News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Orang Diamankan Terkait Pembakaran Mako Gegana Polri di Kramat Raya

Lima orang diduga pelaku pembakaran Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:30 WIB
Insiden kebakaran melanda Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Lima orang diduga pelaku pembakaran Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore, berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra memastikan bahwa terduga pelaku tidak ada yang di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Pelaku) Tidak ada yang di bawah umur,” kata Roby, saat dihubungi, Minggu (31/8/2025).

Sementara itu Roby belum menjelaskan secara detail mengenai identitas lima terduga pelaku ini. 

Insiden kebakaran melanda Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore.
Insiden kebakaran melanda Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

Namun ia mengungkapkan bahwa yang bersangkutan awalnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.

“Jadi lima orang itu bukan kita amankan, tapi diamankan masyarakat terkait masalah itu pembakaran itu. Kemudian diserahkan ke Polsek Senen, diambil Polres Metro Jakarta Pusat dan diantar ke Polda Metro Jaya,” tegas Roby.

Kemudian peran lima terduga pelaku ini juga belum diungkap secara rinci. Sebab saat ini para pelaku dilakukan pendalaman di Polda Metro Jaya.

“Diperiksa sama Ditreskrimum Polda Metro. Betul (saat ini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya),” tukas Roby.

Untuk diketahui, Insiden kebakaran melanda Markas Komando Gegana Polri di Jalan Kramat Raya 55 RT.08 RW.08, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore.

Command Center Disgulkarmat DKI Jakarta mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.47 WIB.

“Sumber informasi dari masyarakat melalui telepon. Objek bangunan Mako Gegana,” kata Command Center, dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

Lebih lanjut Command Center belum mengungkapkan secara detail mengenai kronologi peristiwa kebakaran ini. 

Namun pihaknya langsung mengerahkan sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 48 personel ke lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Waktu mulai operasi pemadaman sekitar pukul 17.00 WIB dan waktu pendinginan sekitar pukul 17.33 WIB,” jelas Command Center.

Sementara itu Command Center menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan upaya pendinginan. Penyebab kebakaran dalam insiden ini juga belum diketahui.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Coppa Italia akan kembali disiarkan di ANTV, dengan kali ini adalah Inter Milan akan menghadapi Torino. Namun, Nerazzurri harus membagi fokus karena harus menghadapi Jay Idzes dan kolega.
Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blitar resmi mengamankan Rasipan (44), warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.
Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT