News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembakaran Fasum dan Penyerangan Markas Polri, DPN LKPHI Kecam Keras Kelompok Anarkis dan Dalang Kerusuhan Demo Di Jakarta

Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) mengecam keras Tindakan Anarkisme yang di lakukan Kelompok Anarkis/anarko yang telah Menyebabkan orban luka Hingga kehilangan Jiwa baik dari demonstran maupun pihak keamanan.
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:13 WIB
Kondisi tembok Polda Metro Jaya, usai aksi demo, Jumat (29/8/2025)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) mengecam keras Tindakan Anarkisme yang di lakukan Kelompok Anarkis/anarko yang telah Menyebabkan orban luka Hingga kehilangan Jiwa baik dari demonstran maupun pihak keamanan.

DPN LKPHI mengecam keras Tindakan Anarkisme yang di lakukan Kelompok Anarkis/anarko yang telah Menyebabkan korban luka Hingga kehilangan Jiwa baik dari demonstran maupun pihak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) Ismail Marasabessy menyampaikan turut berbelasungkawa dan berduka cita-cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya pengendara ojol Mas Affan dan juga Pahlawan Kemanusian AKP. Darkun selaku Komandan Kompi Mako Brimob Kwitang. 

"Kami sangat prihatin sekaligus mengecam keras segala tindakan penyerangan, Pembakaran Fasum, Polsek, Polres Metro Jakarta Timur dan Mapolda Metro Jaya yang di lakukan oleh para demonstran, kelompok anarkis dan kelompok tertentu yang terjadi pada pada Jum'at tanggal 29 Agustus kemarin. Insiden tersebut bukan hanya menimbulkan kerusakan fasilitas umum, namun juga mengakibatkan jatuhnya korban luka hingga korban meninggal dunia dari masyarakat maupun pihak kepolisian," katanya.

Direktur Eksekutif DPN LKPHI Ismail Marasabessy menilai tindakan anarkis yang dilakukan oleh para demonstran yang terprovokasi oleh kelompok anarkis/anarko dsn oknum yang tidak bertanggungjwab sama sekali tidak mencerminkan nilai perjuangan yang berlandaskan keadilan dan kemanusiaan dalam menyampaikan aspirasi. Sebaliknya, tindakan brutal tersebut justru merusak tatanan demokrasi dan membentuk sekat yang nantinya akan berujung pada perpecahan di tengah masyarakat.

"Kami segenap Pengurus DPN LKPHI meyerukan kepada pribadi kami masing-masing dan menghimbau kepada seluruh elemen Masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi oleh Kelompok Anarkis, Oknum-oknum dan pihak-pihak yang ingin memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia. Marilah kita secara bersama dan bahu membahu jaga kondusifitas serta stabilitas nasional yang merupakan tanggung jawab bersama," katanya.

Untuk diketahui bahwa aksi demonstrasi belakangan ini semakin rentan dan telah disusupi serta ditunggangi oleh kelompok anarkis/anarko, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan ingin merusak persatuan dan membuat ketidakstabilan di Indonesia. Oleh karena itu, Fungsionaris DPN LKPHI menyerukan agar seluruh elemen bangsa lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi lebih mengedepankan cara-cada yang humanis dan profesional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral