Lagi Pesta Miras, Sejumlah Pemuda di Jaktim Diciduk Brimob
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap sekelompok pemuda yang kedapatan tengah berpesta minuman keras (miras) di kawasan Batu Ampar, Jakarta Timur, pada Minggu (5/4) dini hari.
Penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah dari potensi gangguan keamanan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengungkapkan bahwa kelompok remaja tersebut telah dilaporkan kepada pengurus RT/RW setempat.
Langkah ini diambil agar para pemuda tersebut mendapatkan pembinaan serta pengawasan yang lebih ketat dari lingkungan tempat tinggal mereka.
"Jadi beberapa di antaranya diketahui juga pernah terlibat tawuran," kata Henik saat dikonfirmasi di Jakarta.
Aksi kepolisian tidak berhenti di situ. Dalam patroli lanjutan di sepanjang Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), petugas juga mencegat empat remaja yang berkendara dengan kecepatan tinggi.
Ironisnya, mereka memacu kendaraan tanpa menggunakan pelindung kepala atau helm.
"Saat dihentikan, mereka tidak dapat menunjukkan surat kendaraan dan langsung diamankan petugas untuk pendataan lebih lanjut," kata Henik.
Akibat pelanggaran tersebut, dua remaja beserta dua unit sepeda motor dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penilangan.
Henik menegaskan bahwa patroli pada jam-jam rawan akan terus diintensifkan guna menekan angka kriminalitas serta pelanggaran ketertiban umum yang masih marak melibatkan anak muda.
“Patroli ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga pencegahan. Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas seperti ini masih terus berulang, sehingga kehadiran personel menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat,” ujar Henik.
Pihak kepolisian juga meminta kerja sama masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat adanya aktivitas mencurigakan atau potensi keributan melalui layanan Call Center Polri di nomor 110.
"Peran aktif masyarakat penting untuk mencegah pelanggaran serupa terus terulang dan menjaga situasi Jakarta Timur tetap aman dan kondusif," ujarnya. (ant/dpi)
Load more