Makin Panas, Massa Serang Mako Brimob Kwitang, Gas Air Mata Ditembakkan-Mobil Dibakar
- Dokumentasi tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Situasi kericuhan massa yang menyerang Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, makin memanas, Jumat (29/8).
Pantauan tvOnenews.com hingga pukul 17.53 WIB, massa masih melemparkan bom molotov hingga petasan ke arah dalam halaman markas Brimob.
Sejumlah prajurit TNI tampak ketat berjaga di jalan sekitar markas Brimob.
Sementara, pasukan Brimob masih bertahan menjaga markas, sesekali mereka menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.
Massa juga diketahui sempat membakar sebuah mobil di seberang markas Brimob tersebut.
![]()
Situasi di sekitar Markas Brimob Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (29/8). (Foto: tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira)
Turut diketahui bahwa penyerangan ke Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya itu, buntut dari kendaraan taktis (Rantis) Brimob melindas pengemudi ojek online (Ojol), Affan Kurniawan di kawasan Pejompongan, pada Kamis (28/8) malam.
Akibat peristiwa itu, korban meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Peristiwa itu kemudian mengundang amarah rakyat, khususnya pengemudi ojol.
Sedari Jumat dini hari, markas Brimob Polda Metro Jaya sudah diserang oleh massa.
Adapun Divisi Propam Polri saat ini sudah menetapkan tujuh polisi sebagai pelaku kasus tersebut. Ketujuh anggota Brimob itu kemudian dilakukan penempatan khusus (Patsus) selama 20 hari. (ars/dpi)
Load more