatkan cahaya alami. 

Penggunaan warna dalam film ini pun cukup unik. Anderson dan Yeoman banyak menggunakan warna-warna pastel dan warna alami. 

Penggunaan yellow tint dalam Moonrise Kingdom pun terlihat seperti menggambarkan musim gugur yang hangat dan familiar.

Selain itu, score yang pas dihadirkan oleh Alexandre Desplat dan Edward Benjamin Britten dan membuat Moonrise Kingdom membawa penonton terhanyut dari awal film bergulir. 

Musiknya banyak memanfaatkan instrumen perkusi kecil, lonceng, recorder, hingga gesekan gesek ringan yang membangun kesan seperti ansambel pramuka. 

Musiknya pun mencerminkan dunia remaja awal yang mencoba menata keanehan dan kekacauan hidup dengan logika polos mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih menekankan drama secara emosional, scoring di film ini justru memberi rasa ironis dan hangat, membuat petualangan cinta Sam dan Suzy terasa jenaka sekaligus melankolis, seolah kita sedang membaca buku dongeng bergambar yang bergerak.

Secara keseluruhan, Moonrise Kingdom merupakan film yang sangat memuaskan. Dengan tema utama cinta yang mungkin bagi sebagian orang menyebutnya cinta monyet, kisah yang sering dianggap remeh, justru memberikan pelajaran yang ‘menohok’ melalui penyampaian yang luar biasa dari Wes Anderson beserta jajaran pemainnya. (awy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti bahas Sunda bukan sekadar suku, tapi sumber pengetahuan, ideologi, dan kearifan lokal untuk generasi mendatang.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral