News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Alasan Soekarno Tak Berniat Bubarkan PKI, Muncul Dugaan Kata Soeharto itu Semua Gara-gara...

Rakyat pun memberi tuntutan dengan kemarahan agar PKI dibubarkan, setelah mendengar kabar bahwa kelompok tersebut lah yang mendalangi peristiwa ini.
Rabu, 3 September 2025 - 06:13 WIB
Terungkap Alasan Soekarno Tak Berniat Bubarkan PKI, Muncul Dugaan Kata Soeharto itu Semua Gara-gara...
Sumber :
  • Istimewa-viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Siapa tak mengenal sejarah dari tragedi G30S PKI? sebuah sejarah yang masih menuai pro-kontra di Indonesia. Sejarah kelam masih menjadi misteriĀ belum terpecahkanĀ 

Terungkap Alasan Soekarno Tak Berniat Bubarkan PKI, Muncul Dugaan Kata Soeharto itu Semua Gara-gara...
Terungkap Alasan Soekarno Tak Berniat Bubarkan PKI, Muncul Dugaan Kata Soeharto itu Semua Gara-gara...
Sumber :
  • Istimewa-viva.co.id

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Beragam teori yang mendasari peristiwa G30S PKI, beberapa orang seperti Soekarno, Soeharto, sampai CIA diduga menjadi biang keladi atau dalang.

Diduga menggerakkan peristiwa tersebut yang merenggut nyawa enam Jenderal dan satu Perwira Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, usai peristiwa G30S PKI rakyat marah dan menuntut pembubaran PKI. Bahkan saat itu, mendengar tragedi pertumpahan darah itu pelakunya melakukan kudeta yaitu PKI sebagai tertuduh.

Rakyat pun memberi tuntutan dengan kemarahan agar PKI dibubarkan, setelah mendengar kabar bahwa kelompok tersebut lah yang mendalangi peristiwa ini.

Kemudian, kantor milik PKI mulai diserbu dan dibakar oleh massa yang marah atas tragedi yang telah terjadi, unjuk rasa dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.Ā 

Namun, tuntutan pembubaran terhadap PKI sudah disampaikan oleh rakyat, Presiden Pertama Indonesia belum bersedia memenuhi tuntutan dengan membubarkan PKI.

"Situasi konflik tidak bisa diatasi karena apa? Bung Karno sendiri tidak mau membubarkan PKI apa sebabnya? Tadi, mengenai Nasakom," ungkap Soeharto dalam penggalan video yang beredar di media sosial, Minggu (24/9/2023).

Kemudian, jika bung Karno dapat membubarkan PKI pada saat itu juga, tetapi pada akhirnya tidak ia lakukan.Ā 

Dalam video itu, disampaikan alasan Soekarno tidak membubarkan PKI adalah karena ia memandang komunis sebagai sebuah kekuatan yang diperlukan untuk menggerakan dan memelihara Revolusi Indonesia.

"Karena beliau sudah merasa bahwasanya Nasakom itu terlanjur dijual ke dunia. melewati pidato di PBB sehingga demikian. Pundak dia sebagai pemimpin susah untuk dapat menarik gitu. Lantas sekarang karena tidak tegas daripada beliau, bahkan mengatakan anggaplah ini revolusi, kematian daripada jenderal-jenderal itu seperti riak-riak dalam gelombang samudera," jelasnya.

Bahkan muncul dugaan juga, jika kedekatan Soekarno dengan pemimpin negara Komunis seperti Republik China dan Uni Soviet menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ia enggan untuk membubarkan PKI.Ā 

Disebut juga, Soeharto mengklaim negara Pancasila akan diganti oleh paham komunis. Info ini bisa menuai pro-kontra di tengah masyarakat.

"Nah kita memang pada waktu itu ya bukan masalahnya daripada kolega jenderal kita, tapi masalahnya adalah Negara Pancasila itu akan diganti dengan negara komunis ini, gitu," ucapnya.

Maka dengan ini, dijelaskan alasan mengapa Soekarno tidak membubarkan PKI walaupun partai tersebut sudah tertuduh sebagai dalang di balik tragedi GESTAPU memakan banyak korban, khususnya para Jenderal besar Indonesia.

Sayangnya, sejarah G30S PKI ini masih menjadi kontroversi di Indonesia. Dikenalkan ke generasi selanjutnya, dengan menayangkan film untuk menjelaskan tragedi itu disetiap bulan September.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, film itu dirilis pada tahun 1984 dan disutradarai oleh Arifin C. Noer, film berdurasi lebih dari 4 jam ini diproduksi sebagai propaganda pemerintah Orde Baru di bawah Soeharto. (ebs/klw)

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Rampungkan Penyidikan Seluruh Tersangka Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai, 3 Sudah BersidangĀ 

KPK Rampungkan Penyidikan Seluruh Tersangka Kasus Suap di Ditjen Bea Cukai, 3 Sudah BersidangĀ 

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan seluruh penyidikan terhadap tersangka kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Pesan Mendalam Jusuf Kalla saat Resmikan Masjid Hajjah Yuliana di Bekas Kantor Polisi Melbourne Australia

Pesan Mendalam Jusuf Kalla saat Resmikan Masjid Hajjah Yuliana di Bekas Kantor Polisi Melbourne Australia

Wakil Presiden RI ke-10 & ke-12, Jusuf Kalla meresmikan pembangunan Masjid Hajjah Yuliana, tempat ibadah bekas kantor polisi di Laverton, Melbourne, Australia.
Jajaran Mobil Listrik Ini Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026

Jajaran Mobil Listrik Ini Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026

Memasuki pekan kedua penyelenggaraan Jakarta Fair, sederet produsen mobil listrik berlomba-lomba memikat pengunjung dengan menghadirkan tawaran menarik
Imigrasi Cabut Izin Tinggal Dua WNA Bermasalah di Bali, Diduga Ada Kaitannya dengan Kasus yang Menjerat Silmy Karim

Imigrasi Cabut Izin Tinggal Dua WNA Bermasalah di Bali, Diduga Ada Kaitannya dengan Kasus yang Menjerat Silmy Karim

Ade mengatakan, pelaporan ini dilakukan karena adanya dugaan penyalahgunaan izin tinggal terbatas (KITAS) investor yang dilakukan oleh kedua WNA tersebut.Ā 
Link Live Streaming Final Princess Cup 2026: Sore Ini Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Hadapi Filipina di Perebutan Juara Ketiga

Link Live Streaming Final Princess Cup 2026: Sore Ini Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Hadapi Filipina di Perebutan Juara Ketiga

Link live streaming final Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan berhadapan dengan Filipina di perebutan juara ketiga, yang berlangsung di Nakhon Ratchasima pada Minggu (28/6/2026).
Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alam Bisa Tingkatkan Nilai Jual Tenun TTU

Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alam Bisa Tingkatkan Nilai Jual Tenun TTU

Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Pelatihan Pewarnaan Alam dan Pencelupan Benang untuk Kain Tenun di Gedung Dekranasda Kabupaten TTU, Kamis (25/6/2026).

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

PKB Akan Panggil Norbetus Tubani, Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha hingga Berujung Bunuh Diri

Dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, diduga diintimidasi oleh sejumlah anggota DPRD, salah satunya dari fraksi PKB pada 13 Juni 2026.
Cristiano Ronaldo CsĀ Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CsĀ Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang, yang sempat viral di media sosial (medsos) memasuki babak baru.
Selengkapnya

Viral